Viral `crosshijaber`, apakah itu?
Elshinta
Selasa, 15 Oktober 2019 - 13:21 WIB |
Viral `crosshijaber`, apakah itu?
Tangkapan layar Instagram - Fenomena crosshijaber yang sedang ramai di media sosial. Sumber foto: https://bit.ly/2ph6kcN

Elshinta.com - Media sosial di Indonesia baru-baru ini dihebohkan dengan adanya komunitas `crosshijaber`, yakni kumpulan para pria yang senang berpenampilan layaknya perempuan dengan mengenakan hijab bergaya syar`i lengkap dengan cadar.

Para crosshijaber tersebut bahkan memiliki komunitas di sejumlah media sosial seperti Facebook dan Instagram. Mereka bahkan seolah ingin mengukuhkan keberadaannya dengan membuat tanda pagar crosshijaber meski kini banyak unggahan yang dihapus.

Dari sejumlah tangkapan layar Instastory, terpampang wajah pria yang mengenakan pakaian gamis, hijab panjang dan ada yang memakai cadar.

Mengutip Antara, diungkapkan bahwa beberapa dari crosshijaber tersebut berani masuk ke tempat yang dilarang bagi pria seperti tempat wudu, area tempat salat wanita di masjid, bahkan toilet.

Apa sebenarnya crosshijaber itu?

Istilah crosshijaber diambil dari kata crossdressing yakni aksi mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan jenis kelamin bawaan dari lahir.

"Perilaku ini kalau dalam istilah medis dikenal dengan sebutan transvestisisme yakni perilaku yang sering kali dianggap sebagai suatu penyimpangan karena adanya keinginan dari seorang laki-laki atau perempuan yang mengenakan pakaian yang biasa dikenakan oleh jenis kelamin sebaliknya," kata psikolog klinis dari RSUD Wangaya, Denpasar, Bali, Nena Mawar Sari saat dihubungi Kantor Berita Antara, di Jakarta, Senin (14/10).

Menurut Nena, biasanya perilaku transvestisisme berawal dari riwayat seseorang merasa tidak nyaman dengan identitas seksual yang dia miliki akibat adanya trauma di masa lalu.

"Bisa jadi dia dulu mengalami pelecehan seksual sehingga dia merasa kalau memakai baju sebaliknya dia akan merasa nyaman," katanya.

Beda dengan Transgender?

Istilah crossdressing tak sama dengan kondisi transgender. Dikatakan Nena, seseorang yang melakukan crossdressing bisa saja memiliki tujuan beragam mulai dari penyamaran untuk melakukan tindakan kriminal, hiburan atau ekspresi diri hingga mendapat kepuasan seksual.

"Transvestisisme orientasi seksualnya sama dengan jenis kelamin yang dia miliki. Kalau transgender orientasi seksual dia berbeda dari jenis kelaminnya dan biasanya benar-benar tak mau kembali ke jenis kelamin yang dulu sampai dia melakukan transformasi misalnya dengan terapo hormon atau operasi kelamin," katanya.

Apa yang harus dilakukan jika bertemu dengan crossdresser? 

Nena menyarakan, jika bertemu dengan orang dengan perilaku transvestisisme agar tidak panik karena bisa saja orang yang mengenakan pakaian layaknya wanita atau pria tersebut memiliki niat jahat yang bisa membahayakan.

"Kita tidak pernah tahu orang itu niatnya apa, apakah gangguan jiwa murni atau kenapa. Kalau bertemu jangan panik. Tenang saja. Segera pergi dari lokasi itu pelan-pelan dan langsung lapor pada yang berwajib. Masalahnya kita tidak pernah tahu apa motif mereka kan. Bisa saja mereka punya niat kriminal, kalau kita panik teriak-teriak dia bisa kalap yang tadinya cuma mau ambil dompet bisa saja membacok atau apa. Atau orang itu adalah ekshibisionis, di mana kalau kita bereaksi dengan perilakunya dia justru akan terpuaskan," kata Nena.

"Sementara jika transvestisisme masih di ranah yang tepat misalnya dalam dunia fesyen di mana dikenal dengan jenis fesyen androginus, maka hal tersebut masih bisa diterima," jelas Nena.

Salah satu selebriti internasional yang pernah kedapatan beberapa kali melakukan crossdressing adalah salah satu anggota dari grup vokal One Direction, Harry Styles. Dia pernah mengenakan jumpsuit wanita berwarna hitam yang dihiasi renda serta frills, pada ajang Met Gala 2019. Styles melengkapi penampilannya kala itu, dengan giwang mutiara pada telinga kanannya. (Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Benarkah diet ketat bisa membunuh lebih cepat dari obesitas
Minggu, 19 Januari 2020 - 18:12 WIB
Obesitas memang dapat membunuh seseorang seiring meningkatnya dengan risiko terkena penyakit mematik...
Perhatikan tanda anak Anda alami stres
Minggu, 19 Januari 2020 - 15:49 WIB
Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami stres. Hanya saja, seringkali stres ini tak di...
 Agar mandi jadi menyenangkan untuk anak
Minggu, 12 Januari 2020 - 11:59 WIB
Terkadang, mandi menjadi kegiatan tak disukai sebagian anak, entah karena cuaca agak dingin, malas a...
Malas ganti celana dalam, ini akibatnya
Rabu, 08 Januari 2020 - 16:47 WIB
Waktu luang yang dihabiskan di rumah bisa membuat rasa malas melanda, termasuk malas mandi dan mengg...
PP Pagar Nusa beri penghargaan pemenang lomba foto jurnalistik
Rabu, 08 Januari 2020 - 12:35 WIB
Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa mengumumkan nama-nama pemenang lomba dan pame...
Jadi tren di Malaysia, minuman boba ini hadir di Indonesia
Minggu, 05 Januari 2020 - 16:01 WIB
Prospek bisnis minuman di Tanah Air terus meroket dan tengah menjadi primadona. Hal ini terlihat den...
I-PLAN Food Design Challenge 2019 untuk bantu tanggulangi stunting dan anemia
Senin, 16 Desember 2019 - 11:57 WIB
I-PLAN Food Design Challenge, kompetisi tingkat nasional dalam bidang inovasi bisnis untuk meningkat...
Ekspedisi Merah Putih akan jajal kejamnya Gunung Hkakabo Razi di Myanmar
Kamis, 12 Desember 2019 - 16:07 WIB
Ekspedisi besar dengan tantangan tingkat tinggi itu berupa pendakian ke Gunung Hkakabo Razi (baca: K...
Polimedia Fashion Festival 2019, mengajak lestarikan lingkungan melalui fashion kreatif
Sabtu, 23 November 2019 - 17:31 WIB
Mahasiswa mengajak melestarikan lingkungan melalui fashion kreatif
Ganjar targetkan Borobudur Marathon jadi event terbaik di Indonesia
Minggu, 17 November 2019 - 19:25 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menargetkan agar acara Borobudur Marathon menjadi event terbaik ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV