Kiri Kanan
KPK tak dapat lanjutkan proses penyidikan mantan Bupati Bangkalan
Elshinta
Kamis, 17 Oktober 2019 - 06:28 WIB |
KPK tak dapat lanjutkan proses penyidikan mantan Bupati Bangkalan
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (tengah). Sumber foto: https://bit.ly/2ML4mtj

Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan menyebutkan bahwa sesuai undang-undang yang berlaku, proses penyidikan terhadap mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin (FA) tidak dapat diteruskan.

"Terkait tersangka FA, karena didapatkan informasi tersangka meninggal dunia saat penyidikan sedang berjalan atau sekitar bulan September 2019," ucap Basaria dalam konferensi pers di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (16/10).

Dikutip Antara, Basaria menjelaskan, KPK akan mengacu pada Pasal 77 KUHP yang mengatur bahwa kewenangan menuntut pidana hapus jika terdakwa meninggal dunia.

"Meskipun Pasal 77 KUHP tersebut mengatur di tahapan penuntutan, namun karena tahapan lebih lanjut dari penyidikan adalah penuntutan, sedangkan kewenangan penuntutan hapus karena terdakwa meninggal, maka secara logis proses penyidikan untuk tersangka FA tersebut tidak dapat diteruskan hingga tahapan lebih lanjut," tutur Basaria.

Selain itu, kata dia, ketentuan Pasal 33 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi tidak dapat diterapkan karena kasus ini adalah perkara suap sehingga tidak membuktikan ada atau tidaknya unsur kerugian keuangan negara.

"Sehingga dalam penyidikan ini, KPK akan fokus menangani perkara yang melibatkan empat tersangka lainnya," ungkap Basaria. (Fan/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polda Sumut selidiki kasus pembuangan bangkai babi ke sungai
Rabu, 13 November 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumatera Utara Kombe...
Polda Jatim telusuri dugaan korupsi pembangunan sekolah ambruk
Selasa, 12 November 2019 - 17:59 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Timur menelusuri adanya dugaan korupsi dalam pembangunan SDN Gen...
Kodam I/BB bentuk tim investigasi penyebab tewasnya Serda Iman saat latihan
Selasa, 12 November 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Kodam I Bukit Barisan telah membentuk Tim Investigasi untuk mengungkap kasu...
Pantau pekerjaan bersifat publikasi, Kadin Kabupaten Bandung gandeng KPK
Selasa, 12 November 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com - Untuk menyelaraskan tuntutan dan kebutuhan di sektor pengadaan barang dan j...
Menhan pelajari kemungkinan kepulangan Rizieq Shihab
Selasa, 12 November 2019 - 13:03 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengaku sedang mempelajari kemungkinan ...
Cegah perjudian Pilkades, Kapolresta Tangerang lakukan patroli
Selasa, 12 November 2019 - 12:48 WIB
Elshinta.com - Kapolresta Tangerang, AKBP Ade Ary Syam Indradi melakukan monitoring terhadap seluruh...
PN Jaksel tolak praperadilan dari Imam Nahrawi
Selasa, 12 November 2019 - 11:32 WIB
Elshinta.com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (12/11) hari ini membacakan put...
KPK jadwal ulang pemeriksaan anak Yasonna Laoly
Selasa, 12 November 2019 - 11:24 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (12/11), mengagendakan peman...
Sat Lantas Polres Cirebon tilang kendaraan gunakan knalpot bising
Senin, 11 November 2019 - 18:52 WIB
Elshinta.com - Sat Lantas Polres Cirebon melaksanakan penindakan pelanggaran dengan `hunti...
Kasus KTP-el, Markus Nari divonis enam tahun penjara
Senin, 11 November 2019 - 17:26 WIB
Elshinta.com - Anggota Komisi II DPR dari fraksi Partai Golkar 2009-2014, Markus Nari, div...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)