Terkait penyadapan, Masinton: Selama ini pola kerja KPK seperti berantas narkoba
Elshinta
Kamis, 17 Oktober 2019 - 12:53 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Terkait penyadapan, Masinton: Selama ini pola kerja KPK seperti berantas narkoba
Masinton Pasaribu. Sumber foto: https://bit.ly/2MQiots

Elshinta.com - Meskipun tanpa ditandatangani Presiden, Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi secara resmi berlaku mulai Kamis (17/10) hari ini. Salah satu yang menjadi pro dan kontra dalam UU KPK hasil revisi kali ini tentang mekanisme penyadapan KPK.

Menurut anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, selama ini upaya pemberantasan korupsi dengan penyadapan sama dengan upaya memberantas narkoba. Dimana ia mengatakan, keduanya merupakan hal yang berbeda.

"Korupsi itu sistem, hal yang dapat dicegah, tapi tidak dilakukan pencegahan," kata Masinton kepada Elshinta, Kamis (17/10).

Dijelaskan Masinton, hal seperti itu yang membuat seakan korupsi tidak ada habisnya di Indonesia. "Kalau pola kerja KPK dalam memberantas korupsi seperti memberantas narkoba, nah ini yang ada kerjanya akan nangkapin orang terus," tuturnya.

Masinton mengatakan, sebelum melakukan penyadapan harus dilakukan upaya pencegahan dengan memperbaiki sistem yang ada. "Kalau sistemnya dilanggar, baru dilakukan penyadapan," jelasnya.

Lanjutnya, penindakan seperti itu juga terkait dengan upaya-upaya untuk membenahi suatu institusi yang terlibat korupsi serta memberikan efek jera dan memastikan sistem yang ada berjalan dengan baik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polri: Buronan Honggo Wendratno masih berada di luar negeri
Selasa, 18 Februari 2020 - 17:33 WIB
Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga m...
Haris Azhar: Mantan Sekretaris MA Nurhadi dapat proteksi `mewah`
Selasa, 18 Februari 2020 - 15:59 WIB
Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar menyebut mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nu...
BNK Tangerang gelar sosialisasi bahaya narkoba di Rutan Jambe
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:59 WIB
Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang melakukan sosialisasi kepada warga binaan dalam mencegah p...
Sekda Papua jadi tersangka kasus penganiayaan pegawai KPK
Selasa, 18 Februari 2020 - 06:30 WIB
Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintahan Prov...
Lucinta Luna positif konsumsi amfetamin
Senin, 17 Februari 2020 - 20:16 WIB
Selebrita Lucinta Luna positif mengonsumsi amfetamin dari pemeriksaan rambut yang dilakukan di labor...
Polrestabes Surabaya kabulkan penangguhan penahanan penghina Risma
Senin, 17 Februari 2020 - 19:45 WIB
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya mengabulkan penangguhan penahanan tersangka berin...
150 ton bawang putih ditemukan di Karawang, Satgas Pangan lakukan penyelidikan
Senin, 17 Februari 2020 - 15:16 WIB
Satgas Pangan Polda Jawa Barat menemukan tumpukan bawang putih impor sebanyak 150 ton di salah satu ...
Tersangka pengaturan skor sepakbola, Jokdri
Sabtu, 15 Februari 2020 - 06:02 WIB
 Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penga...
Ahli: PK vonis bebas Sjafrudin Tumenggung tidak berdasar
Jumat, 14 Februari 2020 - 22:12 WIB
Sidang peninjauan kembali atas vonis bebas mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) S...
Soetikno: `Saya bukan perantara, tak bisa berikan pengaruh`
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:02 WIB
Soetikno Soedarjo menyatakan dirinya adalah `commercial advisor` yang merupakan bagian dari pabrikan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)