Kiri Kanan
Kecanduan game HP, dua remaja di Bekasi alami gangguan jiwa
Elshinta
Kamis, 17 Oktober 2019 - 16:06 WIB |
Kecanduan game HP, dua remaja di Bekasi alami gangguan jiwa
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MnbblW

Elshinta.com - Akibat kecanduan game di telepon seluler, dua remaja di Kabupaten Bekasi mengalami gangguan jiwa hingga terpaksa dirawat di yayasan gangguan jiwa setempat.

"Ini contoh nyata penggunaan telepon seluler secara berlebihan sebagai dampak perkembangan gim," kata Ketua Yayasan Al Fajar Berseri Tambun Selatan, Marsan kepada Antara, Kamis (17/10).

Marsan mengatakan, kedua remaja itu, Nv (17) asal Cikarang Selatan dan Ty (17) asal Cibitung, sudah sekitar satu tahun dirawat di yayasannya. Dalam kesehariannya mereka hanya berdiam diri dan sesekali berinteraksi tetapi kedua pasien itu seketika bereaksi ketika melihat telepon genggam.

"Jadi, (sehari-hari) cuma biasa saja, diam saja. Makan juga bisa. Cuma kalau ada HP, langsung direbut, diambil, dimainin. Misalnya, ada HP di-charge, langsung direbut. Ini karena mereka sudah terlalu ketergantungan dengan game di HP," ucap dia.

Berdasarkan informasi dari keluarga keduanya, Marsan menyebut keduanya sudah sangat berlebihan menggunakan ponsel sejak bangun tidur hingga menjelang tidur kembali. Ketergantungan itu, lanjut dia, bahkan mengganggu kehidupan nyata mereka dan sering bolos sekolah.

"Bahkan buat makan pun mereka kadang lupa. Lebih parah lagi, kalau dilarang mereka mulai emosional. Bukan cuma marah tapi sampai melawan orang tuanya. Ada beberapa kasus, termasuk yang dua ini," tukas Marsan. (Fan/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dengarkan curhat bantu cegah orang bunuh diri
Minggu, 17 November 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Psikolog Lily Puspa Palupi mengatakan bahwa mendengarkan curahan hati dapat...
Komnas HAM: Saat ini ada penurunan sikap toleransi
Sabtu, 16 November 2019 - 18:14 WIB
Elshinta.com - Sabtu (16/11) hari ini diperingati sebagai Hari Toleransi Internasional, namun hal in...
Sempat terprovokasi isu kerusuhan, pelajar Papua kembali ke Semarang
Sabtu, 16 November 2019 - 11:50 WIB
Elshinta.com - Puluhan pelajar asal Papua yang sempat pulang terpancing isu kerusuhan di d...
Kasatgas Nusantara ungkap radikalisme menyebar ke milenial lewat internet
Sabtu, 16 November 2019 - 06:43 WIB
Elshinta.com - Ketua Satgas Nusantara Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengungkapkan radi...
BNPT: Sebelum bebas, napiter idealnya masuk dulu ke Pusderad
Jumat, 15 November 2019 - 07:43 WIB
Elshinta.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ingin setiap narapidana tero...
PDSN terima bantuan usaha mandiri dari Kemensos
Rabu, 13 November 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial memberi...
Kodim 0726 Sukoharjo ajak mantan napiter outbond
Selasa, 12 November 2019 - 14:33 WIB
Elshinta.com - Kodim 0726 Sukoharjo terus menyambung silaturahmi secara berkelanjutan deng...
Penguatan Pancasila, BPIP nilai perlunya doktrin dengan cara kekinian
Selasa, 12 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Direktur Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Panc...
Festival Jathilan Bromo, bentuk pelestarian budaya
Senin, 11 November 2019 - 17:50 WIB
Elshinta.com - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Probolinggo, Digdoyo ...
Presiden minta pihak swasta dilibatkan program pendidikan SDM
Senin, 11 November 2019 - 16:43 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo meminta agar pihak swasta dan BUMN turut dil...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)