Lima tahun ulos jadi warisan budaya tak benda
Enni Pasaribu: Lestarikan ulos lewat nilai seni dan budaya
Elshinta
Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:45 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Enni Pasaribu: Lestarikan ulos lewat nilai seni dan budaya
Enni Martalena Pasaribu. Foto: Diurnawan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan RI telah menetapkan ulos sebagai warisan budaya tak benda sejak 17 Oktober 2014. Warga Sumatera Utara secara khusus menyambut dan mengapresiasi hal tersebut, yang ditandai dengan pelaksanaan berbagai kegiatan dalam peringatan hari ulos setiap tahun.

Pelaksanaan hari ulos pertama tahun 2015, digagas oleh Enni Martalena Pasaribu,SH,MH.Mkn bersama sejumlah pegiat dan pemerhati ulos serta budayawan Manguji Nababan dengan yang lainnya dilaksanakan di Jalan Sei Galang Medan. 

"Setiap tahun kita mendorong adanya berbagai kegiatan dalam memeriahkan hari ulos. Sebagai bentuk respon dan apresiasi kita untuk penetapan ulos sebagai warisan budaya tak benda," kata Enni saat ditemui wartawan di Medan, Kamis (17/10), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan.

Ulos, kata wanita yang sehari-hari aktif sebagai pengacara ini, adalah cipta karya suku Batak yang menjadi milik bangsa Indonesia. Pelestarian kekayaan seni dan budaya yang terkandung dalam ulos mestinya menjadi dampak dari penetapan oleh pemerintah tersebut.

Tidak menutup kemungkinan, ulos diajukan dan didaftarkan sebagai warisan budaya dunia melalui UNESCO, hanya saja terlebih penting untuk pembinaan dan kelestarian ulos di tengah masyarakat. "Pelestarian nilai ulos secara budaya dan seni, serta memberikan dampak secara ekonomi bagi pengrajin ulos," ujar Enni.

Untuk itu, masyarakat Indonesia di seluruh provinsi khususnya warga Batak yang intim dengan ulos turut melestarikannya dengan aplikasi pemanfaatan ulos dalam keseharian. "Selain dalam ritual adat, tentu motif dan corak ulos sangat elegan untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kita ada kerinduan, pemanfaatan motif ulos dalam busana-busana atau pakaian sehari-hari bisa dilakukan dan menjadi fashion yang dipadu menjadi pakaian kebanggaan," ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya terus melakukan komunikasi ke pemerintah pusat lewat kementerian terkait untuk pemanfaatan status ulos sebagai warisan budaya tak benda untuk pelestarian dan perlindungan ulos dan berbagai kekayaan corak serta nilai historis yang terkandung di dalamnya.

Disampaikan Enni, pelaksanaan kegiatan bertemakan ulos setiap tahunnya di beberapa daerah terus bergulir. "Pengakuan pengrajin ulos, permintaan ulos relatif meningkat. Ini yang pantas kita syukuri," ujarnya.

Kemudian, lanjut Enni, tahun-tahun sebelumnya selain seremonial peringatan hari ulos, juga telah dilakukan berbagai kegiatan seperti seminar dan sosialisasi ke tengah masyarakat. Untuk itu, ke depan ulos akan bisa semakin memasyarakat di Indonesia.

"Tanggungjawab kita, merespon penetapan oleh pemerintah, serta mendorong adanya upaya pelestarian dan pengembangan ulos dan nilainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Khususnya untuk nilai budaya dan seni kebudayaan itu sendiri," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Tangsel terima sertifikat aset tanah di 17 kelurahan
Kamis, 03 Desember 2020 - 20:30 WIB
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menerima sertifikat 40 bidang aset tanah yang tersebar di 17 kelur...
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung tuntut tingkatkan kinerja  OPD dan  Pemkot
Kamis, 03 Desember 2020 - 16:30 WIB
Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menginstruksikan sejumlah Organisasi...
Ganjar imbau warga Jateng tetap di rumah saat libur akhir tahun
Kamis, 03 Desember 2020 - 14:45 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau warganya agar tetap berada di rumah saat libur akhir t...
Menag ajak guru agama kuatkan moderasi beragama
Kamis, 03 Desember 2020 - 14:30 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi mengajak guru agama Islam untuk dapat meningkatkan perannya dalam menguat...
Pemerintah perlu antisipasi potensi kenaikan harga beras akhir tahun
Kamis, 03 Desember 2020 - 11:30 WIB
Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah kebijakan yang fokus untuk mengantisipasi potensi kenaik...
LPSK gelar warkshop pemberdayaan ekonomi korban di Solo
Rabu, 02 Desember 2020 - 20:40 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bekerja sama dengan Yayasan Inspirasi Indonesia Membang...
Bantuan bagi disabilitas kurang maksimal akibat data tidak valid
Rabu, 02 Desember 2020 - 18:55 WIB
Dr Vivi Yulaswati mengatakan kurang maksimalnya bantuan sosial bagi penyandang disabilitas di awal p...
Jumlah pemeriksaan PCR nasional capai 90 persen dari target WHO
Rabu, 02 Desember 2020 - 18:40 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyebutkan bahwa jumlah pemeriksaan COVID-19 dengan tes s...
Polisi klarifikasi kelompok di Majalengka serukan azan jihad
Rabu, 02 Desember 2020 - 18:30 WIB
 Pihak kepolisian di Jawa Barat sejauh ini masih melakukan klarifikasi terkait adanya kelompok di K...
Riau akan gelar pasar murah jelang Natal dan Tahun Baru
Rabu, 02 Desember 2020 - 14:30 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Keci...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV