Kiri Kanan
Jelang pelantikan presiden, Hanura Lumajang minta pengurus partai ciptakan suasana aman
Elshinta
Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:11 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Jelang pelantikan presiden, Hanura Lumajang minta pengurus partai ciptakan suasana aman
Anggota DPRD fraksi Hanura Lumajang, Deddy Firmansyah. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Menjelang pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma`ruf Amin, pada Minggu (20/10) mendatang, diminta segenap pengurus partai Hanura dari DPC sampai ranting di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dapat mendukung terciptanya suasana aman. Dengan kondisi aman membuat investor asing dan tukar nilai rupiah terhadap dolar Amerika akan menguat.

Anggota DPRD fraksi Hanura Lumajang, Deddy Firmansyah mengatakan, sebagai partai pengusung Pilpres 2019 pasangan yang akan dilantik, sudah barang tentu menjadi kewajiban mengawal dari proses pencalonan hingga akhirnya masa jabatan 2024 nanti. Maka dari itu segenap pengurus Hanura Lumajang dapat membantu terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

"Iya saya sampaikan kepada struktur partai untuk menjaga kondusifitas mengingat agenda kegiatan pelantikan itu akan dilihat oleh masyarakat di dunia," ucap Deddy Firmansyah, Kamis (17/01), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono.

Untuk memastikan kondisi keamanan wilayah anggota DPRD komisi D ini akan berkoordinasi dengan aparat keamanan, namun sampai hari kondisi di Lumajang masih tetap aman, artinya belum ada kabar aksi demo atau potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lanjut Deddy Firmansyah, bila kondisi masyarakat aman pastinya jalannya proses pelantikan akan berjalan lancar, dari itu tidak hanya struktur partai Hanura diminta untuk menjaga kondusifitas suasana aman, namun segenap elemen masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang bisa menjadi sandungan jalannya proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

"Harapan proses pelantikan berjalan lancar dan aman," tutur Deddy Firmansyah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Nasrul Abit daftar ke Gerindra sebagai calon gubernur Sumbar
Jumat, 15 November 2019 - 20:11 WIB
Elshinta.com - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit menegaskan, lima nama...
NU Kediri gelar audiensi, titip pesan tangkal radikalisme
Minggu, 10 November 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Setelah melakukan audiensi dengan sejumlah kadernya yang maju dalam bursa P...
Ridwan Kamil diundang langsung Surya Paloh hadiri Kongres NasDem
Minggu, 10 November 2019 - 14:26 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku diundang langsung oleh Ketua Umum...
Pilkada Serentak 2020, Kader PPP Sumut diajak rangkul kembali para ulama
Sabtu, 09 November 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Seluruh kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara diajak untu...
NasDem bantah reaktif tanggapi candaan Presiden
Sabtu, 09 November 2019 - 16:49 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh membantah dirinya reaktif menangga...
Tak ada mahar politik dalam pengajuan calon kepala daerah dari PPP
Sabtu, 09 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa...
Bawaslu Jabar tegaskan petahana tak gunakan APBD sebagai modal politik
Jumat, 08 November 2019 - 09:07 WIB
Elshinta.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Abdullah Dahlan meneg...
Politik identitas masih akan berlanjut di Pilkada 2020
Kamis, 07 November 2019 - 20:06 WIB
Elshinta.com - Dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam meyakini politik id...
Pengamat: NasDem tak akan terbuka nyatakan keluar dari kekuasaan
Selasa, 05 November 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi mengat...
3 November 1945: Tonggak demokrasi dalam sebuah maklumat 
Minggu, 03 November 2019 - 08:11 WIB
Elshinta.com - 3 November 1945 bisa disebut sebagai tonggak demokrasi di Indonesia. I...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)