Kiri Kanan
Kain ulos 500 meter meriahkan Hari Ulos 2019
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 06:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Kain ulos 500 meter meriahkan Hari Ulos 2019
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi hadiri Peringatan Hari Ulos Nasional 2019. Foto: Diurnawan/elshinta.com.

Elshinta.com - Peringatan Hari Ulos Nasional 2019 yang digelar di Lapangan Merdeka Medan, Sumatera Utara, Kamis (17/10) berlangsung meriah. Karnaval kain ulos sepanjang 500 meter, mulai dari Wisma Benteng, Jalan Kapten Maulana Lubis dan berakhir di Lapangan Merdeka Medan, Jalan Balai Kota/Jalan Pulau Pinang Medan, turut memeriahkan acara bertajuk “Batak Nampunasa Ulos” tersebut.

Ratusan pelajar yang berseragam motif ulos dari SMA HKBP Sidorame, Medan Perjuangan, Kota Medan, tampak antusias membentangkan dan membawa kain ulos sepanjang 500 meter tersebut hingga ke Lapangan Merdeka, meski diguyur hujan gerimis. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan sejumlah tamu yang hadir menortor bersama menyambut kedatangan parade kain ulos.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengajak masyarakat dan semua pihak yang terkait untuk bersama-sama melestarikan dan membesarkan ulos, sebagai salah satu budaya lokal dari masyarakat Batak. Apalagi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah menetapkan ulos sebagai warisan budaya tak benda sejak 17 Oktober 2014.

Namun perlu gaung yang lebih besar dan melibatkan seluruh masyarakat Sumut.  Ulos yang telah ada sejak 4.000 tahun lalu ini harus menjadi kebanggaan masyarakat Sumut. “Ini harus kita besarkan, kalau bukan kita (masyarakat Sumut) siapa lagi?,” kata Gubernur seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan.

Seseorang yang membesarkan nama ulos, kata Gubernur, berarti juga sedang ikut membesarkan Sumut. Sebab ulos merupakan kebudayaan Sumut yang harus dijaga dan dilestarikan. Sehingga generasi ke depan masih dapat melanjutkan dan melakukan budaya tenun ulos.

Untuk itu, Edy Rahmayadi menyerukan persatuan dan mulai membesarkan budaya masing-masing di mata dunia. Menurutnya, ulos merupakan simbol perekat Sumut. Jika tidak bersatu, tidak akan pernah nama ulos menjadi besar. “Mari jaga persatuan, kita bangun Sumut ini, mari kita ikat dengan ulos,” pesan Edy.

Turut hadir Wakil Walikota Medan Ahyar Nasution, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi  Effendy Pohan Wakil Walikota Medan Ahyar Nasution, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Ketua Yayasan Pusuk Buhit Efendy Naibaho mengapresiasi dukungan Gubernur terhadap kebudayaan Sumatera Utara khususnya Ulos. Sehingga ulos diharapkan bisa besar di mata nasional, bahkan dunia. “Kami harapkan Gubernur tak henti-hentinya memajukan kearifan lokal di Sumatera Utara,” katanya.

Efendy juga mengharapkan, perayaan tersebut ditetapkan sebagai Hari Ulos Nasional oleh pemerintah pusat. Sehingga Hari Ulos Nasional bisa dirayakan secara formal setiap tanggal 17 Oktober. Untuk itu Efendy mengharapkan Gubernur Edy Rahmayadi dapat menyampaikan hal tersebut kepada pemerintah pusat.

Ketua Panitia Hari Ulos Nasional 2019 Nely Sihite mengharapkan tanggal 17 Oktober ke depan dirayakan sebagai hari ulos sedunia. Diperlukan juga kajian akademis dan adat untuk memperkuat hal tersebut. Meski begitu dukungan masyarakat adalah hal utama yang harus didapat.

Kata Nely, ulos juga merupakan simbol kasih sayang, yang biasanya diberikan kepada orang yang dikasihi. “Ulos tidak hanya diberikan kepada orang suku Batak, tapi juga pada orang yang dikasihinya, oleh karena itu diharapkan seluruh masyarakat Sumut diharapkan mendukung hari ulos sedunia,” kata Nely.

Ratusan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya tampak antusias mengikuti acara yang digelar Yayasan Pusuk Buhit tersebut, meski hujan gerimis sempat mengguyur Lapangan Merdeka dan sekitarnya. Kebanyakan mereka mengenakan ulos dan ikat kepala yang merupakan ciri khas sukut Batak. Sejumlah stand makanan dan pameran ulos juga turut memeriahkan acara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dengarkan curhat bantu cegah orang bunuh diri
Minggu, 17 November 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Psikolog Lily Puspa Palupi mengatakan bahwa mendengarkan curahan hati dapat...
Komnas HAM: Saat ini ada penurunan sikap toleransi
Sabtu, 16 November 2019 - 18:14 WIB
Elshinta.com - Sabtu (16/11) hari ini diperingati sebagai Hari Toleransi Internasional, namun hal in...
Sempat terprovokasi isu kerusuhan, pelajar Papua kembali ke Semarang
Sabtu, 16 November 2019 - 11:50 WIB
Elshinta.com - Puluhan pelajar asal Papua yang sempat pulang terpancing isu kerusuhan di d...
Kasatgas Nusantara ungkap radikalisme menyebar ke milenial lewat internet
Sabtu, 16 November 2019 - 06:43 WIB
Elshinta.com - Ketua Satgas Nusantara Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengungkapkan radi...
BNPT: Sebelum bebas, napiter idealnya masuk dulu ke Pusderad
Jumat, 15 November 2019 - 07:43 WIB
Elshinta.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ingin setiap narapidana tero...
PDSN terima bantuan usaha mandiri dari Kemensos
Rabu, 13 November 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial memberi...
Kodim 0726 Sukoharjo ajak mantan napiter outbond
Selasa, 12 November 2019 - 14:33 WIB
Elshinta.com - Kodim 0726 Sukoharjo terus menyambung silaturahmi secara berkelanjutan deng...
Penguatan Pancasila, BPIP nilai perlunya doktrin dengan cara kekinian
Selasa, 12 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Direktur Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Panc...
Festival Jathilan Bromo, bentuk pelestarian budaya
Senin, 11 November 2019 - 17:50 WIB
Elshinta.com - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Probolinggo, Digdoyo ...
Presiden minta pihak swasta dilibatkan program pendidikan SDM
Senin, 11 November 2019 - 16:43 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo meminta agar pihak swasta dan BUMN turut dil...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)