Genjot daya saing industri, ini taktik yang disiapkan pemerintah
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 09:54 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Sigit Kurniawan
Genjot daya saing industri, ini taktik yang disiapkan pemerintah
Pemerintah fokus genjot daya saing industri. Sumber foto: https://bit.ly/2OZeSzF

Elshinta.com - Pemerintah saat ini bertekad lebih fokus menggenjot daya saing industri manufaktur nasional agar semakin kompetitif di kancah global. Sejumlah langkah strategis yang akan dijalankan secara sinergis bersama seluruh stakeholder tengah disiapkan.

“Salah satu yang perlu diperbaiki adalah supply chain-nya, terutama terkait dengan tumbuhnya industri-industri hulu. Contohnya, di industri makanan dan minuman, yang hulunya adalah sektor pertanian, baik itu yang berbasis kakao atau lainnya,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Kamis (17/10).

Upaya lain yang perlu dilakukan adalah harmonisasi tarif. Misalnya untuk lebih menguatkan struktur industri tekstil dan produk tekstil (TPT). “Dari hulu sampai hilir, value chain kita di sektor ini sudah lengkap dibanding Vietnam yang hanya kuat di hilir,” ujarnya.

Pemerintah juga sudah melakukan pembatasan impor di Pusat Logistik Berikat (PLB). “Karena sebelumnya, importir umum terlalu banyak diberikan sehingga menjadi terdampak di industri yang tengah. Kami apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh Menteri Keuangan tersebut. Nantinya, dengan ekspor naik, industri tengah juga ikut naik,” imbuhnya.

Kebijakan lain yang perlu dijalankan adalah merevisi regulasi yang terkait dengan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Langkah ini misalnya untuk menggenjot daya saing industri furnitur. “Kalau kayunya masih kena PPN, tidak akan kompetitif, karena di ASEAN kan bebas tarif dan PPN,” tuturnya.

Sementara itu, di sektor industri baja, pemerintah harus berani mengambil kebijakan terkait Bea Masuk Tindakan Pengamanan Perdagangan (Safeguard). Hal ini guna menanggulangi banjirnya produk baja impor yang masuk ke pasar dalam negeri. “Sebab, barang kita di luar negeri saja kena safeguard, seperti stainless steel kena di Amerika Serikat dan China,” tandasnya.

Airlangga pun optimistis, beberapa sektor manufaktur akan semakin ekspansif di tengah bergulirnya era industri 4.0. Apalagi sudah ada strategi dan arah yang jelas dalam implementasi program prioritas yang tertuang di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Contohnya, industri elektronika di Batam dan Tangerang, yang bisa kita terus dorong. Selain itu juga industri otomotif. Ini seiring peningkatan investasi, termasuk sektor industri petrokimia,” sebutnya.

Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, lima sektor manufaktur yang akan menjadi andalan dalam penerapan industri 4.0 pada tahap awal, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronika, serta kimia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
114 UMKM Serdang Bedagai terima bantuan peralatan produksi
Rabu, 03 Maret 2021 - 22:56 WIB
Sebanyak 114 Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara mene...
BNI Manado harap UMKM bisa jadi Agen 46
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:27 WIB
PT BNI Kanwil Manado mengharapkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa menjadi Agen 4...
Kemenkop UKM ingin peningkatan pembiayaan UMKM hingga 30 persen
Jumat, 26 Februari 2021 - 21:56 WIB
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mendorong agar realisasi pemberian kredit kepada p...
UMKM bambu binaan BI di NTB eksis ekspor selama pandemi
Jumat, 26 Februari 2021 - 20:04 WIB
Kelompok Wanita Tani Insan Mandiri salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan Bank Indo...
Presiden ingin transformasi digital sasar jutaan UMKM
Jumat, 26 Februari 2021 - 06:11 WIB
Presiden mengatakan transformasi digital adalah pintu bagi UMKM agar bisa masuk dalam marketplace...
Ganjar minta `rest area` dikelola masyarakat untuk kembangkan UMKM
Selasa, 23 Februari 2021 - 16:47 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengelola jalan tol di wilayah Jateng agar mengizinkan m...
Dispar Bali dukung Pameran IKM `Bali Bangkit 2021`
Selasa, 23 Februari 2021 - 16:14 WIB
Dinas Pariwisata Provinsi Bali mendukung pameran IKM \"Bali Bangkit 2021\" karena pameran yang diada...
Permintaan Herbal serbuk biji salak di Boyolali meningkat
Kamis, 18 Februari 2021 - 09:54 WIB
Usaha ramuan herbal dengan bahan biji buah salah yang diproduksi menjadi serbuk berkasiat di Dukuh G...
Pelaku UKM bertahan dengan memanfaatkan momen dan dunia digital
Rabu, 17 Februari 2021 - 12:15 WIB
Memanfaatkan dunia digital dan menciptakan produk sesuai momen yang sedang berlangsung menjadi cara ...
Jateng gelar UKM Virtual Expo 2021 genjot perekonomian
Selasa, 16 Februari 2021 - 17:56 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah kembali menggelar UK...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV