Kiri Kanan
Dua saksi kasus suap kepala LP Sukamiskin dipanggil KPK
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:28 WIB |
Dua saksi kasus suap kepala LP Sukamiskin dipanggil KPK
Sumber Foto: https://bit.ly/2J0UWcd

Elshinta.com - KPK memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Klas I Sukamismin, Bandung. Mereka dijadwalkan diperiksa untuk tersangka eks Kepala LP Sukamiskin, Wahid Husein.

"Penyidik hari ini dijadwalkan memeriksa dua orang saksi untuk tersangka WH terkait tindak pidana korupsi suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Klas I Sukamismin," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (18/10).

Dua saksi itu, yakni Asisten Manajer Petugas Depan Hotel Grand Mercure Bandung, M Agin Nugraha, dan Asisten Manajer Eksekutif Hotel Grand Mercure Bandung, Subendi.

Untuk diketahui, KPK pada Rabu (16/10) telah menetaplan lima orang tersangka dalam pengembangan kasus tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji terkait pemberian fasilitas atau perizinan keluar LP Sukamiskin, Bandung.

Lima orang itu adalah Husein sejak Maret 2018, Kepala LP Sukamiskin sejak 2016-Maret 2018, Deddy Handoko, Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi, Rahadian Azhar, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan sebagai warga binaan, dan mantan Bupati Bangkalan atau warga binaan, Fuad Amin, yang meninggal dunia saat proses penyidikan berjalan.

Terkait hal tersebut, KPK pun akan fokus menangani perkara yang melibatkan empat tersangka lain, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jaksa tuntut `transporter` sabu hukuman mati
Senin, 18 November 2019 - 21:20 WIB
Elshinta.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Hasanuddin alias Hasan alias Cekgu denga...
GrabWheels beri sanksi Rp300.000 untuk pengguna nakal
Senin, 18 November 2019 - 19:47 WIB
Elshinta.com - PT GrabWheels akan memberikan sanksi sebesar Rp300.000 untuk pelanggar atur...
Polri sebut RMN dan istri ikut pelatihan militer kelompok JAD
Senin, 18 November 2019 - 17:53 WIB
Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengata...
KPK periksa putra Yasonna Laoly
Senin, 18 November 2019 - 11:56 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin memeriksa Yamitema T Laoly, p...
Terduga teroris di Medan sempat buang rangkaian bom
Senin, 18 November 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com - Polisi menemukan rangkaian bom yang sempat dibuang terduga teroris di Sican...
Cegah tumpahan minyak di laut, KLHK lakukan pengawasan intensif
Minggu, 17 November 2019 - 17:28 WIB
Elshinta.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memastikan akan melakukan...
Jaksa Agung sebut putusan First Travel tak sesuai tuntutan
Minggu, 17 November 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menganggap putusan kasasi Mahkamah Agung (...
Anak Bupati Majalengka jadi tersangka, Polisi: Tersangka kooperatif
Sabtu, 16 November 2019 - 14:52 WIB
Elshinta.com - Polisi telah menetapkan INA yang merupakan seorang PNS yang juga anak dari Bupati Maj...
Anak Bupati Majalengka terancam 20 tahun penjara
Sabtu, 16 November 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Tersangka IN yang merupakan anak Bupati Majalengka, Jawa Barat Karna Sobahi...
Kasus bom Medan, sembilan orang berpotensi tersangka
Sabtu, 16 November 2019 - 08:40 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan sebanyak sembila...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)