Kiri Kanan
KSP pastikan Presiden cek perkembangan kasus Novel Baswedan
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 14:25 WIB |
KSP pastikan Presiden cek perkembangan kasus Novel Baswedan
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Sumber foto: https://bit.ly/2OWHJVn

Elshinta.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan Presiden Joko Widodo akan mengecek perkembangan kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Kebiasaan yang dilakukan Pak Jokowi selalu mengecek perkembangan pekerjaan yang beliau perintahkan," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat (18/10).

Sebelumnya pada 19 Juli 2019, Presiden Joko Widodo memberikan waktu tiga bulan kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menyelesaikan kasus tersebut. Waktu tersebut lebih singkat dari target enam bulan yang disampaikan Kapolri sebagai masa kerja tim teknis yang akan melanjutkan hasil temuan Tim Pencari Fakta (TPF).

Artinya tenggat waktu 3 bulan tersebut akan berakhir pada 19 Oktober 2019 atau pada esok hari. "Pasti nanti akan dilihat, ditanyakan perkembangannya (oleh Presiden)," tambah Moeldoko, dihimpun Antara.

Diketahui, Novel Baswedan diserang oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 lalu seusai Salat Subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya. Pelaku menyiramkan air keras ke kedua mata Novel sehingga mengakibatkan mata kirinya tidak dapat melihat karena mengalami kerusakan yang lebih parah dibanding mata kanannya. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
GrabWheels beri sanksi Rp300.000 untuk pengguna nakal
Senin, 18 November 2019 - 19:47 WIB
Elshinta.com - PT GrabWheels akan memberikan sanksi sebesar Rp300.000 untuk pelanggar atur...
Polri sebut RMN dan istri ikut pelatihan militer kelompok JAD
Senin, 18 November 2019 - 17:53 WIB
Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengata...
KPK periksa putra Yasonna Laoly
Senin, 18 November 2019 - 11:56 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin memeriksa Yamitema T Laoly, p...
Terduga teroris di Medan sempat buang rangkaian bom
Senin, 18 November 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com - Polisi menemukan rangkaian bom yang sempat dibuang terduga teroris di Sican...
Cegah tumpahan minyak di laut, KLHK lakukan pengawasan intensif
Minggu, 17 November 2019 - 17:28 WIB
Elshinta.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memastikan akan melakukan...
Jaksa Agung sebut putusan First Travel tak sesuai tuntutan
Minggu, 17 November 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menganggap putusan kasasi Mahkamah Agung (...
Anak Bupati Majalengka jadi tersangka, Polisi: Tersangka kooperatif
Sabtu, 16 November 2019 - 14:52 WIB
Elshinta.com - Polisi telah menetapkan INA yang merupakan seorang PNS yang juga anak dari Bupati Maj...
Anak Bupati Majalengka terancam 20 tahun penjara
Sabtu, 16 November 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Tersangka IN yang merupakan anak Bupati Majalengka, Jawa Barat Karna Sobahi...
Kasus bom Medan, sembilan orang berpotensi tersangka
Sabtu, 16 November 2019 - 08:40 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan sebanyak sembila...
ICRC New York dukung Jakarta Statement jadi standar internasional
Sabtu, 16 November 2019 - 07:15 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)