Kiri Kanan
Menkeu harap Indonesian Aid dorong pengaruh positif ke dunia
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 15:22 WIB |
Menkeu harap Indonesian Aid dorong pengaruh positif ke dunia
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri), Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan). Sumber foto: https://bit.ly/2oR1iUx

Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (Indonesian Aid) yang baru diluncurkan mampu mendorong kontribusi dan pengaruh positif Indonesia kepada masyarakat dunia.

"Lembaga ini kami harap mampu terus menunjang politik luar negeri dalam rangka menunjukkan Indonesia sebagai negara besar," kata Menkeu di Jakarta, Jumat (18/10).

Menurut Menkeu seperti dilaporkan Antara, Indonesia merupakan negara besar baik dari sisi jumlah penduduk, letak geografis hingga ukuran ekonomi. Untuk itu, Indonesia sebagai salah satu negara organ dunia untuk ikut menjaga perdamaian dunia, sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa dan bertanggung jawab menjaga ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi.

Pada kesempatan itu, Menkeu menyebutkan tahun 2018 pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp1 triliun dan tahun ini, pemerintah juga mengalokasikan dana sebesar Rp2 trilliun. Dana tersebut disalurkan salah satunya untuk bantuan kemanusiaan kepada masyarakat internasional yang membutuhkan.

"Kami di Kemenkeu siap kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan kementerian/lembaga lainnya dalam rangka untuk mengelola dana tersebut dalam rangka menunjang tujuan Indonesia," pungkasnya. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menpan-RB: Kita tidak pangkas birokrasi tapi merampingkannya
Senin, 18 November 2019 - 15:45 WIB
Elshinta.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat kerja (raker) dengan Menteri ...
Kemendagri pastikan tak ada desa fiktif di Sultra
Senin, 18 November 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Nata Ira...
Mentan akan isolasi daerah terjangkit virus hog cholera
Senin, 18 November 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo akan mengisolasi jalur distr...
Chandra Hamzah: Erick Thohir harap BUMN jaga integritas
Senin, 18 November 2019 - 13:47 WIB
Elshinta.com - Mantan Wakil Ketua KPK, Chandra Hamzah, mengungkapkan Menteri BUMN Erick Th...
Jubir: Ada usulan calon Wakil Panglima TNI, tapi semua hak prerogatif Presiden
Senin, 18 November 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan tokoh yang akan menjadi c...
Terapkan ERP, Pemkot Bekasi minta BPTJ sosialisasi ke masyarakat
Senin, 18 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Bekasi meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BP...
Masyarakat Lombok Tengah tolak perubahan nama bandara
Senin, 18 November 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Sekitar 5.000 warga yang tergabung dalam gerakan masyarakat menolak perubahan nama Ba...
Pakar sebut cegah berkembangnya radikal pasif menjadi aktif
Senin, 18 November 2019 - 11:47 WIB
Elshinta.com - Pakar komunikasi dari Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Alo Lili...
Ini penjelasan Menko PMK terkait wacana sertifikasi pranikah
Senin, 18 November 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir E...
Satgas Pamtas patroli jalur rawan pelintas batas negara
Senin, 18 November 2019 - 11:18 WIB
Elshinta.com - Personel Pos Laktutus Satgas Pengamanan perbatasan negara (Pamtas) Republik...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)