Kiri Kanan
Upah minimum di DIY masih rendah, buruh desak DPRD tak diam
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:56 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Upah minimum di DIY masih rendah, buruh desak DPRD tak diam
Upah minimum di DIY masih rendah, buruh desak DPRD tak diam. Foto: Izan Raharjo/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sejumlah aktivis buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD DIY dan menuntut agar upah minimum kabupaten/kota di DIY tahun 2020 tercukupi sesuai kebuhtuhan hidup layak.

Perwakilan Aliansi Buruh, Irsad Ade Irawan mengatakan bahwa buruh menolak PP 78 dijadikan sebagai dasar pengupahan 2020. Menurut dia, DPRD DIY harus mendorong Gubernur atau Pemda DIY untuk memikirkan dampak dari upah murah, yaitu kemiskinan dan masih banyak buruh di DIY yang belum memiliki perumahan yang layak.

"Setiap satu orang buruh di Yogya ini mengalami defisit Rp947.726, sehingga tidak heran jika angka kemiskinan di DIY cukup tinggi," kata Irsad saat audiensi di DPRD DIY, Jumat (18/10), dilaporkan Kontributor Elshinta Izan Raharjo.

Aliansi Buruh mengaku kecewa dengan tanggapan DPRD DIY karena dianggap tidak mampu menjawab sesuai yang diharapkan, karena semua selalu mendasarkan pada PP 78 sehingga Pemda DIY tidak bisa meningkatkan upah secara signifikan. "Kami tidak puas dengan pertemuan ini," tegas Irsad.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD DIY, Kuswantoro berjanji untuk memperjuangkan aspirasi buruh. Namun dewan minta buruh bisa memberikan data apabila ada daerah lain yang bisa menaikan upah minimun diluar PP 78.

"Saran kami, beri kami data jika memang ada daerah lain yang bisa menaikan upah minimum diluar PP 78. Kami bisa mengajukan permohonan kepada Gubernur, permohonan disetujui atau tidak tergantung Gubernur," pungkas Kuswantoro.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemendagri pastikan tak ada desa fiktif di Sultra
Senin, 18 November 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Nata Ira...
Mentan akan isolasi daerah terjangkit virus hog cholera
Senin, 18 November 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo akan mengisolasi jalur distr...
Chandra Hamzah: Erick Thohir harap BUMN jaga integritas
Senin, 18 November 2019 - 13:47 WIB
Elshinta.com - Mantan Wakil Ketua KPK, Chandra Hamzah, mengungkapkan Menteri BUMN Erick Th...
Jubir: Ada usulan calon Wakil Panglima TNI, tapi semua hak prerogatif Presiden
Senin, 18 November 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan tokoh yang akan menjadi c...
Terapkan ERP, Pemkot Bekasi minta BPTJ sosialisasi ke masyarakat
Senin, 18 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Bekasi meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BP...
Masyarakat Lombok Tengah tolak perubahan nama bandara
Senin, 18 November 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Sekitar 5.000 warga yang tergabung dalam gerakan masyarakat menolak perubahan nama Ba...
Pakar sebut cegah berkembangnya radikal pasif menjadi aktif
Senin, 18 November 2019 - 11:47 WIB
Elshinta.com - Pakar komunikasi dari Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Alo Lili...
Ini penjelasan Menko PMK terkait wacana sertifikasi pranikah
Senin, 18 November 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir E...
Satgas Pamtas patroli jalur rawan pelintas batas negara
Senin, 18 November 2019 - 11:18 WIB
Elshinta.com - Personel Pos Laktutus Satgas Pengamanan perbatasan negara (Pamtas) Republik...
Akademisi sebut radikalisme ancaman nyata
Senin, 18 November 2019 - 11:08 WIB
Elshinta.com - Guru besar dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof DR Alo Liliw...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)