Pengamat: Syarat jaringan pemerintah yang aman dan mandiri bertumpu pada kemampuan industri nasional
Elshinta
Selasa, 22 Oktober 2019 - 20:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pengamat: Syarat jaringan pemerintah yang aman dan mandiri bertumpu pada kemampuan industri nasional
Foto: https://bit.ly/31AMW89/Elshinta.com.

Elshinta.com - Isu soal keamanan jaringan memang menjadi perhatian khusus dalam Rencana  Pembangunan Jangka Panjang Menengah Nasional (RPJMN)  2020 -2024, karena jaringan publik yang tersedia sangat rawan dari serangan cyber.  Dari hasil kajian Bappenas, diperoleh data infrastruktur data center (IDC) tidak efisien, aplikasi e-government  di instansi pemerintah tersebar  dan beragam, datanya tidak terintegrasi, serangan cyber terjadi hingga 12,8 juta kali  dengan sasaran yang paling tinggi adalah domain internet milik pemerintah. 

Karena itulah pemerintah memerlukan infrastruktur dan aplikasi yang aman, tersandarisasi dan memiliki ketahanan keamanan siber. Menurut Nonot Harsono, pemerhati telekomunikasi dari Masyarakat Telekomunikasi, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang belum memiliki jaringan khusus pemerintah yang terintegrasi satu sama lainnya. 

Padahal jaringan pemerintah ini sangat bermanfaat, sebagai jaringan penghubung antar lembaga kementerian dan lembaga, jaringan penghubung antara pemerintah pusat dengan seluruh Pemda, Kecamatan dan Kelurahan. “Semua negara maju sudah memanfaatkan TIK untuk meningkatkan kualitas pelayananan publik, Indonesia sudah tertinggal jauh,” jelasnya seraya menambahkan jika selama ini yang terjadi setiap rapat perencanaan nasional selalu bingung data tidak akurat. 

Setiap kali melakukan upaya evaluasi dan koordinasi kesulitan karena terkendala komunikasi dan tidak lengkap. Untuk mewujudkan hal tersebut menurut Nonot Harsono, diperlukan komitmen yang kuat, strategi dan cara bisa menyesuaikan dengan situasi. 

Dengan membuat rancangan jaringan yang aman dan mandiri yang komprehensif dan perencanaan yang lengkap dan realistis. Ia menyarankan agar pemerintah, segera membuat  SOP koordinasi antar kementerian dan membentuk panitia Antar Kelembagaan. 

Kemudian menyepakati sinergi dan harmoni dengan para operator jaringan dan jasa, mengkoordinasikan semua Pemda dan Pemkot untuk terlibat aktif. Serta menggunakan pendekatan yang kooperatif dengan memadukan semua potensi yang ada. 

Menurutnya, keperluan terhadap jaringan telekomunikasi pemerintah yang aman sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi, lantaran tantangan komunikasi ke depan semakin kompleks. Jaringan milik pemerintah mutlak harus terpisah dengan jaringan publik. Untuk menjamin tingkat keamanan yang tinggi dan bisa dipercaya, maka  faktor berikutnya adalah jaringan tersebut harus diselenggarakan dan diproduksi oleh para pelaku industri dalam negeri. 

Dalam pandangan Nonot dari namanya  jaringan khusus pemerintah maka harus aman dan mandiri. Jika ingin aman dan mandiri maka harus membina industri nasional. Agar tidak bergantung dan tersandera oleh negara atau pihak asing. 

“Kita sudah sering mendengar pidato-pidato tentang kemandirian, saat ini harus ada yang memikirkan bagaimana terealisasi,” tukasnya. 

Negara harus memberikan kesempatan kepada para pelaku industri dalam negeri baik BUMN maupun Swasta yang memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan jaringan aman dan mandiri. “ Saya yakin kita mampu mendesain, memproduksi dan menyelenggarakan Jaringan pemerintah bekerjasama dengan industri nasional,” jelas  Nonot. 

Dengan adanya jaringan yang terpisah tersebut, maka rencana pemerintah dalam memberlakukan system keamanan digital bisa berjalan. Selain itu pemerintah memberikan perlindungan terhadap keamanan informasi kepada para  aparatur negara dalam menyelenggarakan komunikasi.

Hal senada dikemukakan ahli manajemen industri Mathiyas Thaib yang juga menyambut positif rencana Bappenas membangun jaringan telekomunikasi aman mandiri untuk komunikasi dan integrasi lembaga publik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
5G ditargetkan selesai sebelum ibu kota baru
Sabtu, 18 Januari 2020 - 06:47 WIB
Pemerintah menargetkan jaringan komunikasi terbaru 5G sudah dapat diadopsi sebelum ibu kota dipindah...
Vietnam akan luncurkan layanan komersial 5G tahun ini
Selasa, 14 Januari 2020 - 14:49 WIB
Vietnam berencana untuk meluncurkan layanan seluler 5G komersial tahun ini, Kementerian Informasi da...
Indonesia dipercaya bantu pengelolaan nama domain Timor Leste
Minggu, 22 Desember 2019 - 14:28 WIB
Indonesia dipercaya untuk membantu pengembangan dan pengelolaan nama domain Timor Leste atau .tl ber...
Apple kembangkan teknologi satelit
Minggu, 22 Desember 2019 - 10:45 WIB
Apple dilaporkan sedang mengembangkan teknologi satelit untuk mengirimkan data perangkat pengguna, d...
Kemenkominfo harap dinas tingkatkan fungsi komunikasi hingga pelosok desa
Jumat, 06 Desember 2019 - 15:36 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berharap Dinas Kominfo di tingkat kabupaten/ko...
BSSN terus tingkatkan SDM keamanan siber
Rabu, 04 Desember 2019 - 16:08 WIB
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terus meningkatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) keamana...
Berorientasi jaringan 5G, Kominfo masih lakukan pemerataan 4G
Senin, 02 Desember 2019 - 13:49 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai pembangunan infrastuktur jaringan 4G di Indonesia saa...
Jaringan 5G ditargetkan masuk Indonesia pada 2022
Rabu, 27 November 2019 - 17:56 WIB
Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) mengharapkan jaringan generasi terbar...
Pemerintah siapkan akses internet di tujuh destinasi wisata baru
Minggu, 24 November 2019 - 17:14 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyiapkan akses internet di tujuh destinasi p...
Ini tips Kemenkominfo agar terhindar dari hoaks
Minggu, 17 November 2019 - 19:32 WIB
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Widodo Mukt...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV