Bupati Banyuwangi minta BNPB kirim `Water Booming` atasi kebakaran
Elshinta
Rabu, 23 Oktober 2019 - 13:44 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Bupati Banyuwangi minta BNPB kirim `Water Booming` atasi kebakaran
Sumber Foto: https://bit.ly/2Bz5ElR

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi meminta Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) untuk menurunkan pesawat Water Booming, guna mengatasi kebakaran lahan di kawasan Cagar Alam Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen yang kini semakin meluas.

Dari pantauan BKSDA, kebakaran di TWA Kawah Ijen terus meluas hingga ke jalur pendakian menuju puncak hingga mencapai 400 hektar.

Meski demikian, Pemkab Banyuwangi belum menyatakan sebagai tanggap darurat karena secara umum dinilai tidak menimbulkan korban jiwa. Dan kondisi ini sering terjadi di kawasan pegunungan hampir setiap setahun sekali. Namun kali ini baru terjadi selang tiga tahun dan secara bersamaan di kawasan TWA Kawah Ijen muncul angin cukup kencang dan badai angin sehingga api cepat menyebar.

Hal ini disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat meninjau kondisi di kawasan Cagar Alam TWA Kawah Ijen, Rabu (23/10).

Menurut Azwar, pohon cemara gunung memang disetiap tahun selalu terbakar untuk bisa memecah biji dan tumbuh menjadi cemara baru. Hanya saja untuk di tahun ini, kebakarannya disertai badai angin sehingga api mudah meluas.

“Pemkab sudah sediakan mobil pemadam tapi pemadaman api sulit dilakukan di beberapa titik yang ada di atas lereng Kawah Ijen,” ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Suhaili.

Untuk itulah, Bupati Anas mengaku sudah mengirimkan surat ke BNPB agar segera menurunkan pesawat Water Booming untuk menyiram air dari udara di area TWA Kawah Ijen dan Gunung Ranti. Hal ini sebagai bentuk antisipasi, supaya api tidak terus meluas.

Pasalnya, dari pantauan pihak BKSDA, api sudah mulai merembet ke kawasan Merapi Ungup-Ungup dan perkebunan pasewaran Kecamatan Kalipuro. “Saya minta camat untuk berikan imbauan kepada masyarakat perkebunan utamanya para petani, agar meningkatkan kewaspadaan jika anginnya mengarah ke tanaman produktif,” tutur Bupati Anas.

Demikian halnya dengan jalur pendakian ke Kawah Ijen hingga saat ini masih belum dibuka, karena kepulan asap bewarna kehitaman sehingga membahayakan wisatawan.

Lebih lanjut Bupati Anas mengatakan, hasil koordinasi pihaknya dengan BKSDA, secara umum kondisi di area TWA Kawah Ijen saat ini dinilai tidak terlalu membahayakan sehingga pihaknya tidak menyatakan sebagai tanggap darurat, meski BMKG memprediksikan hujan baru akan terjadi pada akhir November 2019 mendatang.

“Situasinya juga cukup terkontrol dengan kerja bareng semua pihak, termasuk TNI dan Polri,” ujarnya.

Peristiwa ini tentu berdampak pada kunjungan wisatawan ke Kawah Ijen. Banyak masyarakat luar daerah yang ke Banyuwangi telah merancang untuk naik ke Kawah Ijen, namun dibatalkan karena kondisinya masih membahayakan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jokowi agendakan ratas bahas alutsista di Surabaya
Kamis, 23 Januari 2020 - 12:37 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengagendakan rapat terbatas (ratas) kabinet membahas masalah pertahanan, kh...
Wapres lakukan kunjungan kerja ke Jombang, Jawa Timur
Kamis, 23 Januari 2020 - 12:25 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Jombang, Jawa Timur, Kamis (23/1), untuk men...
Jokowi yakin Prabowo mampu kelola anggaran Kemenhan
Kamis, 23 Januari 2020 - 11:35 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan keyakinannya bahwa Menhan Prabowo Subianto mampu mengelola anggar...
Mensos sebut BPNT berkontribusi kurangi angka kemiskinan
Kamis, 23 Januari 2020 - 11:08 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara mengatakan bahwa Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) telah be...
Tidak ada admin spesifik, web pemerintah rawan diretas
Kamis, 23 Januari 2020 - 10:58 WIB
Kepala Pusat Studi Forensik Digital Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Yudi Prayudi menyeb...
Presiden Jokowi tegaskan kedaulatan NKRI harga mati
Kamis, 23 Januari 2020 - 10:46 WIB
Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan...
DPRD NTT ingatkan pemerintah terkait wabah DBD
Kamis, 23 Januari 2020 - 10:28 WIB
DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengingatkan pemerintah untuk secepatnya mengambil langkah p...
Tangerang Selatan berpotensi diguyur hujan
Kamis, 23 Januari 2020 - 09:54 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Kota Tangerang...
Prakiraan cuaca wilayah Banten hari ini
Kamis, 23 Januari 2020 - 09:31 WIB
Prakiraan cuaca wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya hari ini, Kamis (23/1).
Ahli: Perpres 75/2019 harus diubah bila ingin iuran JKN tidak naik
Kamis, 23 Januari 2020 - 09:09 WIB
Peraturan Presiden No.75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus diubah bila ingin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV