Kecewa, Projo undur diri
Elshinta
Rabu, 23 Oktober 2019 - 20:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Kecewa, Projo undur diri
Konferensi pers Projo di kantor DPP Projo, Jl Pancoran Timur Raya Nomor 37, Pancoran, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Organisasi relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi) atau Projo resmi undur diri sebagai organisasi bawah tanah pendukung Jokowi. Projo sendiri adalah organisasi yang dibentuk pada 21 Desember 2013 adalah komunitas silent majority yang dibuat dari kumpulan aktivitis era tahun 90-an.

Sekretaris Jenderal DPP Projo, Handoko mengatakan keberhasilan Projo mengawal Jokowi sebagai dua kali pemenang kontestasi politik sejak 2014 lalu membawanya untuk undur diri.

”Kita adalah silent majority pendukung Jokowi sebagai pemenang pilpres sejak 2014 kemarin di kabinet ayo kerja. Sekarang bisa menang 2019 dengan Kabinet Indonesia Maju kita yang kawal. Namun diluar dugaan Projo, Jokowi justru memberi tempat bagi rival politiknya,” kata Handoko dalam konferensi persnya di kantor DPP Projo, Jl Pancoran Timur Raya Nomor 37, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (23/10).

Menurut Handoko reaksi negosiasi Jokowi dengan menempatkan dua orang kader Partai Gerindra sebagai Menteri dalam Kabinet Indonesia Maju memancing reaksi dari akar rumput. Termasuk Projo sendiri yang menilai keputusan itu adalah ganjil.

“Kami temukan realitas bahwa capres yang kalah itu menjadi menteri, Prabowo menjadi Menteri Pertahanan di kabinet Indonesia Maju dan tentu banyak kekecewaan di berbagai isu. Kami Projo sangat memahami itu termasuk kekecewaan yang mendalam pada Projo sendiri di akar rumput,” ujar Handoko.

Projo menilai dengan adanya sosok Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan dan Edhy Prabowo selaku menteri di Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuat Projo kecewa.

Sebab, Projo menilai sudah memberikan jalan kemenangan bagi Jokowi-Ma’ruf Amin namun Projo merasa kemenangan Jokowi tersebut sia-sia belaka

Apalagi menurut Handoko juga menyayangkan mengapa tidak ada satu pun relawan Projo yang dilibatkan dalam Kabinet Indonesia Maju itu. Padahal kata Handoko, jika disebut siapa yang paling berkeringat di dalam perjuangan Pilpres 2019 mendukung.

“Bahwa hari ini kawan-kawan kecewa misalnya tidak ada die-hard-nya pak Jokowi yang duduk di kabinet. Sementara orang-orang yang dinilai kurang berkeringat bahkan lawan politiknya di Pilpres malah duduk di kabinet,” tuturnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPRD siap bersinergi dukung pembangunan Kota Medan
Kamis, 12 Desember 2019 - 21:46 WIB
Ketua DRPD Medan Hasyim menutup kegiatan Rapat Kerja  (Raker) DPRD Medan, yang berlangsung di Hote...
163 calon Panwascam ikuti tes socrative
Kamis, 12 Desember 2019 - 21:37 WIB
Sebanyak 163 peserta Seleksi Calon Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilihan Ke...
Jokowi tegaskan pencalonan Gibran murni kompetisi bukan penunjukan  
Kamis, 12 Desember 2019 - 16:15 WIB
Presiden Joko Widodo menegaskan pencalonan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali...
BPIP dorong Kesbangpol daerah tanamkan Pancasila lewat Medsos
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:46 WIB
“Peristiwa politik besar dan terencana seperti pilkada serentak mesti dapat dimanfaatkan menanamka...
PPP diprediksi tidak akan pecah karena pemilihan ketum baru
Kamis, 12 Desember 2019 - 07:36 WIB
Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno memprediksi Partai Persatuan Pembangunan tidak aka...
Wali Kota Magelang: LPMK jadi motor penggerak pemda di lapangan
Rabu, 11 Desember 2019 - 14:56 WIB
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) merupakan motor penggerak jalannya program pemerint...
Budi Arie Setiadi kembali pimpin ormas Projo
Senin, 09 Desember 2019 - 13:57 WIB
Budi Arie Setiadi kembali terpilih menjadi Ketua Umum Pro Jokowi (Projo). Pemilihan tersebut dilakuk...
Irjen Pol Fakhrizal bantah tudingan deklarasi Pilkada Sumbar
Minggu, 08 Desember 2019 - 15:05 WIB
Irjen Pol Fakhrizal yang dicopot dari jabatan Kapolda Sumatera Barat telah membantah tudingan bahwa ...
Kongres V PAN diselenggarakan selambatnya Maret 2020
Minggu, 08 Desember 2019 - 11:38 WIB
Ketua Steering Committee Rakernas PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan Kongres V Partai Amanat Nasi...
Jelang kongres PAN, Zulkfili ingatkan kader tak saling hujat
Sabtu, 07 Desember 2019 - 14:56 WIB
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkfili Hasan mengingatkan kepada seluruh kader partai agar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once