Warga Palembang keluhkan kabut asap yang semakin tebal
Elshinta
Kamis, 24 Oktober 2019 - 09:33 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Warga Palembang keluhkan kabut asap yang semakin tebal
Kabut asap di Palembang, Sumsel. Sumber foto: Elshinta/Adi Asmara

Elshinta.com - Kabut asap semakin tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sangat berbahaya bagi kesehatan warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Warga mengeluhkan kurangnya kepedulian pemerintah, terutama kepedulian untuk memberikan informasi terkait bahaya serta solusi jika masyarakat terpapar oleh kabut asap.

Salah seorang warga Palembang, Zaini mengaku hingga kini secara pribadi ia belum mendengar adanya informasi langsung dari pemerintah terkait dampak dari kabut asap tersebut, lalu ia juga mengatakan belum ada posko dan tempat konsultasi kalau terkena ISPA akibat menghirup udara tidak sehat tersebut.

“Hingga saat ini saya masih belum mendengar ada tempat yang disiapkan khusus bagi masyarakat untuk berobat, kalau terkena penyakit akibat kabut asap tersebut,” jelas Zaini, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Adi Asmara, Kamis (24/10).

Diungkapkannya kabut asap disertai bau menyengat yang terjadi di Palembang sudah terjadi selama hampir tiga bulan terakhir, dan menurutnya sangat berbahaya bagi pernapasan. Tetapi, lanjutnya, belum banyak upaya yang dilakukan pemerintah, seperti pembagian masker gratis, membuka posko kesehatan, jikalau ada itu merupakan inisiatif masyarakat atau LSM secara mandiri.

Sementera itu, perlu diketahui akibat kabut asap yang disebabkan oleh karhutla tersebut, membuat kadar udara di Sumsel sangat buruk terutama di Kota Palembang. Berdasarkan informasi yang didapat dari info Indeks Standard Pencemaran Udara (ISPU) Kamis (24/10) hari ini kondisi udara Palembang berada di level berbahaya.

Sedangkan lokasi terbanyak terjadi karhutla adalah di Kabupaten Ogan Komering Ilir disusul Kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasi, serta Ogan Ilir, yang menyebabkan kabut asap di Sumsel terus terjadi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Antisipasi banjir, Polres Salatiga tanam seribu pohon
Minggu, 19 Januari 2020 - 16:19 WIB
Polres Salatiga Jawa Tengah bersama mahasiswa asal Papua dan Ikatan Masyarakat Papua Indonesia (Ikam...
Perusahaan pembuang limbah sungai di Sidoarjo bakal ditindak
Minggu, 19 Januari 2020 - 11:28 WIB
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, akan menindak tegas kepada perusahaan yang dengan sengaja...
Duh...sungai di Sidoarjo tertutup busa
Sabtu, 18 Januari 2020 - 14:59 WIB
Busa putih menutupi permukaan jalur sungai sepanjang sekitar satu kilometer di Desa Sumput, Kecamata...
Kakorlantas galakkan tanam pohon perkuat kontur jalan hindari longsor
Jumat, 17 Januari 2020 - 20:33 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Istiono menggalakkan penanaman pohon guna me...
Pemkot Salatiga komitmen siapkan 30% lahan untuk RTH
Jumat, 17 Januari 2020 - 20:11 WIB
Pemerintah Kota Salatiga, Jawa Tengah berkomitmen bisa  membangun 30 persen ruang terbuka hijau sep...
 Rawan longsor, hutan Pegunungan Patiayam Kudus dihijaukan
Rabu, 15 Januari 2020 - 19:47 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Sejuta Pohon Sedunia, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  melakukan...
Peduli lingkungan, Korlantas ingin bangun kesadaran publik pada sampah
Rabu, 15 Januari 2020 - 17:47 WIB
Persoalan sampah menjadi salah satu hal yang diseriusi oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri disa...
Bintang laut berduri ancaman terumbu karang Raja Ampat
Rabu, 15 Januari 2020 - 08:55 WIB
Kerusakan terumbu karang di Raja Ampat bukan saja karena ditabrak oleh kapal wisata, tetapi ancaman ...
Pemkot dukung aksi tanam satu juta pohon Polres Magelang Kota
Jumat, 10 Januari 2020 - 21:15 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jawa Tengah ikut berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon yang d...
Dua ribu pohon cemara udang ditanam di sepanjang pantai Ungapan
Jumat, 10 Januari 2020 - 20:48 WIB
Sekitar 2 ribu bibit pohon cemara udang ditanam di sepanjang Pantai Ungkapan di Desa Gajahrejo, Geda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV