Toyota Mirai, mobil berbahan bakar hidrogen yang curi perhatian
Elshinta
Jumat, 25 Oktober 2019 - 11:05 WIB |
Toyota Mirai, mobil berbahan bakar hidrogen yang curi perhatian
Toyota Mirai. Sumber foto: https://bit.ly/367nB99

Elshinta.com - Pertama kali diluncurkan tahun 2014, sedan fuel cell berbasis bahan bakar hidrogen ini langsung mencuri perhatian penggemar mobil ramah lingkungan di Jepang dan Amerika.

Sejak 2014 sampai 2018 penjualan Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) Toyota itu telah mencapai 10.000 unit.

Dilansir Antara, fokus pembeli mobil hidrogen Toyota Mirai pada saat itu mungkin hanya pada kemampuan kendaraan itu tidak menghasilkan emisi karbon atau zero CO2.

Selain ramah lingkungan, tak ketinggalan tentunya fun to drive tetap dikemas oleh Toyota pada Mirai, seperti halnya mobil-mobil lain yang diproduksinya.

Kini setelah lima tahun, Toyota Motor Corporation (TMC) menghadirkan generasi ke-2 Toyota Mirai, yang bila dilihat dari eksteriornya sangat masif perubahannya.

Tampil dengan warna biru metalic yang menawan Toyota New Mirai terlihat menyolok. Perpaduan warna dan lekuk tubuh yang makin sporty dan elegan membuat Toyota Mirai terlihat seperti bukan hanya sekedar sedan zero emission.

"Kami telah bekerja untuk membuat mobil yang konsumen ingin mengemudikannya setiap waktu," kata Chief Engineer Toyota Mirai, Yoshikazu Tanaka.

Tanaka yang berbicara pada sekitar 300 wartawan dari mancanegara yang diundang khusus Toyota untuk hadir menyaksikan inovasi pabrikan mobil Jepang itu, menjelaskan secara detail tentang Toyota Mirai yang didesain ulang secara masif.

Desain baru itu terlihat tidak hanya dari eksterior yang lebih sporty dengan ruang kabin yang lebih luas dan nyaman bagi penumpang sehingga Toyota Mirai bisa diisi oleh 4-5 orang, namun juga driving performance juga ditingkatkan, termasuk peningkatan 30 persen daya jelajah dibandingkan generasi pertama.

"Saya ingin konsumen bilang 'Saya memilih Mirai karena saya menginginkan mobil ini, dan kebetulan itu FCEV'," kata Tanaka.

Toyota Mirai generasi ke-2 yang dijadwalkan luncur pada akhir 2020 itu didesain ulang berdasarkan mobil premium penggerak roda belakang Toyota yang telah disematkan platform TNGA sehingga lebih lincah dengan kinerja mengemudi yang lebih baik, kemudian ditopang desain yang ramping dan elegan.

"Kami harap Mirai baru akan menjadi pemimpin dalam mendukung keberadaan masyarakat energi hidrogen," kata Tanaka.

Berbeda dengan generasi pertama, Toyota Mirai terbaru itu lebih panjang 85 mm menjadi 4.975 mm, lebih lebar 70 mm menjadi 1.885 mm, dan lebih rendah 65 mm menjadi 1.470, serta wheel base lebih panjang 140mm menjadi 2.920 mm.

Mobil hidrogen yang menawan itu di ajang Tokyo Motor Show itu, bukan dipajang di booth Toyota, tapi di "Future Expo" yang ada di Megaweb pada 24 Oktober hingga 4 November 2019.

Lalu, apakah Toyota Mirai mungkin dibawa dan dipasarkan di Indonesia?

Mendapat pertanyaan itu Eksekutif GM PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto yang menemani para jurnalis dari Indonesia ke ajang Tokyo Motor Show dengan santai berkata "Kalau mungkin, ya mungkin aja."

Namun, lanjut Soerjo, sapaan Fransiscus Soerjopranoto, apakah Indonesia siap dengan infrastruktur pengisian bahan bakar hidrogennya.

"Kemudian juga bagaimana dukungan pemerintah, karena mobil ramah lingkungan di negara lain berkembang karena ada dukungan pemerintah, baik pajak maupun kebijakan lainnya," katanya.

Sejauh ini TAM masih konsentrasi mengenalkan dan memasarkan berbagai varian mobil berbasis teknologi hibrid. (cuh)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bamsoet dorong pengembangan home industri modifikasi otomotif
Senin, 13 Juli 2020 - 17:10 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong berkembangnya home industri motor dan mobil custom (modifika...
DCVMI kembali buka kegiatan produksi kendaraan niaga di Wanaherang
Senin, 13 Juli 2020 - 10:38 WIB
DCVMI kini telah kembali memulai kegiatan produksi kendaraan niaga Mercedes-Benz di pabrik Wanaheran...
Tesla potong harga SUV Model Y hingga 3.000 dolar AS
Senin, 13 Juli 2020 - 09:21 WIB
Pembuat mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla Inc, memutuskan untuk memotong harga kendaraan uti...
Mengenal mesin baru Hyundai Santa Fe hybrid dengan balutan teknologi CVVD
Senin, 13 Juli 2020 - 06:52 WIB
Hyundai telah meluncurkan sport utility vehicle (SUV) Santa Fe terbaru, yang dibekali penggerak baru...
Kantong udara bermasalah, FCA akan tarik lebih 900.000 mobil
Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:17 WIB
Fiat Chrysler Automobiles NV (FCA) akan menarik dari peredaran (recall) sekitar 925.239 kendaraan mo...
Elon Musk yakin Tesla segera capai teknologi swakemudi sepenuhnya
Jumat, 10 Juli 2020 - 16:47 WIB
Kepala Eksekutif Tesla, Elon Musk mengatakan perusahaan itu sudah sangat dekat untuk mencapai teknol...
Startup ini jadi yang pertama uji coba kendaraan otonom di Tiongkok
Jumat, 10 Juli 2020 - 14:19 WIB
Startup kendaraan otonom WeRide menjadi perusahaan mobil swakemudi pertama yang memulai pengujian ke...
DBX, SUV pertama dari Aston Martin
Jumat, 10 Juli 2020 - 13:32 WIB
Aston Martin merilis Sport utility Vehicle (SUV) pertama yang diharapkan dapat mengubah kinerja peru...
Hyundai kenalkan desain baru Elantra N Line
Jumat, 10 Juli 2020 - 09:46 WIB
Produsen mobil Korsel Hyundai resmi memperkenalkan desain baru sedan sport Elantra N Line dan mengun...
Bus dengan konfigurasi 1-1-1 diklaim bisa jadi tren
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:06 WIB
Perubahan yang terjadi akibat adanya pandemi wabah virus corona di Indonesia, tidak hanya sebatas ke...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV