Kiri Kanan
Kabut asap makin pekat, Dinas Pendidikan Sumsel geser jam belajar siswa
Elshinta
Jumat, 25 Oktober 2019 - 12:43 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Kabut asap makin pekat, Dinas Pendidikan Sumsel geser jam belajar siswa
Kabut asap di Palembang. Sumber foto: https://bit.ly/31MhWSw

Elshinta.com - Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggeser jam masuk sekolah bagi daerah yang terkena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan, Widodo membenarkan tentang penggeseran jam masuk sekolah tersebut. Menurutnya surat edaran penggeseran jam masuk sekolah sudah diedarkan sejak kabut asap melanda yakni 10 September lalu untuk beberapa wilayah kabupaten/kota di Sumsel.

"Waktu itu sempat dievaluasi karena hujan mulai turun, tapi dua hari terakhir kabut asap menebal kembali sehingga itu (penggeseran jam masuk sekolah) diaktifkan kembali," kata Widodo kepada Elshinta, Jumat (25/10).

Pihaknya meminta kepada Kepala Sekolah untuk terus memantau dan memperhatikan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Selain jam belajar yang digeser, Widodo juga meminta kepada Kepala Sekolah untuk mengurangi kegiatan siswa di luar ruangan.

"Untuk jam belajar digeser dari yang semula 06.45 WIB menjadi 08.00 WIB atau jika kondisi (kabut asap) masih tebal kita geser 09.00 WIB," jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
13 pekerja migran yang bekerja di Singapura berhasil raih gelar sarjana
Rabu, 13 November 2019 - 07:37 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 13 pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Singapura berhasil me...
Universitas Brawijaya tambah dua profesor baru
Selasa, 12 November 2019 - 19:46 WIB
Elshinta.com - Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur kembali mengukuhkan dua profesor, ...
Presiden: Jangan sampai ada yang putus sekolah karena biaya
Selasa, 12 November 2019 - 17:23 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyinggung soal program pendidikan dan beasiswa...
TNI bina wasbang siswa SMA di Sukoharjo
Senin, 11 November 2019 - 13:09 WIB
Elshinta.com - Kodim 0726/Sukoharjo sasar sekolah-sekolah tingkat SMA untuk pembinaan wawasan kebang...
Mendikbud Nadiem dapatkan dukungan DPR
Kamis, 07 November 2019 - 11:08 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mendapat...
Siswa sekolah ambruk diliburkan selama sepekan
Rabu, 06 November 2019 - 12:14 WIB
Elshinta.com - Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gentong, Kota Pasuruan, Jawa Timur yang sebagia...
Bertemu Mendikbud, Pergunu berikan sembilan usulan
Rabu, 06 November 2019 - 07:57 WIB
Elshinta.com - Sebagai bentuk tanggung jawab organisasi profesi guru, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama...
UBL berikan 2.000 beasiswa termasuk untuk pengendara ojol
Selasa, 05 November 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, Universitas dan Akademi Sekretari Budi...
PAUD-pendidikan keluarga penting dukung perkembangan anak
Selasa, 05 November 2019 - 15:14 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makariem mengatakan Pe...
Wamenag: Guru penangkal radikalisme lewat pendidikan
Senin, 04 November 2019 - 17:14 WIB
Elshinta.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Saadi mengatakan guru di sekolah adalah ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)