Selamat bergabung Gerindra ke Kabinet Indonesia Maju
Elshinta
Sabtu, 26 Oktober 2019 - 10:39 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Selamat bergabung Gerindra ke Kabinet Indonesia Maju
Foto: Hendrik Raseukiy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Bergabungnya Ketua dan Wakil Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo dalam Kabinet Indonesia Maju dinilai oleh analis politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun sebagai pragmatisme politik. 

Alasannya, sebutnya, Gerindra bukanlah partai ideologis. Gerindra adalah partai sekular pragmatis yang menutup peluang menjadi partai ideologis sehingga dengan mudah bekerjasama dengan partai koalisi Joko Widodo-Ma`ruf Amin.  

Dinilai Ubedillah Badrun, kesediaan Prabowo Subianto masuk dalam Kabinet Presiden Joko Widodo untuk mengharap keuntungan dalam Pilpres 2024 nanti.

"Selamat. Gerindra punya kepentingan untuk membuat legacy pada 2024 nanti. Bahwa, bila menteri-menteri yang ditaruh di kabinet tentu ingin berprestasi. Dengan cara itu dia berharap mendapatkan insentif elektabilitas untuk tahun 2024. Misalnya, menterinya berprestasi 'kan bagus diposisinya sehingga mampu mengangkat elektabilitas Gerindra di masyarakat," ujar Ubedillah di Kota Depok seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Sabtu (26/10).

Sebutnya, Ketua Gerindra berharap dapat posisi di Menko Polhukam dan Menteri Pertanian yang strategis namun, nyatanya diberikan Menteri Pertahanan dan Menteri Kelautan dan Perikanan. Saat ini Gerindra sedang bereksperimen. 

"Ya, memang sebaliknya. Ekspektasinya itu tidak tercapai. Juga kedua posisi kementerian bisa aman. Bila terjadi diresafel, bisa saja kemudian Gerindra jadi oposisi di tengah jalan. Saya kira gerindra sedang beteksperime," ujar Badrun Direktur Eksekutif Centre For Social, Political, Economic, and Law Studies (CEPELS) ini. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
JK terima `Anugerah untuk Keunggulan Dalam Diplomasi`
Kamis, 23 Januari 2020 - 20:23 WIB
Dr. H. Muhammad Jusuf Kalla (JK) menerima penghargaan `Anugerah untuk Keunggulan Dalam Diplomasi` di...
Persiapan Pilkada di Sukoharjo tunggu rekomendasi PDI Perjuangan
Kamis, 23 Januari 2020 - 19:07 WIB
Partai politik (Parpol) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah belum mengumumkan wakil atau calon peser...
Kemenlu serahkan sandera Muhammad Farhan pada keluarganya
Kamis, 23 Januari 2020 - 16:35 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyerahkan Muhammad Farhan kepada keluarganya di kantor Kementeri...
 Jaringan Demokrasi Indonesia soroti 4 tahun kepemimpinan Gubernur Kalsel 
Kamis, 23 Januari 2020 - 15:46 WIB
Dalam empat tahun kepemimpinan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel)  Sahbirin Noor, atau sering di ...
PKB jadi tuan rumah pertemuan pemimpin parpol sedunia
Kamis, 23 Januari 2020 - 07:33 WIB
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi tuan rumah pertemuan pemimpin partai politik (Parpol) dari s...
DPR RI secepatnya akan panggil Helmi Yahya
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:15 WIB
Anggota DPR RI Syaifullah Tamliha memandang perlu pemanggilan mantan Direktur TVRI Helmi Yahya ke Ko...
Prabowo sebut bentuk tim investigasi dugaan korupsi PT Asabri 
Senin, 20 Januari 2020 - 21:12 WIB
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto menyatakan telah membenuk tim investigasi untuk menuntaskan kas...
PKS minta Jaksa Agung balap KPK terkait Jiwasraya
Senin, 20 Januari 2020 - 17:56 WIB
Anggota Komisi III  DPR RI dari FPKS Achmad Dimyati Natakusumah meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin ...
Komisi A DPRD DIY ajukan Raperda Pendidikan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
Jumat, 17 Januari 2020 - 19:28 WIB
Kasus-kasus intoleransi radikalisme, terorisme, dan kenakalan remaja marak terjadi di wilayah DI Yog...
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut beri `Raport Merah` pada Gubernur Sumut
Jumat, 17 Januari 2020 - 18:36 WIB
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara memberikan `raport merah`kepada Gubernur Sumatera Utara un...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV