Koalisi adalah imajinasi Prabowo jadi negarawan
Elshinta
Sabtu, 26 Oktober 2019 - 10:58 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Koalisi adalah imajinasi Prabowo jadi negarawan
Foto: Hendrik Raseukiy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Bergabungnya Partai Gerindra dalam Koalisi Presiden Joko Widodo mensyaratkan Prabowo Subianto sedang berimajinasi memposisikan dirinya sebagai negarawan yang menyatukan segala elemen rakyat dan politik.  

"Prabowo berimajinasi mengambil jalan tengah. Padahal untuk menjadi negarawan tidak harus menjadi satu rumah kekuasaan. Negarawan itu bisa saja menjadi di luar kekuasaan. Jadi mengapa Prabowo bergabung? Saya melihat lebih pada augmentasi imajinasinya tentang negarawan itu," jelas Pengamat Politik Ubedillah Badrun seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Sabtu (26/10).

Hal lain yang menjadi perhatian mantan aktivis Forum Komunikasi Mahasiswa Islam Jakarta (FKMIJ) era 1990-an ini yaitu, Kondisi politik yang tampak cair inilah maka, pragmatisme tumbuh subur. Indonesia berada diantara dua oligarki besar yakni oligarki politik dan oligarki ekonomi. 

Dan, Prabowo berada di dua tarik-menarik ini. Itulah yang membuatnya tidak bisa berada di luar kekuasaan hari ini. Selain itu sejarah Prabowo juga punya sikap oposisi ditilik dari sejarah karirnya. "Karakter Prabowo adalah karakter kekuasaan. Itulah, sebesar itulah Prabowo. Gerindra belum bisa jadi partai modern yang ideologia (seperti PDIP dan PKS," tegas eksponen gerakan reformasi 1998 ini. 

Kemungkinan, pilihan Prabowo ini akan berimbas kepada simpati dari pendukungnya yang bisa tergerus. Efeknya konstelasi Gerindra dalam pilkada pun akan tergerus.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bupati Langkat lantik pejabat esellon dijajaran Pemkab Langkat
Senin, 06 Juli 2020 - 21:12 WIB
Bupati Langkat, Sumatera Utara, Terbit Rencana PA melantik pejabat esellon di lingkungan Pemerintah ...
Ini saran KIPP agar Pilkada 2020 berjalan baik
Senin, 06 Juli 2020 - 19:55 WIB
Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta menyampaikan bahwa Pilkada serentak 20...
Mensesneg: `reshuffle` tidak relevan lagi bila kabinet bekerja bagus
Senin, 06 Juli 2020 - 16:12 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan perombakan kabinet (reshuffle) Indonesia M...
SAKSI: Politik biaya tinggi salah satu penyebab korupsi kepala daerah
Minggu, 05 Juli 2020 - 15:36 WIB
Sejumlah hal menjadi kesimpulan Pusat Studi Anti Korupsi (SAKSI) Fakultas Hukum Universitas Mulawarm...
Kembalinya UUD `45 dari UUDS 1950 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959
Minggu, 05 Juli 2020 - 08:29 WIB
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah dekrit yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia yang pertama, yai...
Watimpres: Isu perombakan kabinet diharap picu kerja lebih keras
Minggu, 05 Juli 2020 - 07:29 WIB
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agung Laksono mengatakan, isu perombakan atau reshuffle kabinet ...
PSI sejak awal tegas tolak Raperda Kota Relijius Depok
Sabtu, 04 Juli 2020 - 19:25 WIB
Anggota DPRD Kota Depok dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Oparis Simanjuntak, menegaskan bahwa...
4 Juli 1927 Soekarno dan kawan-kawan mendirikan PNI
Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:44 WIB
Declaration of Independen menjadi kekaguman pemuda Soekarno, hingga tanggal deklarasi kemerdekaan Am...
Mahfud MD dorong sistem perekrutan politik diperbaiki cegah korupsi
Sabtu, 04 Juli 2020 - 06:38 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendorong sistem ...
Wapres: Pemerintah terus lakukan akselerasi atasi COVID-19
Jumat, 03 Juli 2020 - 21:46 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan Pemerintah terus mempercepat langkah-langkah penanganan pand...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV