Kiri Kanan
Ibu dengan HIV masih bisa tetap menyusui
Elshinta
Minggu, 27 Oktober 2019 - 07:37 WIB |
Ibu dengan HIV masih bisa tetap menyusui
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/349URLn

Elshinta.com - Ibu dengan HIV masih bisa tetap menyusui namun dianjurkan memilih salah satu metode apakah hanya air susu ibu (ASI) atau hanya susu formula saja.

"Hal itu untuk menghindari penularan virus yang lebih parah lagi dan memperkecil risiko penularan, karena dikhawatirkan terjadi alergi susu sapi yang menyebabkan luka pada saluran cerna maka virus HIV akan lebih mudah masuk," kata dr Leni Ervina MKes SpA (K) dalam talkshow dengan tema "Do & Don't Menyusui Secara Medis" yang diselenggarakan oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Daerah Lampung, di Ruang Abung Balai Keratun, kantor gubernur Lampung, di Bandarlampung, Sabtu (26/10).
 
Ia menjelaskan, untuk ibu yang mengidap Hepatitis B tetap bisa menyusui dengan catatan bayi sudah dilakukan pemberian imunoglobulin Hepatitis B dan vaksin Hepatitis B yang diberikan secara bersamaan pascapersalinan, seperti dikutip Antara.

Untuk imunoglobulin Hepatitis B disarankan diberikan 12 jam segera pascapersalinan. Karena itu, ibu dengan HIV dan Hepatitis B tidak perlu khawatir untuk tetap menyusui selama tata laksananya sudah benar.

Dokter Leni juga menyarankan kepada para ibu yang memiliki indikasi medis atau anak yang memiliki indikasi medis untuk berkonsultasi kepada tenaga kesehatan, agar mendapatkan bantuan praktis terkait pemberian ASI sesuai indikasi medis.

Selain dr Leni Ervina MKes SpA (K) narasumber talkshow yang diselenggarakan oleh AIMI Daerah Lampung ini, juga menghadirkan Risanna Innisa Arinal.

Ibu yang menyusui dua orang anak dan biasa dipanggil Ica ini menyampaikan perjalanan tandem nursing.

"Saat saya tetap menyusui dalam kondisi hamil anak kedua, banyak pihak yang meragukan pilihan saya tersebut. Namun dengan berkonsultasi dengan dokter, saya dan suami semakin yakin tetap menyusui anak pertama pada saat hamil anak kedua. Alhamdulillah sekarang para ibu menyusui ada AIMI Lampung yang bisa dijadikan tempat untuk berkonsultasi menyusui, maka harus memanfaatkan mendapatkan informasi yang tepat," kata Risanna. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringati Hari Kesehatan Nasional, KPAD Kudus gelar screening kesehatan gratis
Selasa, 12 November 2019 - 21:55 WIB
Elshinta.com - Tandai launching bulan screening kesehatan, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (K...
Menkes sebut stunting dan JKN jadi prioritasnya lima tahun ke depan
Selasa, 12 November 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa perhatian Pemerinta...
Inovasi kesehatan, Lumajang raih Innovation Award lll
Minggu, 10 November 2019 - 12:49 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali mendapatkan penghargaan inovasi di ...
Ini lho manfaat Wasabi bagi kesehatan
Sabtu, 09 November 2019 - 17:56 WIB
Elshinta.com -  Jika Anda pernah ke restoran Jepang dan memesan sushi, pasti tahu bumbu pe...
Dokter: Diabetes sebabkan kematian jika ada komplikasi
Jumat, 08 November 2019 - 17:07 WIB
Elshinta.com - Dokter Penyakit Dalam RSUP Sanglah, Bali, Prof. Dr dr. Ketut Suastika, SpPD...
IDI Sleman ingatkan dokter untuk pahami aturan BPJS
Jumat, 08 November 2019 - 12:36 WIB
Elshinta.com - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta...
Masyarakat Lampung merasa keberatan atas kenaikan iuran BPJS 
Jumat, 08 November 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Kenaikan iuran premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebesar 100 perse...
Menkes: Iuran BPJS kelas III akan disubsidi
Kamis, 07 November 2019 - 21:09 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan iuran Badan Penyelengg...
Meningkat, Kemenkes catat 110.921 kasus DBD hingga Oktober
Selasa, 05 November 2019 - 15:05 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan mencatat sedikitnya ada 110.921 kasus demam berdarah ...
YLKI berharap ada peningkatan pelayanan dari BJPS Kesehatan
Selasa, 05 November 2019 - 12:08 WIB
Elshinta.com - Kenaikan iuran BPJS Kesehatan mulai 1 Januari mendatang, yang dikeluhkan sejumlah mas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)