Sosok Melati Daeva Oktavianti, atlet bulu tangkis sarat prestasi
Elshinta
Senin, 28 Oktober 2019 - 14:28 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Sigit Kurniawan
Sosok Melati Daeva Oktavianti, atlet bulu tangkis sarat prestasi
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2MSUFKA

Elshinta.com Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti memberikan hasil yang memuaskan dengan meraih gelar juara. Setelah juara di Denmark Open 2019, mereka kembali menduduki podium tertinggi di French Open 2019 pada Minggu (27/10) lalu.

Praveen dan Melati berhasil mengalah unggulan pertama Tiongkok, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dengan skor 22-24, 21-16, dan 21-12. Pertemuan dengan pasangan Tiongkok tersebut sudah terjadi di Denmark Open.

Praveen dan Melati berhasil mengalahkan Zheng/Huang di babak perempat final.Kemenangan pasangan tersebut tentu menarik orang untuk mengenal mereka terutama sosok Melati.
 
Bergabung di klub sejak kecil
Melati Daeva Oktaviani lahir di Serang, Banten, 26 Oktober 1994 merupakan pemain asal klub PB Djarum sejak tahun 2008. Walau sejak usia 14 tahun sudah bergabung di klub, Melati Daeva mengaku tidak merasa dieksploitasi atau dipaksa. “Saya rasa masuk ke klub ini adalah mimpi semua anak Indonesia yang cita-citanya mau jadi atlet bulutangkis.”
 
Lebih lanjut Melati Daeva mengatakan bahwa sejak masuk klub segala kebutuhannya dibiayai. Mulai dari disekolahkan, berangkat pertandingan ditanggung, jika juara mendapat bonus, dapat uang saku walau sudah di pelatnas.
 
Sumber foto:https://bit.ly/36cCebx
 
Kalahkan ganda campuran terkuat
Melati Daeva pernah meraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior BWF 2012 yang saat itu dipasangkan dengan Edi Subaktiar. Setelah itu ia dipasangkan lagi dengan Ronald Alexander di nomor ganda campuran. Sederet prestasi pun sudah diukir anak pertama dari dua bersaudara ini.
Saat ini di nomor ganda campuran, Melati Daeva dipasangkan bersama Praveen Jordan masih duduk di rangking ke 7 dunia dan pada rangking BWF World Tour ada di urutan ke 6. Dilihat dari sisi peringkat pasangan Praveen dan Melati masih menduduki rangking yang lebih baik setelah Liliyana Natsir pensiun.
 
Di Denmark Open 2019 Melati dan Praveen sungguh mengejutkan pecinta bulutangkis Tanah Air karena berhasil mengalahkan ganda campuran dari Tiongkok terkuat yaitu Zheng Siwei dan Huang Yaqiong serta Wang Yi Lyu dan Huang Dong Ping yang menjadi juara 1 dan 2 dunia.
Gadis dengan tinggi 1,68 meter ini mengaku keberhasilannya menjuarai Denmark Terbuka 2019 berpengaruh positif pada peringkatnya. Bersama Praveen, mereka berhasil naik satu level. Saat ini mereka telah menempati peringkat ke 5 di sektor ganda campuran. Ranking ke 5 menjadi sebuah pencapaian terbaik sejak dipasangkan pada 1,5 tahun lalu.
 
Sumber foto:https://bit.ly/2NjqYRL
 
Menuju Olimpiade 2020
Setelah atlet bulutangkis bernama Liliyana Natsir pensiun, Tontowi Ahmad harus memulai perjuangan kembali dari nol bersama pasangan barunya yaitu Winny Oktavina Kandow. Namun, pasangan tersebut tidak lolos untuk menuju ke Olimpiade Tokyo 2020.
Praveen dan Melati diharapkan menjadi andalan sektor ganda campuran di Olimpiade 2020. Kemenangan di Denmark Terbuka 2019 dan French Open 2019 yang mereka raih menjadi modal yang bagus bagi pasangan Praveen dan Melati untuk menghadapi tantangan besar di Olimpiade 2020 yang akan datang.
 
Praveen/Melati harus menunggu hingga 4 kali final sepanjang 2019 sebelum meraih gelar juara. Sebelumnya, mereka 3 kali gagal di final Japan Open 2019, India Open 2019, dan New Zealand Open 2019.

Namun mereka tidak ingin terlena dengan kemenangan yang telah dicapai. Bagi mereka itu adalah ajang pembuktian kemampuan yang mereka miliki. “Ini juga pasti akan menambah kepercayaan diri kami kedepannya. Tapi tetap, perjalanan masih panjang dan kami tidak boleh cepat puas.”
Melati Daeva dan Praveen tidak mau lengah dan menyerah begitu saja dan salah satu kunci kesuksesan adalah komunikasi dan saling mendukung. “Kami percaya satu sama lain dan tidak menyerah walau harus ketinggalan dulu.” (dari berbagai sumber)

 
 
 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tak hanya selegram, Nay memiliki bisnis kuliner
Jumat, 04 September 2020 - 21:03 WIB
Tak sedikit selebgram, influencer atau youtubers yang kemudian melebarkan sayap dengan mengembangkan...
Era Soekamto, aktif kampanyekan budaya lewat kebaya
Rabu, 29 April 2020 - 06:00 WIB
Dalam pandangan Era Soekamto, sosok Kartini adalah seorang figur wanita yang sangat kritis dan mindf...
 Sosok Niki Zefanya, penyanyi asal Indonesia yang masuk daftar 30 Under 30 Asia dari Forbes
Selasa, 07 April 2020 - 10:53 WIB
Isyana Sarasvati dan Niki Zefanya, masuk dalam daftar bergengsi 30 Under 30 Asia 2020 oleh Forbes. ...
Sosok Pricilia Carla Yules, Miss Indonesia 2020
Jumat, 21 Februari 2020 - 13:54 WIB
Pricilia Carla Yules asal Sulawesi Selatan resmi dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2020 pada malam p...
Zahra Amalina, duta pariwisata spa pertama di Indonesia
Kamis, 20 Februari 2020 - 21:00 WIB
Indonesia memiliki potensi yang luar biasa di sektor pariwisata, salah satunya adalah di industri sp...
Sosok Apriyani Rahayu, anak desa yang mengharumkan nama bangsa
Senin, 20 Januari 2020 - 12:53 WIB
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sukses meraih gelar juara di Indon...
Naila Novaranti, wanita pertama Indonesia yang menaklukan tujuh benua dengan terjun payung
Senin, 30 Desember 2019 - 11:55 WIB
Penerjun payung dunia dari Indonesia, Naila Novaranti berhasil menaklukan benua Antartika pada 5 Des...
Profil Albertina Ho, Srikandi Hukum yang menjadi Dewan Pengawas KPK
Senin, 23 Desember 2019 - 12:18 WIB
Dewan pengawas yang terdiri dari lima orang merupakan struktur baru di KPK. Ketua dan anggota dewan ...
Sosok Lili Pintauli Siregar, Pimpinan KPK yang baru
Jumat, 20 Desember 2019 - 17:57 WIB
Presiden Joko Widodo telah melantik lima orang Pimpinan KPK baru untuk periode 2019-2023 pada Jumat,...
Hasniah, perempuan difabel rungu yang mahir merias
Jumat, 06 Desember 2019 - 10:37 WIB
Perempuan memang tidak bisa dipisahkan dari dunia kecantikan. Demikian pula dengan Hasniah. Saat mel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV