Dukung daya saing industri ketenagalistrikan, BSN tetapkan 432 SNI
Elshinta
Senin, 28 Oktober 2019 - 15:08 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Sigit Kurniawan
Dukung daya saing industri ketenagalistrikan, BSN tetapkan 432 SNI
BSN tetapkan 432 SNI di industri ketenagalistrikan. Foto: istimewa

Elshinta.com - Badan Standardisasi Nasional (BSN) sampai dengan saat ini telah menetapkan 432 Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait ketenagalistrikan.

SNI tersebut di antaranya SNI IEC 60335-2-3:2009 Piranti listrik rumah tangga dan sejenis - Keselamatan - Bagian 2-3: Persyaratan khusus untuk setrika listrik; SNI IEC 60335-2-7:2010 Peranti listrik rumah tangga dan sejenis - Keselamatan - Bagian 2-7: Persyaratan khusus untuk mesin cuci; serta SNI IEC 60884-2-1:2012 Tusuk kontak dan kotak kontak untuk keperluan rumah tangga dan sejenis - Bagian 2-1: Persyaratan khusus untuk tusuk kontak bersekering.

Sementara SNI di bidang ketenagalistrikan yang telah diwajibkan berjumlah 14 SNI.

Untuk mendukung SNI ketenagalistrikan serta dengan telah diterbitkannya Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan pada bulan Agustus lalu, BSN juga telah menetapkan 21 SNI terkait kendaraan listrik demi mendukung pengembangan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Saat ini, penerapan ke-21 SNI tersebut bersifat sukarela.

Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kerja Sama, dan Layanan Informasi BSN, Iryana Margahayu mengatakan, dengan telah ditetapkannya SNI bidang ketenagalistrikan ini, diharapkan konsumen dapat terlindungi dan daya saing produk ketenagalistrikan Indonesia semakin meningkat.

“Penetapan SNI ketenagalistrikan ini bertujuan untuk memberikan keselamatan dan perlindungan kepada masyarakat serta meningkatkan dan menambah keunggulan kompetitif produk kelistrikan dalam persaingan perdagangan global, keandalan dan mutu penyaluran energi listrik dan tercapainya keselamatan ketenagalistrikan,” ujar Iryana dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/10).

Beberapa perusahaan/ industri telah berkomitmen dalam penerapan SNI. Salah satu, perusahaan yang sangat mendukung penerapan SNI tersebut adalah PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero.

“Kami mendukung penuh penerapan standardisasi produk dan sertifikasi SNI pada industri ketenagalistrikan. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk dapat menyediakan listrik yang mudah, murah dan tentunya berkualitas untuk pelanggan, jelas Manager PLN Semarang ,Donny Adriansyah.

“PLN secara aktif terus mengkampanyekan upaya strategis dalam mewujudkan Green Ecosystem. Antara lain secara aktif mempromosikan penggunaan kompor induksi serta motor listrik untuk menekan emisi karbon. Didukung dengan pembangunan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang diinstall di beberapa tempat sebagai infrastruktur sarana untuk charging Motor dan Mobil listrik/ alat alat listrik lain di tempat umum dengan akses mudah,” lanjut Donny.

Diketahui, jumlah SPLU di Jawa Tengah dan DIY berjumlah 213, khusus di wilayah kerja PLN Semarang sendiri, jumlah SPLU tersebar di 14 titik.

Rencananya keberadaan SPLU akan ditempatkan di taman-taman kota. “Kebutuhan charging untuk kendaraan listrik akan kita siapkan. Semoga masyarakat sadar akan energi ramah lingkungan dan mari semarakkan penggunaan kendaraan listrik yang aman, efisien dan murah,” imbuhnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengangkut Rocket Lab gagal capai orbit, kehilangan muatan satelit
Minggu, 05 Juli 2020 - 08:49 WIB
Sebuah roket dari perusahaan peluncuran satelit berukuran kecil, Rocket Lab, gagal mencapai orbit se...
Tencent rilis TAD Sim 2.0 generasi baru, platform pengembangan simulasi swakemudi
Rabu, 01 Juli 2020 - 08:48 WIB
Raksasa teknologi dan game Tiongkok, Tencent merilis TAD Sim 2.0 generasi baru, berupa platform simu...
Hikmah dibalik COVID-19, hasilkan alat pengolah sampah jadi pupuk dan pengusir hama
Senin, 29 Juni 2020 - 06:59 WIB
Pandemi COVID-19 bagi warga yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) 02 menjadi hikma...
Startup Jepang ciptakan masker cerdas terkoneksi internet
Minggu, 28 Juni 2020 - 10:51 WIB
Ketika penggunaan masker menjadi kewajiban dalam era normal baru pandemi COVID-19, startup Jepang Do...
Transformasi digital jadi tantangan bisnis desain komunikasi di era normal baru
Jumat, 26 Juni 2020 - 15:22 WIB
Transformasi digital dinilai akan menjadi tantangan bisnis bagi dunia desain komunikasi di era norma...
Susun kebijakan Pemerintah juga harus didukung ilmu pengetahuan
Selasa, 23 Juni 2020 - 18:25 WIB
Kebijakan publik berbasis ilmu pengetahuan dibutuhkan terutama untuk menjawab tantangan pandemi Covi...
Insiden KPU Sumbar tunjukkan lemahnya kesadaran keamanan siber
Selasa, 23 Juni 2020 - 07:27 WIB
Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat Alex Indra Lukman menilai insiden masuknya orang asing yang meny...
Ancaman siber meningkat selama pandemi Covid-19
Kamis, 18 Juni 2020 - 15:11 WIB
Perusahaan teknologi IBM menyatakan serangan siber secara global meningkat pada tiga bulan terakhir ...
Menko PMK tawarkan bantuan ke Unair dukung penelitian obat COVID-19
Rabu, 17 Juni 2020 - 07:15 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menawarkan bantuan ke...
Akreditasi dan sertifikasi pangan, penting di masa pandemi
Kamis, 11 Juni 2020 - 08:02 WIB
Meluasnya penyebaran Covid-19 telah berdampak terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor pa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV