Kemendikbud-Dikti tunjuk universitas swasta pertama selenggarakan pelatihan sistem informasi riset
Elshinta
Selasa, 29 Oktober 2019 - 16:38 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Kemendikbud-Dikti tunjuk universitas swasta pertama selenggarakan pelatihan sistem informasi riset
Sumber Foto: https://bit.ly/2WmaSuV

Elshinta.com - Dalam melaksanakan Pelatihan Sistem Informasi Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan-Pendidikan Tinggi RI (Kemendikbud-dikti) menunjuk Universitas Widyatama Kota Bandung beserta 486 perguruan tinggi se-Jabar dan Banten. Hal tersebut guna melatih sistem informasi yang digunakan oleh DIKTI. 

Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Prof. Uman Suherman mengatakan, dengan pelatihan tersebut ditujukan dalam menghadapi perkembangan teknologi agar informasi berjalan lebih cepat dan peneliti juga menggunakan rujukan yang sifatnya online, sehingga penggunaan aplikasi sistem informasi menjadi sangat penting.

“Informasi yang diberikan dan diterima itu berada dalam percepatan yang sangat luar biasa. Hal yang lain supaya terjadi sebuah kolaborasi dan sharing diantara perguruan tinggi, berkaitan dengan kekuatan dan kapasitas keilmuan, terutama dalam hal penelitian itu yang harus ada,” tuturnya di Bandung, Senin (28/10), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Rijaldi.

Salah satu yang dikembangkannya, menurut Uman adalah Aplikasi Garba Rujukan Digital (GARUDA) yang membuat penggunanya tidak dipusingkan dengan rujukan dan sistem tersebut harus dilakukan secara terintegrasi agar semua orang bisa melakukan akses dan share dalam waktu yang cepat. Apalagi ada 486 PT yang tersebar di Jawa Barat dan Banten.

“Jadi akreditasi juga sekarang tidak harus istilah Sunda kuncad-kincid ke Jakarta. Cukup kita ada aplikasi diisi disitu tinggal bagaimana mereka memiliki akun. Termasuk reviewer penelitian, termasuk penelitian itu sendiri, penelitian tidak bisa melakukan manakala belum punya akun di Simlitabmas itu,” ujarnya. 

Di tempat yang sama, Rektor Universitas Widyatama Prof. Oby juga mengutarakan hal yang sama, dirinya mengapresiasi kegiatan tersebut yang merupakan hal pertama untuk Universitas Swasta yaitu Widyatama Bandung ditunjuk oleh Menristek DIKTI. 

“Kita mungkin akan ada 20 angkatan. Biasanya kegiatan ini tidak diberikan pada universitas swasta, baru kali ini diberikan pada swasta dan itu Widyatama, dan sekarang dilaksanakan angkatan pertama dengan diikuti 80 dari 486 PT,” ucap Prof. Obi sapaan akrab Prof Obsatar Sinaga.

Menurut Prof Obi, kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan terhadap sistem informasi yang digunakan oleh DIKTI. Sistem informasi tersebut diantaranya GARUDA, ARJUNA, SIMLITABMAS, RAMA, ANJANI, SINTA dan lainnya.

“Kenyataannya masih banyak universitas/perguruan tinggi yang belum memahami cara menggunakan, aplikasinya. Sekarang kita praktekan langsung disini,” terangnya.

Prof Obi mengungkapkan bahwa penggunaan aplikasi ini hanya bagian dari cara mengintegrasikan sistem informasi secara nasional, dan sasarannya adalah para dosen serta Peningkatan kinerja jabatan fungsional semua perguruan tinggi negeri dan swasta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kalsel tingkatkan kolaborasi dan sinergitas untuk memutus mata rantai COVID-19
Senin, 13 Juli 2020 - 18:56 WIB
Bertempat di Rupatama Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berlangsung Penandatangana...
Diduga ada mafia, OJK blokir 2.591 fintech lending ilegal
Senin, 13 Juli 2020 - 18:49 WIB
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah memblokir 2.591 fintech lending ilegal atau pinjaman online se...
Wali Kota Malang temui pendemo keringanan UKT di masa pandemi COVID-19 
Senin, 13 Juli 2020 - 17:47 WIB
Aksi demo menuntut keringan Uang Kuliah Tinggal (UKT) atau SPP dimasa pandemi COVID-19 terus berlanj...
Mitra kerja Menkraf RI cairkan bantuan dampak COVID-19 di Lumajang
Senin, 13 Juli 2020 - 17:26 WIB
Alokasikan bantuan sembako yang di bawa anggota DPR RI Komisi X Mohammad Nur Purnamasidi di daerah p...
Nakes Jayapura belum terima bantuan insentif dari Kemenkes
Senin, 13 Juli 2020 - 16:59 WIB
Wali Kota Jayapura Benhur Tomy Mano (BTM) mengatakan hingga kini belum menerima bantuan dari Kemenke...
Kapolda dan Wakapolda Kalsel turun langsung pantau tes Kesamaptaan Jasmani Catar Akpol 2020
Senin, 13 Juli 2020 - 16:28 WIB
Proses tahapan seleksi calon taruna akademi kepolisian (Catar Akpol) tahun 2020 memasuki tahap tes j...
Kerap membegal, Dua TNI gadungan dihadiahi timah panas
Senin, 13 Juli 2020 - 16:15 WIB
Dua orang TNI gadungan dihadiahi timah panas oleh polisi seusai tertangkap basah saat melakukan pemb...
Warga Margahurip pertanyakan kriteria jalur zonasi di SMPN 2 Banjaran Kabupaten Bandung 
Senin, 13 Juli 2020 - 15:55 WIB
Warga Kampung Kebon Kalapa Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menda...
Satgas Yonif 125 lakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian masker di gereja
Senin, 13 Juli 2020 - 15:24 WIB
Untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, kita dituntut untuk melakukan berbagai u...
Pastikan percepatan tanam, Mentan serukan jajarannya turun ke lapangan
Senin, 13 Juli 2020 - 14:57 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta agar seluruh jajarannya, khususnya eselon I p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV