Wow, animo warga Saudi di Makkah belajar Bahasa Indonesia meningkat
Elshinta
Jumat, 01 November 2019 - 14:00 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Wow, animo warga Saudi di Makkah belajar Bahasa Indonesia meningkat
Foto: Ist - KJRI Jeddah

Elshinta.com - Sekolah Indonesia Makkah (SIM) telah menggelar pembukaan kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk pertama kalinya.Kegiatan yang diselenggarakan Rabu (30/10), di Aula Sekolah Indonesia Makkah, dibuka secara resmi oleh Pelaksana Fungsi Pensosbud-1 KJRI Jeddah, Agus Muktamar, mewakili Konjen Jeddah. 

Turut hadir, Plh. Kepala Sekolah Indonesia Makkah, Siti Rahmawati, guru-guru pengajar, dan para peserta BIPA.

Dalam siaran persnya, Kamis (31/10), KJRI Jeddah menginformasikan, pada periode ke-2 tahun 2019, KJRI Jeddah menyelenggarakan kegiatan kursus BIPA serentak di tiga tempat, yaitu KJRI Jeddah, Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), dan Sekolah Indonesia Makkah (SIM).

Penambahan tempat penyelenggaraan kegiatan dilakukan untuk merespons tingginya animo Warga Saudi dan ekpatriat yang tinggal dan bekerja di Arab Saudi untuk belajar bahasa Indonesia. Di Mekkah, tercatat sebanyak 137 ekpatriat profesional dan warga Saudi.

Mewakili panitia pelaksana BIPA SIM, Mubarak menyampaikan terima kasih atas dukungan dari KJRI Jeddah dan para pejabat berwenang Arab Saudi yang telah membantu terselenggaranya kegiatan Kursus BIPA untuk pertama kalinya di SIM.

Disampaikan Mubarak, bahwa antusias warga asing yang mendaftar untuk mengikuti kursus BIPA terlihat pada waktu pendaftaran yang hanya dibuka selama 2 hari di SIM melebihi kapasitas hingga lebih dari 200 pelamar. Dari jumlah tersebut yang dapat diterima sebanyak 137 pelamar terdiri dari peserta laki-laki sebanyak 62 orang dan peserta perempuan sebanyak 75 orang.

Pelaksanaan BIPA di SIM akan dilaksanakan setiap hari Senin dan Rabu pukul 17.00 hingga 19.30 WAS, dengan 8 kelas dan 8 orang pengajar selama 2 bulan.

Pelaksana Fungsi Pensosbud KJRI Jeddah Agus Muktamar, yang juga sebagai koordinator kegiatan BIPA 2019 dalam sambutannya menyampaikan tujuan utama diadakannya BIPA yaitu untuk mempererat dan menjembatani hubungan Indonesia dengan Arab Saudi. 

"Menemukan kembali jejak-jejak hubungan sejarah bangsa Arab Saudi dengan bangsa Indonesia yang telah lama terjalin jauh sebelum terbentuknya konsep negara bangsa", tuturnya. 

Kursus juga dilaksanakan untuk mempererat tali persaudaraan kedua bangsa dikarenakan banyaknya keturunan warga Saudi yang berdarah Indonesia.

Selain itu, Kursus BIPA ditujukan untuk meningkatkan perekonomian kedua negara dengan bahasa sebagai jembatan untuk membuka peluang kedua bangsa. 

Pada tahun 2018 Jumlah jamaah umroh dari Indonesia hingga 1.2 juta jamaah umroh artinya sebanyak 100 ribu orang Indonesia setiap bulannya berkunjung ke Arab Saudi dan jumlah jamaah haji Indonesia hingga 231 ribu begitu juga sebaliknya saat ini sekitar 160 ribu Warga Saudi setiap tahun berkunjung ke Indonesia dan merupakan wisatawan terbesar di wilayah negara timur tengah.

“Bagaimana mereka bisa berbisnis apabila tidak memahami bahasa masing-masing. Untuk memudahkan mereka dan kita untuk berkomunikasi dibutuhkan suatu platform yang bisa menjembatani yaitu dengan saling memahami bahasa.“ lanjut Agus.

Agus berharap kepada peserta BIPA yaitu setelah menjalani kursus dapat menguasai dasar-dasar Bahasa Indonesia, dapat berkomunikasi dengan Warga Negara Indonesia secara efektif dan dapat memahami pesan dengan baik.

Kegiatan dimeriahkan dengan penampilan kreasi budaya siswa Sekolah Indonesia Makkah. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bursa saham Hong Kong ditutup melemah 1,52 persen 
Kamis, 23 Januari 2020 - 18:14 WIB
Bursa saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Han...
Korut sementara larang turis asing masuk karena virus corona
Rabu, 22 Januari 2020 - 07:51 WIB
Seorang operator tur asing, Selasa (21/1), mengatakan, Korea Utara untuk sementara waktu melarang tu...
Virus China capai AS, Wall Street ditutup jatuh
Rabu, 22 Januari 2020 - 07:14 WIB
Wall Street melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), mundur dari rekor tertingginya ke...
ILO perkirakan berakhirnya penurunan tingkat pengangguran global
Selasa, 21 Januari 2020 - 10:45 WIB
 Tingkat pengangguran global telah stabil setelah menurun selama sembilan tahun sejak krisis. Namun...
PM Mahathir: Jika tak ada perubahan, koalisi hanya satu periode saja
Senin, 20 Januari 2020 - 12:28 WIB
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Senin (20/1) mengatakan koalisinya dapat memerintah satu ...
Tiongkok konfirmasi 139 kasus baru pneumonia selama akhir pekan
Senin, 20 Januari 2020 - 11:18 WIB
Wabah virus korona di Tiongkok menyebar ke sejumlah kota lainnya, menurut otoritas Tiongkok pada Sen...
Badai dahsyat Gloria hantam Spanyol
Senin, 20 Januari 2020 - 10:58 WIB
Badai dahsyat Gloria diiringi dengan angin kencang, hujan lebat dan salju, menghantam sejumlah wilay...
Keluar dari Kerajaan Inggris, ini alasan Pangeran Harry
Senin, 20 Januari 2020 - 08:49 WIB
Untuk pertama kalinya Pangeran Harry berbicara mengenai keputusan untuk keluar sebagai anggota senio...
KJRI Jeddah dan Pokjar Madinah tandatangani kerja sama pendidikan tinggi
Senin, 20 Januari 2020 - 06:54 WIB
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah terus berupaya membuka akses seluas-luasnya ke la...
Meghan Markle banyak dapat pemberitaan jelek dibanding Kate Middleton
Minggu, 19 Januari 2020 - 11:17 WIB
Sebuah studi yang dilakukan oleh The Guardian pada ratusan artikel dari 14 koran di Inggris mengungk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV