Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
MemoRI 03 November
3 November 1945: Tonggak demokrasi dalam sebuah maklumat 
Elshinta
Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
3 November 1945: Tonggak demokrasi dalam sebuah maklumat 
Wakil Presiden Mohammad Hatta sebagai orang yang mengeluarkan Maklumat 3 November 1945. Foto: https://bit.ly/36lFUHU/elshinta.com.

Elshinta.com - 3 November 1945 bisa disebut sebagai tonggak demokrasi di Indonesia. Ini karena pada tanggal tersebut keluar Maklumat 3 November 1945 yang mendorong pembentukan partai-partai politik sebagai bagian dari demokrasi.

Wakil Presiden Mohammad Hatta sebagai orang yang mengeluarkan Maklumat 3 November 1945 ini. Maklumat ini dikeluarkan untuk persiapan rencana penyelenggaraan pemilu 1946, sekaligus sebagai tanggapan atas usul Badan Pekerja KNIP kepada pemerintah.

Namun upaya menuju Indonesia yang demokratis melalui rencana penyelenggaraan Pemilu 1946 belum bisa diwujudkan. Ini karena bangsa Indonesia saat itu masih fokus pada perjuangan mempertahankan kemerdekaan akibat kedatangan pasukan militer Sekutu. 

Mungkin karena tergesa atau maklumat itu memang dibuat secara terburu-buru, Menteri Sekeretaris Negara pertama republik ini, Prof. Mr. Abdoel Gaffar Pringgodigdo, tidak membawa daftar urutan maklumat wapres. Untuk sementara nomor urut itu tidak diisi, hanya diberi tanda silang (X). Namun hingga Pringgodigdo menjadi Menteri Kehakiman pada 1950, nomor urut tak pernah diterakan. Jadilah maklumat tersebut bernama Maklumat No. X.

Isi Maklumat X tanggal 3 November 1945  tersebut pendek, hanya satu paragraf, tanpa konsiderans dan berisi anjuran pemerintah, yakni:

“1. Pemerintah menjukai timbulnja partij-partij politik karena dengan adanja partij-partij itulah dapat dipimpin ke djalan jang teratur segala aliran paham jang ada dalam masjarakat. 2. Pemerintah berharap supaja partij-partij politik itu telah tersusun, sebelumnja dilangsungkan pemilihan anggauta Badan-Badan Perwakilan Rakjat pada bulan Djanuari 1946.”

Meski pendek, namun maklumat ini membawa dampak terjadinya revolusi sistem politik di Indonesia, di mana terjadi pergantian sistem kabinet presidensiil menjadi kabinet parlementer. Dan yang terkena pertama adalah Presiden Soekarno, yang kewenangannya dilucuti. Soekarno tinggal hanya sebagai Kepala Negara yang praktis tanpa kekuasaan politik.

Pasca keluarnya maklumat, maka partai-partai politik pun lahir. Sebut saja Masyumi yang lahir pada 7 November 1945, Partai Komunis Indonesia yang lahir pada 7 november 1945, Partai Nasional Indonesia lahir pada 29 Januari 1946, Partai Sosialis Indonesia lahir pada 10 November 1945 dan Partai Rakyat Sosialis yang lahir pada 20 November 1945. Juga muncul partai-partai lainnya yang menjadi bagian dari catatan sejarah demokrasi di Indonesia. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PKS umumkan tiga bakal calon Walkot Depok di Pilkada 2020
Jumat, 24 Januari 2020 - 17:18 WIB
Mengangat iklim politik menjelang Pilkada 23 Sepetember 2020, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ko...
JK terima `Anugerah untuk Keunggulan Dalam Diplomasi`
Kamis, 23 Januari 2020 - 20:23 WIB
Dr. H. Muhammad Jusuf Kalla (JK) menerima penghargaan `Anugerah untuk Keunggulan Dalam Diplomasi` di...
Persiapan Pilkada di Sukoharjo tunggu rekomendasi PDI Perjuangan
Kamis, 23 Januari 2020 - 19:07 WIB
Partai politik (Parpol) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah belum mengumumkan wakil atau calon peser...
Kemenlu serahkan sandera Muhammad Farhan pada keluarganya
Kamis, 23 Januari 2020 - 16:35 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyerahkan Muhammad Farhan kepada keluarganya di kantor Kementeri...
 Jaringan Demokrasi Indonesia soroti 4 tahun kepemimpinan Gubernur Kalsel 
Kamis, 23 Januari 2020 - 15:46 WIB
Dalam empat tahun kepemimpinan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel)  Sahbirin Noor, atau sering di ...
PKB jadi tuan rumah pertemuan pemimpin parpol sedunia
Kamis, 23 Januari 2020 - 07:33 WIB
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi tuan rumah pertemuan pemimpin partai politik (Parpol) dari s...
DPR RI secepatnya akan panggil Helmi Yahya
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:15 WIB
Anggota DPR RI Syaifullah Tamliha memandang perlu pemanggilan mantan Direktur TVRI Helmi Yahya ke Ko...
Prabowo sebut bentuk tim investigasi dugaan korupsi PT Asabri 
Senin, 20 Januari 2020 - 21:12 WIB
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto menyatakan telah membenuk tim investigasi untuk menuntaskan kas...
PKS minta Jaksa Agung balap KPK terkait Jiwasraya
Senin, 20 Januari 2020 - 17:56 WIB
Anggota Komisi III  DPR RI dari FPKS Achmad Dimyati Natakusumah meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin ...
Komisi A DPRD DIY ajukan Raperda Pendidikan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
Jumat, 17 Januari 2020 - 19:28 WIB
Kasus-kasus intoleransi radikalisme, terorisme, dan kenakalan remaja marak terjadi di wilayah DI Yog...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV