Presiden dorong ASEAN tindaklanjuti kerja sama Indo-Pasifik
Elshinta
Minggu, 03 November 2019 - 09:56 WIB |
Presiden dorong ASEAN tindaklanjuti kerja sama Indo-Pasifik
Presiden Indonesia Joko Widodo. Sumber foto: https://bit.ly/2JKbq90

Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo mendorong Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk menindaklanjuti Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik yang telah disepakati para pemimpin negara anggotanya pada Juni lalu.

Pandangan (outlook) itu kembali dibahas oleh para kepala negara/pemerintahan dalam Pertemuan Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-35 ASEAN di IMPACT Arena, Nonthaburi, Thailand, pada Sabtu (2/11).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut para pemimpin membahas mengenai outlook yang merupakan bukti ASEAN masih dapat mempertahankan sentralitas serta membiasakan dialog dan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik yang diwarnai perebutan pengaruh dan kepentingan.

“Tantangan kita sekarang adalah bagaimana outlook ini dapat diimplementasikan segera,” ujar Menlu Retno dalam taklimat media di Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11) malam, seperti dikutip Antara.

Pandangan ASEAN, yang diprakarsai Indonesia, didasarkan pada prinsip keterbukaan dan inklusif dengan memajukan dialog dan kerja sama, serta menjunjung hukum internasional untuk menyelesaikan isu regional.

Sejumlah bidang kerja sama yang diprioritaskan dalam konsep tersebut adalah maritim, ekonomi, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta keterhubungan.

“Sekarang saatnya ASEAN memegang peran untuk menindaklanjuti empat kerja sama tersebut. Karena tanpa kerja sama yang konkret maka pandangan tersebut menjadi tak berarti,” tutur Menlu. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Malaysia umumkan 1.195 kasus COVID-19 di Sabah
Senin, 28 September 2020 - 21:05 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) mengumumkan terdapat 1.195 kasus positif COVID-19 di daerah Lah...
Istana Negara Malaysia benarkan rencana pertemuan Anwar Ibrahim
Rabu, 23 September 2020 - 19:48 WIB
Istana Negara Malaysia membenarkan agenda pertemuan  Presiden Partai Keadilan Rakyat  Anwar Ibrah...
Hari ke-20 Brunei nihil kasus baru corona
Rabu, 23 September 2020 - 18:47 WIB
Brunei pada Rabu memasuki hari ke-20 nihil kasus baru Covid-19, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1...
Mahathir namakan partainya Partai Pejuang
Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:26 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad menamakan partai yang dibentuknya Partai Pej...
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur mulai belajar kembali di sekolah 
Senin, 10 Agustus 2020 - 20:26 WIB
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) membuka kembali proses belajar mengajar di sekolah, Senin, set...
Thailand perpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli
Selasa, 30 Juni 2020 - 20:58 WIB
Pemerintah Thailand pada Selasa memperpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli untuk menceg...
Mulai pulih, Malaysia fokus pulihkan pariwisata domestik
Jumat, 12 Juni 2020 - 20:12 WIB
Setelah mulai pulih dari pandemi COVID-19, Malaysia memasuki masa transisi untuk menerapkan fase nor...
Mahathir dikeluarkan dari Partai Bersatu
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:11 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia  Mahathir Mohamad dikeluarkan dari keanggotaan Partai Pribumi Bersa...
Masuk Malaysia per 1 Juni dikenakan biaya karantina
Rabu, 20 Mei 2020 - 21:12 WIB
Rapat Majelis Keselamatan Negara (MKN) telah membuat keputusan untuk mengenakan biaya karantina hote...
95 WNI direpatriasi secara mandiri dari Filipina
Kamis, 14 Mei 2020 - 18:58 WIB
Sebanyak 95 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan  secara mandiri dari Filipina semasa pandemi C...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV