Kiri Kanan
Puluhan warga di Purwakarta keracunan usai santap nasi kuning
Elshinta
Senin, 04 November 2019 - 19:14 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Puluhan warga di Purwakarta keracunan usai santap nasi kuning
Sumber foto: Elshinta/Tita Sopandi

Elshinta.com - Sebanyak 49 warga Kp Cisarua RT 14/02 Desa Sukamulya, Kecamatan Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, keracunan masal, diketahui sebelumnya mengonsumsi nasi kuning dari acara pesta ulang tahun salah satu warga di kampung tersebut.

Dari jumlah korban sebanyak itu 11 di antaranya masih menjalani perawatan di rumah Bamusdes Cupmiati dan Rumah Sakit Aqma Kecamatan Plered.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi atas keracunan masal yang terjadi di Kp Cisarua Kecamatan Tegal Waru tersebut.

Menurutnya, kejadian itu bermula saat salah satu warga bernama Ilem, menggelar acara pesta ulang tahun anaknya yang dilaksanakan di rumahnya sendiri. Karena perayaan ulang tahun tersebut ingin meriah, kemudian Ilem mengundang tetangga di Kp Cisarua untuk datang dan menghadirinya.

Para undangan yang datang, oleh Ilem diberikan berkat berupa nasi kuning dan lauk pauknya yang dikemas menggunakan styrofoam. Tidak berlangsung lama setelah warga menyantap hidangan tersebut, langsung merasakan pusing, buang air terus-terusan serta muntah muntah.

Warga Kp Cisarua merasa panik, sebab  hampir seluruh yang menyantap hidangan ulang tahun merasakan hal yang sama.

Kemudian dilarikan ke Puskesmas setempat, dengan 11 korban dirawat di rumah Ketua Bamusdes Desa Sukamulya, Cupmiati. Sementara dua korban lainnya dalam kondisi yang mengkhawatirkan, kemudian dilarikan ke RS Aqma Kecamatan Plered.

Dilaporkan oleh Kontributor Elshinta, Tita Sopandi adapun 11 korban yang masih menjalani perawatan yaitu. Hendi, Kurnia, Rohyati, Ernawati, Ami, Nyai, Odah, Mimin. Anugrah, Andi, Isah, Dadan serta Ruyati.

Dijelaskan Handreas, keracunan masal di Kp Cisarua tersebut diduga dari nasi kuning yang masih dalam keadaan panas dimasukan ke dalam bok dari styrofoam dan tanpa menggunakan alas terlebih dahulu.

Namun untuk memastikan penyebab keracunan itu, sampel makanan tersebut tengah dilakukan uji laboratorium oleh Dinas Kesehatan Purwakarta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringati Hari Kesehatan Nasional, KPAD Kudus gelar screening kesehatan gratis
Selasa, 12 November 2019 - 21:55 WIB
Elshinta.com - Tandai launching bulan screening kesehatan, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (K...
Menkes sebut stunting dan JKN jadi prioritasnya lima tahun ke depan
Selasa, 12 November 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa perhatian Pemerinta...
Inovasi kesehatan, Lumajang raih Innovation Award lll
Minggu, 10 November 2019 - 12:49 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali mendapatkan penghargaan inovasi di ...
Ini lho manfaat Wasabi bagi kesehatan
Sabtu, 09 November 2019 - 17:56 WIB
Elshinta.com -  Jika Anda pernah ke restoran Jepang dan memesan sushi, pasti tahu bumbu pe...
Dokter: Diabetes sebabkan kematian jika ada komplikasi
Jumat, 08 November 2019 - 17:07 WIB
Elshinta.com - Dokter Penyakit Dalam RSUP Sanglah, Bali, Prof. Dr dr. Ketut Suastika, SpPD...
IDI Sleman ingatkan dokter untuk pahami aturan BPJS
Jumat, 08 November 2019 - 12:36 WIB
Elshinta.com - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta...
Masyarakat Lampung merasa keberatan atas kenaikan iuran BPJS 
Jumat, 08 November 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Kenaikan iuran premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebesar 100 perse...
Menkes: Iuran BPJS kelas III akan disubsidi
Kamis, 07 November 2019 - 21:09 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan iuran Badan Penyelengg...
Meningkat, Kemenkes catat 110.921 kasus DBD hingga Oktober
Selasa, 05 November 2019 - 15:05 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan mencatat sedikitnya ada 110.921 kasus demam berdarah ...
YLKI berharap ada peningkatan pelayanan dari BJPS Kesehatan
Selasa, 05 November 2019 - 12:08 WIB
Elshinta.com - Kenaikan iuran BPJS Kesehatan mulai 1 Januari mendatang, yang dikeluhkan sejumlah mas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)