Kiri Kanan
YLKI berharap ada peningkatan pelayanan dari BJPS Kesehatan
Elshinta
Selasa, 05 November 2019 - 12:08 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
YLKI berharap ada peningkatan pelayanan dari BJPS Kesehatan
BPJS. Sumber foto: https://bit.ly/2JMK7KT

Elshinta.com - Kenaikan iuran BPJS Kesehatan mulai 1 Januari mendatang, yang dikeluhkan sejumlah masyarakat. Kenaikan iuran ini dilakukan dengan alasan untuk menekan defisit dan meningkatkan pelayanan.

Wakil Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sudaryatmo mengatakan Pemerintah harus menjelaskan kepada masyarakat mengenai manfaat yang diterima setelah kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut.

"Kalau iuran dari masyarakat dinaikan tanpa ada kejelasan dari benefit yang dirasakannya maka masyarakat akan sulit untuk menerima kenaikan iuran tersebut," kata Sudaryanto kepada Elshinta, Selasa (5/11).

Berdasarkan hasil observasi YLKI di beberapa rumah sakit di Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditemukan peserta BPJS Kesehatan yang harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Dia harus antre setelah subuh, kalau sampai pengambilan obat itu baru selesai setelah magrib. Ini apakah pelayanannya seperti ini? Apakah tidak bisa pelayanannya dibuat manajemen yang lebih bagus, sehingga konsumen (pasien) itu bisa menghemat waktu," jelasnya.

Meskipun dirinya juga sempat menemui rumah sakit yang sudah memberlakukan sistem antrean online untuk mempersingkat waktu antrean pasien. Tetapi menurutnya belum semua rumah sakit menerapkan sistem serupa.

Secara umum ia berharap harus ada peningkatan dalam manajemen pelayanan, sehingga waktu bagi pasien tidak habis hanya untuk mengantre.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringati Hari Kesehatan Nasional, KPAD Kudus gelar screening kesehatan gratis
Selasa, 12 November 2019 - 21:55 WIB
Elshinta.com - Tandai launching bulan screening kesehatan, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (K...
Menkes sebut stunting dan JKN jadi prioritasnya lima tahun ke depan
Selasa, 12 November 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa perhatian Pemerinta...
Inovasi kesehatan, Lumajang raih Innovation Award lll
Minggu, 10 November 2019 - 12:49 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali mendapatkan penghargaan inovasi di ...
Ini lho manfaat Wasabi bagi kesehatan
Sabtu, 09 November 2019 - 17:56 WIB
Elshinta.com -  Jika Anda pernah ke restoran Jepang dan memesan sushi, pasti tahu bumbu pe...
Dokter: Diabetes sebabkan kematian jika ada komplikasi
Jumat, 08 November 2019 - 17:07 WIB
Elshinta.com - Dokter Penyakit Dalam RSUP Sanglah, Bali, Prof. Dr dr. Ketut Suastika, SpPD...
IDI Sleman ingatkan dokter untuk pahami aturan BPJS
Jumat, 08 November 2019 - 12:36 WIB
Elshinta.com - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta...
Masyarakat Lampung merasa keberatan atas kenaikan iuran BPJS 
Jumat, 08 November 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Kenaikan iuran premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebesar 100 perse...
Menkes: Iuran BPJS kelas III akan disubsidi
Kamis, 07 November 2019 - 21:09 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan iuran Badan Penyelengg...
Meningkat, Kemenkes catat 110.921 kasus DBD hingga Oktober
Selasa, 05 November 2019 - 15:05 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan mencatat sedikitnya ada 110.921 kasus demam berdarah ...
YLKI berharap ada peningkatan pelayanan dari BJPS Kesehatan
Selasa, 05 November 2019 - 12:08 WIB
Elshinta.com - Kenaikan iuran BPJS Kesehatan mulai 1 Januari mendatang, yang dikeluhkan sejumlah mas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)