Ecoton sebut belum ada sanksi kepada importir sampah
Elshinta
Selasa, 05 November 2019 - 14:12 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Ecoton sebut belum ada sanksi kepada importir sampah
Sumber foto: https://bit.ly/2r9iqWd

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia menolak menjadi tempat pembuangan sampah dari luar negeri. Hal tersebut disampaikan Presiden ketika menghadiri KTT ke-14 Asia Timur di Bangkok, Thailand, Senin (4/11) kemarin.

Sejauh ini Indonesia telah mengambil langkah-langkah dengan memberikan pemberitahuan melalui kedutaan besar, serta tidak sedikit kontainer yang berisikan sampah dikirim kembali ke pelabuhan asal pengiriman.

Direktur Eksekutif Ecological Observations and Wetlands Conversation (Ecoton), Prigi Arisandi mengatakan ada banyak mekanisme yang dapat dilakukan di dalam negeri.

Menurutnya dari 52 kontainer yang di re-ekspor ke Amerika Serikat ternyata hanya 12 yang kembali. Ia menganggap adanya ketidaktransparanan dalam re-ekspor tersebut.

"Importir kita yang sudah ketahuan ada 2.000 kontainer, itu tidak dilakukan penegakan hukum pemberian sanksi," kata Prigi saat dihubungi Elshinta, Selasa (5/11).

Ia menegaskan seharusnya ada pemberian sanksi sesuai aturan yang berlaku. Karena jika tidak, kejadian serupa terulang kembali.

"Mereka tetap melakukan impor (sampah), dan re-ekspor tidak dilakukan sebagaimana mestinya," jelasnya.

Dirinya menyebutkan bahwa pada tahun depan, Amerika berencana mengirimkan sejuta ton sampah ke Indonesia.

"Hingga kini ada 43 negara yang mengirimkan sampahnya ke Indonesia, terutama untuk Tanjung Priok dan Tanjung Perak ada sekitar 1,5 juta ton sampah setiap tahunnya," paparnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sampah plastik banyak ditemukan di Kalimas Surabaya
Kamis, 09 Juli 2020 - 18:38 WIB
Peneliti Mikroplastik Ecoton Surabaya menyebutkan, hampir semua sungai di Surabaya terdapat micropla...
 Aktif cegah alih fungsi lahan, produktivitas padi di Kabupaten Ngawi meningkat
Kamis, 09 Juli 2020 - 16:57 WIB
Pencegahan terhadap alih fungsi lahan ternyata berdampak positif pada produktivitas pertanian di sua...
LIPI sebut hutan bakau Indonesia dalam kondisi baik
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:28 WIB
 Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) I Wayan Dharmawan ...
Ingat, kebijakan penggunaan KBRL berlaku mulai besok
Selasa, 30 Juni 2020 - 18:56 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta semakin menggencarkan sosialisasi dan edukasi penggunaan kan...
Limbah infeksius di Riau melonjak 500 persen akibat wabah COVID-19
Senin, 29 Juni 2020 - 11:58 WIB
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau menyatakan terjadi lonjakan jumlah limbah ...
Warga diingatkan gunakan masker kain kurangi limbah medis
Kamis, 25 Juni 2020 - 10:32 WIB
Masyarakat yang biasa menggunakan masker sekali pakai diingatkan untuk beralih ke masker kain yang b...
Menteri KKP ajak nelayan turut jaga sumber daya laut nasional
Jumat, 19 Juni 2020 - 09:49 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengajak nelayan untuk turut menjaga sumber daya l...
 Pemerintah daerah harus aktif cegah alih fungsi lahan
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:10 WIB
Indonesia sebagai negara agraris kini menghadapi ancaman serius atas alih fungsi lahan pertanian. I...
Turunkan emisi gas rumah kaca, perilaku saat pandemi harus dipertahankan
Minggu, 07 Juni 2020 - 07:48 WIB
Pandemi COVID-19, ternyata memberi dampak terhadap lingkungan, termasuk kualitas udara. Antara lain,...
Budidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember ditengah pandemi Covid-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:57 WIB
Seorang Kapolsek di Majalengka berhasil membudidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember. Hasilnya ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV