Peneliti sebut peluang KPK belum tertutup untuk buktikan dakwaan terhadap Sofyan Basir
Elshinta
Selasa, 05 November 2019 - 20:47 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Peneliti sebut peluang KPK belum tertutup untuk buktikan dakwaan terhadap Sofyan Basir
Sofyan Basir. Sumber foto: https://bit.ly/32h56fl

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengajukan kasasi atas putusan bebas mantan Direktur Utama (Dirut) PLN Sofyan Basir dalam kasus dugaan pembantuan transaksi suap terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Sofyan Basir bukanlah orang pertama yang divonis bebas di pengadilan tipikor. KPK sebelumnya sudah beberapa kali kalah di pengadilan tipikor.

Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi UGM, Zainur Rahman mengatakan semua pihak harus menghormati dan menghargai hasil putusan hakim di pengadilan tipikor, walaupun ia mengakui hasil putusan tersebut menarik perhatian masyarakat.

"Kalau kita lihat secara statistik, memang ada beberapa perkara yang sebelumnya KPK kalah. Untuk di tingkat pertama atau pengadilan negeri, ini merupakan kasus ketiga," kata Zainur kepada Elshinta, Selasa (5/11).

Dua kasus sebelumnya adalah, kasus mantan Wali Kota Bekasi Mochtar Mohammad dan mantan Bupati Rokan Hulu Suparman. Tetapi KPK dapat memenangkan kembali dua kasus tersebut di tingkat Mahkamah Agung (MA).

"Belajar dari dua kasus sebelumnya, belum tertutup peluang KPK untuk bisa memperbaiki keadaan. Maka KPK mengajukan kasasi dan melihat apa yang menjadi pertimbangan hakim sehingga kemudian membebaskan Sofyan Basir," jelasnya.

Dijelaskannya proses peradilan tersebut digunakan untuk menguji dakwaan yang ditujukan kepada terdakwa. "Kalau memang semuanya telah terbukti bersalah, tentu tidak perlu lagi diadili," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
LeCI: Penangkapan Djoko Tjandra momentum bongkar kasus Bank Bali
Minggu, 02 Agustus 2020 - 16:15 WIB
Direktur Legal Culture Institute (LeCI) M Rizqi Azmi mengatakan penangkapan Djoko Tjandra menjadi mo...
Sahroni minta lembaga hukum tindak oknum terlibat kasus Djoko Tjandra
Minggu, 02 Agustus 2020 - 12:39 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta lembaga hukum, seperti Kepolisian, Kejaksaan Agu...
Bareskrim tahan Brigjen Prasetijo Utomo
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 09:29 WIB
Bareskrim Polri menahan Brigjen Pol Prasetijo Utomo terkait kasus penerbitan surat jalan palsu untuk...
Djoko Tjandra resmi berstatus warga binaan Rutan Salemba
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 09:14 WIB
Terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra resmi berstatus sebagai warga binaan Rumah Tahanan...
Yasonna: Penangkapan Djoko Tjandra jadi momentum penegakan hukum
Jumat, 31 Juli 2020 - 17:46 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan bahwa penangkapan Djoko Tjandra menjadi momentum untu...
DPR apresiasi Polri tangkap Djoko Tjandra
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:41 WIB
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengapresiasi polisi yang telah berhasil menangkap buronan kasus...
Kabareskrim: Penangkapan Djoko Tjandra bukti Polri serius
Jumat, 31 Juli 2020 - 09:11 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa penangkapan Djoko Soegiarto Tjand...
Kabareskrim: Penangkapan Djoko Tjandra instruksi langsung Presiden
Jumat, 31 Juli 2020 - 08:36 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa penangkapan Djoko Soegiarto Tjand...
 KPK pastikan tuntaskan kasus dugaan suap DPRD Sumut
Kamis, 30 Juli 2020 - 14:37 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pihaknya akan terus mengembangkan kasus suap berjamaah...
Satu tersangka kasus korupsi Bank NTT masih buron
Rabu, 29 Juli 2020 - 15:47 WIB
Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur masih melakukan pengejaran terhadap Dewi Susiana t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV