Cara mengetahui bakat dan minat anak sejak dini
Elshinta
Kamis, 07 November 2019 - 10:57 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Dewi Rusiana
Cara mengetahui bakat dan minat anak sejak dini
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/36Exyv7

Elshinta.com - Sebagai orang tua tentu penasaran ingin mengetahui bakat dan minat apa saja yang dimiliki anaknya. Alasannya orang tua ingin mengarahkan anaknya sebaik mungkin dan dapat dimaksimalkan seiring  tahap perkembangan dan pertumbuhan anak. Setiap anak memiliki bakat yang berbeda dengan anak lainnya.

Bakat adalah kemampuan yang dimiliki anak yang bersumber dari dalam diri anak. Biasanya bakat seorang anak diturunkan oleh orang tua namun ada juga anak yang memang memiliki bakat alami. Sedangkan minat adalah hal yang disenangi oleh anak. Dihimpun dari berbagai sumber berikut ini adalah cara mengetahui bakat dan minat pada anak sejak dini:
 
Mengamati kesenangan anak
Amati kebiasaan yang sering diperlihatkan oleh anak atau hal apa yang menjadi kesenangan anak, karena hal tersebut merupakan indikasi bahwa anak tersebut berbakat dan memiliki minat lebih terhadap perilaku yang ditunjukkan terhadap hal tersebut.
 
Biarkan anak mengeksplorasi kemampuannya
Biarkan anak mencoba berbagai hal karena dengan demikian maka sebenarnya anak tersebut berusaha menemukan bakat yang ada pada dirinya. Jangan terlalu menekan dan membatasi aktivitas anak karena hal tersebut sama saja dengan menghalangi anak mengeksplorasi kemampuannya.
 
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2rkZ0hm
 
Perkenalkan anak dengan berbagai bidang
Perkenalkan anak dengan banyak bidang seperti sains, seni, olahraga, teknologi, digital, beladiri, dan lainnya. Dengan begitu ia akan mengenal banyak hal dan meningkatkan peluang untuk menemukan ketertarikannya. Namun jangan pula langsung menilai buruk jika nilai pelajaran anak di sekolah tidak menunjukkan prestasi apa pun. Bakat mencakup hal yang sangat luas. Tidak semua anak berbakat memiliki bakat akademis.
 
Membangun komunikasi
Tanyakan kepada anak yang tentang apa yang menjadi kegemarannya, cita-cita yang ingin dicapai, hobi, atau apa yang ingin dilakukan. Melalui komunikasi positif yang dilakukan dengan anak akan lebih memudahkan untuk bisa mengetahui bakat dan minat anak.
 
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/36CiCxv
 
Mengikutkan anak dalam perlombaan
Ikutkan anak dalam berbagai perlombaan namun tetap harus atas dasar persetujuan anak. Bakat dan minat anak bisa diamati dari hasil lomba yang diikuti anak. Hasil perlombaan dengan pencapaian tertinggi adalah indikasi bahwa kemampuan anak lebih dominan pada hal tersebut. Namun jangan terlalu memberi target yang besar untuk dicapai, karena membuat anak menjadi tertekan dan terbebani.
 
Mengeluarkan kemampuan tersembunyi anak
Bakat dan minat anak juga baru bisa diketahui jika anak tersebut berada dalam keadaan terdesak atau merasa dirinya terancam sehingga kemampuan yang selama ini tersembunyi akhirnya muncul. Cara ini banyak dilakukan oleh orang untuk mengetahui potensi yang ada pada dirinya.
 
Membiarkan anak bersosialisasi
Berikan anak waktu untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi dengan teman sebaya. Biasanya anak-anak saling menunjukkan kemampuan yang mereka miliki. Mereka juga kadang akan saling bercerita tentang kegemarannya dan hal-hal apa saja yang mereka sukai. Bakat dan minat tidak selamanya berkaitan dengan kemampuan dalam bidang akademik maupun dalam hal olahraga namun juga dari kecakapan dalam berkomunikasi dan berinteraksi.
 
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2CmFvqO
 
Berkonsultasi dengan guru
Cobalah untuk melakukan konsultasi dengan guru-guru di sekolah terutama dengan wali kelas. Kemungkinan besar wali kelas memiliki informasi-informasi khusus tentang kebiasaan setiap muridnya, mulai dari mata pelajaran yang menonjol, kelemahan anak dalam proses pembelajaran, bagaimana cara bersosialisasi anak, dan perilaku anak.
 
Mengajarkan anak untuk tidak mudah menyerah
Untuk bisa memunculkan bakat terpendam dalam diri anak, salah satu hal yang bisa dilakukan yakni mengajarkan anak menjadi pribadi yang pekerja keras dan tidak mudah menyerah. Misalnya ketika anak meminta sesuatu, maka sebagai orang tua bisa meminta terlebih dahulu melakukan sesuatu seperti merapikan tempat tidurnya sendiri, membereskan mainan dan lain sebagainya. Tujuannya adalah untuk mengajarkan anak bahwa setiap hal yang ingin didapat butuh kerja keras.
 
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2JS1Gth
 
Kebebasan memilih
Orang tua sering merasa lebih paham dengan anaknya sehingga, meminta anaknya untuk menggeluti suatu aktivitas tanpa berkomunikasi terlebih dulu. Jika hal itu dilakukan bisa membuat anak semakin sulit menemukan bakatnya. Berikan kebebasan anak untuk memilih dan melakukan hal yang dia sukai, selama hal tersebut dalam tahapan wajar dan memiliki dampak positif untuk anak. Seiring waktu bakat dan minat akan muncul dengan sendirinya.
 
Lakukan tes bakat anak
Cara mengetahui bakat anak yang cukup ampuh dan efektif adalah dengan melakukan tes bakat anak. Tes bakat anak ini tentunya tidak sama dengan tes IQ. Jika tes IQ menunjukkan tingkat kecerdasan secara umum maka tes bakat memberikan informasi terkait kecerdasan khusus.
 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Orangtua wajib diedukasi soal kesehatan mental pada anak bibir sumbing
Sabtu, 11 September 2021 - 09:01 WIB
Penolakan dan perundungan terhadap anak dengan bibir sumbing atau celah langit-langit mulut tak jara...
Penyebab `learning loss` dan kiat menyiasatinya
Minggu, 05 September 2021 - 11:37 WIB
Pemerhati dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji membagikan sejumlah faktor yang menyebabkan ter...
Ajak anak pilih masker sendiri
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 09:13 WIB
Mengajari anak mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi bisa dimulai dengan mengajak buah hati...
Pentingnya peran orang tua rayakan kemerdekaan di rumah bersama anak
Senin, 16 Agustus 2021 - 22:05 WIB
Orang tua memiliki peranan penting untuk mengenalkan dan merayakan momen Hari Kemerdekaan Republik I...
Ajarkan toleransi dan kebhinekaan kepada anak sejak dini
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:54 WIB
Asisten Deputi Peningkatan Partisipasi Keluarga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan ...
Ahli gizi ungkap alasan penting anak 5-12 tahun wajib bergerak aktif
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:16 WIB
Anak usia sekolah atau 5-12 tahun setidaknya harus melakukan aktivitas fisik selama 60 menit per har...
Ragam cara orang tua beri rasa bangga pada anak agar bertumbuh optimal
Minggu, 25 Juli 2021 - 18:13 WIB
Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia Ratih Ibrahim membagikan beragam cara bagi para orang ...
Mengenal gejala stres pada anak
Sabtu, 24 Juli 2021 - 21:09 WIB
Rasa khawatir dan cemas tidak hanya dirasakan oleh orangtua saat pandemi COVID-19, anak-anak pun bis...
Pakar sebut ada tiga masalah kesehatan pada anak saat pandemi COVID-19
Sabtu, 24 Juli 2021 - 20:02 WIB
Selama masa pandemi COVID-19, utamanya saat penerapan pembatasan mobilitas pada anak guna mencegah p...
Cara tangani alergi bahan makanan pada anak
Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:03 WIB
Dokter spesialis anak Rini Sekartini membagikan tips kepada orang tua untuk menangani alergi kandung...
Live Streaming Radio Network