Menhan Kolombia mundur di tengah tekanan politik
Elshinta
Kamis, 07 November 2019 - 18:44 WIB |
Menhan Kolombia mundur di tengah tekanan politik
Menteri Pertahanan Kolombia Guillermo Botero. Sumber Foto: https://bit.ly/2pNUaso

Elshinta.com - Menteri Pertahanan Kolombia Guillermo Botero, Rabu (6/11), mengatakan dirinya akan mundur di tengah tekanan politik yang memuncak atas dugaan pembunuhan di luar hukum dan ancaman bahwa Kongres dapat memaksanya lengser.

Pengusaha berusia 71 tahun itu telah dihantam dengan berbagai skandal. Pekan ini, seorang senator menuduhnya menyembunyikan informasi bahwa anak-anak tewas dalam serangan pengeboman baru-baru ini, yang ditargetkan terhadap pembangkang anggota pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC).

Botero berpendapat bahwa operasi itu sah dan militer tidak menyadari ada anak di bawah umur di kamp tersebut. Delapan anak diyakini tewas. "Sudah tugas saya sebagai menteri pertahanan membaca dengan tepat iklim politik, karena itulah saya memutuskan untuk mengundurkan diri," kata Botero dalam surat, yang diunggah ke Twitter oleh kementerian.

Sejumlah oponen mengatakan dugaan pembunuhan dua mantan kombatan FARC oleh militer dan pelanggaran HAM, yang tampak semakin marak, juga menunjukkan bahwa Botero tidak layak atas jabatannya.

Pemerintah pada September terpaksa mempertahankan laporan militer, yang katanya membuktikan bahwa pemerintah Venezuela mendukung kelompok gerilyawan dan pengedar narkoba, setelah sejumlah pejabat mengakui laporan itu memuat foto-foto tak dikenal yang diambil oleh media di Kolombia, buka Venezuela. 

Partai sayap kiri dan kelompok sentris yang sebelumnya mendukung Botero mengatakan mereka akan mendukung mosi tidak setuju terhadapnya di Kongres. Mosi tersebut akan mengharuskan pemerintah sayap kanan Presiden Ivan Duque memberhentikan Botero, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
82 pekerja tambang di Peru positif virus corona
Sabtu, 04 Juli 2020 - 14:38 WIB
Perusahaan tambang tembaga Trevali Mining pada Jumat (3/7) mengungkapkan bahwa 82 pekerja positif  ...
Trump teken surat perintah terkait reformasi kepolisian
Rabu, 17 Juni 2020 - 13:47 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan surat perintah, Selasa (16/6), yang menurut dia a...
AS umumkan total 2.085.769 kasus COVID-19, dengan 115.644 kematian
Selasa, 16 Juni 2020 - 11:58 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  (CDC) Amerika Serikat pada Senin (15/6) kembali mengumu...
Kasus COVID-19 di AS capai 2 juta, Biden kecam Trump
Jumat, 12 Juni 2020 - 11:51 WIB
Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengecam penanganan pandemi COVID-19 oleh Presiden ...
Protes atas kekerasan polisi merebak lagi di Meksiko
Sabtu, 06 Juni 2020 - 13:49 WIB
Para pria dan wanita bermasker yang memprotes kekerasan yang dilakukan polisi, merusak gedung-gedung...
Kapal perang AS berlayar melalui Selat Taiwan pada hari Tiananmen
Jumat, 05 Juni 2020 - 14:36 WIB
Sebuah kapal perang Amerika Serikat berlayar melalui Selat Taiwan pada Kamis (4/6) hari yang sama de...
Autopsi independen membuktikan George Floyd tewas karena cekikan
Selasa, 02 Juni 2020 - 11:40 WIB
Dua dokter yang melakukan autopsi independen terhadap George Floyd, pria kulit hitam yang tewas dala...
AS ingin siagakan pasukan di Tunisia seiring aktivitas Rusia di Libya
Sabtu, 30 Mei 2020 - 16:49 WIB
Amerika Serikat (AS) berencana mengerahkan salah satu Brigade Bantuan Pasukan Keamanan di Tunisia, m...
Wabah COVID-19 memburuk, AS batasi perjalanan dari Brazil
Senin, 25 Mei 2020 - 15:49 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan pada Minggu (24/5) bahwa pihaknya membatasi perjalanan da...
Remdesivir disetujui sebagai obat pasien corona
Minggu, 03 Mei 2020 - 13:27 WIB
Regulator Amerika Serikat pada Jumat (1/5) mengizinkan penggunaan darurat remdesivir sebagai obat un...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV