Kiri Kanan
Kabut asap kembali selimuti Kota Palembang
Elshinta
Jumat, 08 November 2019 - 08:27 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kabut asap kembali selimuti Kota Palembang
Kabut asap kembali selimuti Kota Palembang. Foto: Adi Asmara/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga kembali dikejutkan dengan kembalinya kabut asap yang mengepung Palembang, Sumatera Selatan, sejak sore kemaren hingga Jum’at (8/11) pagi ini, bahkan warga mengaku merasakan sesak nafas dan batuk serta perih di bagian mata.

Dili salah satu warga Palembang mengaku terkejut dengan kembalinya kabut asap yang cukup tebal dengan jarak pandang terbatas mengepung Kota Palembang, meski sempat clear karena ada hujan deras beberapa waktu lalu.

Diungkapkannya, kabut asap disertai bau menyengat yang kembali terjadi di Palembang berdampak dengan jarak pandang dan sangat berbahaya bagi pernafasan, juga membuat mata perih.

Lebih lanjut ia berharap pemerintah segera mengambil langkah terutama kebijakan untuk anak sekolah saat kabut tebal.

“Kaget aja, saya kira kabut asap sudah tidak ada lagi karena sudah ada hujan, tapi ternyata kembali tebal, akibatnya sesak, batuk serta perih di bagian mata,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Adi Asmara.

Sementera itu, perlu diketahui akibat kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan tersebut, membuat kadar udara di Sumsel buruk terutama di Kota Palembang. Tempat terbanyak terjadi kebakaran hutan dan lahan adalah di Kabupaten Ogan Komering Ilir yang menyebabkan kabut asap dan dirasakan di Palembang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Longsor di Koto Alam putuskan lalu lintas Sumbar-Riau
Selasa, 10 Desember 2019 - 12:32 WIB
Longsor yang terjadi pada Selasa (10/12) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB di Km 160 Nagari Koto Ala...
BPBD imbau masyarakat Yogyakarta waspadai cuaca ekstrem awal musim hujan
Selasa, 10 Desember 2019 - 10:15 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspad...
Tertimpa pohon saat hujan deras, mahasiwa di Kediri meninggal
Senin, 09 Desember 2019 - 20:57 WIB
Seorang warga meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka setelah tertimpa pohon yang ambruk...
Ditinggal kerja pemiliknya, satu rumah di Cipayung terbakar
Senin, 09 Desember 2019 - 10:10 WIB
Satu unit rumah di Kelurahan Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, terbakar saat ditinggal oleh p...
Bocah tenggelam di Sempur ditemukan tewas
Sabtu, 07 Desember 2019 - 13:57 WIB
Pencarian yang maksimal oleh tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil, korban tenggelam di Sempur ...
Keluarga bantah Desy Rabb meninggal akibat suntik pemutih
Jumat, 06 Desember 2019 - 17:54 WIB
Keluarga Desy Nurhakiki (25) membantah model wanita tersebut meninggal dunia akibat kejang-kejang ka...
KMP Dausa diterjang gelombang, 30 penumpang selamat
Kamis, 05 Desember 2019 - 10:07 WIB
Kepolisian Daerah Maluku membenarkan kecelakaan laut menimpa KMP Dausa KW 02 di perairan Desa Lermat...
Sedang cari ikan, tiga orang terseret arus banjir di Curug Malela Bandung Barat
Rabu, 04 Desember 2019 - 18:26 WIB
Tiga orang warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, terseret arus banj...
Lengan crane proyek Tol BORR Seksi IIIA patah saat angkat besi
Selasa, 03 Desember 2019 - 08:36 WIB
Lengan crane di proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIIA, Kota Bogor, Jawa Barat, patah sa...
Pasca kebakaran Lapas Wanita Tanjung Gusta, tidak ada korban jiwa dan tahanan lari
Minggu, 01 Desember 2019 - 20:39 WIB
Tidak ada korban jiwa maupun napi yang kabur pasca terbakar ruangan bimbingan kerja di Lapas Wanita ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)