Ini lho manfaat Wasabi bagi kesehatan
Elshinta
Sabtu, 09 November 2019 - 17:56 WIB |
Ini lho manfaat Wasabi bagi kesehatan
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2p2l0wJ

Elshinta.com -  Jika Anda pernah ke restoran Jepang dan memesan sushi, pasti tahu bumbu pedas berwarna hijau yang bernama wasabi. Wasabi ini ternyata memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan.

Wasabi atau lobak Jepang adalah sayuran silangan milik keluarga Brassicaceae. Wasabi berwarna hijau terang dan mengandung isothiocyanate (ITCs), senyawa yang bertanggung jawab atas rasanya yang tajam dan menyengat. Isotiosianat ini jugalah yang berperan untuk memberikan manfaat kesehatan.

Berikut adalah manfaat kesehatan dari wasabi dilansir Antara dari Boldsky, Sabtu (9/11).

  • Membantu menurunkan berat badan

Tanaman wasabi mengandung senyawa yang menghambat pertumbuhan dan pembentukan sel-sel lemak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang disebut 5-Hydroxyferulic acid methyl ester (5-HFA ester) yang ada di daun wasabi menekan pertumbuhan dan pembentukan sel-sel lemak.

Studi lain yang diterbitkan dalam "Nutrition Research and Practice", menyimpulkan bahwa ekstrak daun wasabi mencegah penambahan berat badan pada tikus dengan diet tinggi lemak.

  • Mencegah kanker

Aktivitas antikanker dikaitkan dengan isotiosianat (ITC) dalam wasabi. Studi menunjukkan bahwa ITC dan senyawa serupa lainnya yang ada dalam wasabi menghambat pertumbuhan sel kanker payudara, mulut, usus, dan pankreas.

Studi lain yang dicatat juga menunjukkan bahwa sayuran seperti wasabi menurunkan risiko kanker paru-paru, payudara, kandung kemih, dan prostat.

  • Meningkatkan kesehatan jantung

Wasabi memiliki sifat antihypercholesterolemic yang membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi sehingga mengurangi risiko jantung dan stroke. Isotiosianat dalam wasabi menghentikan agregasi trombosit (menggumpal bersama trombosit dalam darah) dan mencegah pembentukan gumpalan darah, yang merupakan penyebab utama stroke.

  • Mencegah penyakit yang ditularkan melalui makanan

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam "Frontiers of Microbiology", sifat antibakteri wasabi sangat membantu dalam memerangi bakteri Staphylococcus aureus dan E. coli - dua bakteri paling umum yang bertanggung jawab atas keracunan makanan.

Studi lain menunjukkan bahwa wasabi juga memiliki kemampuan ampuh untuk membantu mengobati tukak lambung yang disebabkan oleh H. pylori.

  • Mencegah penyakit Parkinson

Isothiocyanate dalam wasabi memiliki efek neuroprotektif pada otak. Mereka meningkatkan aktivasi sistem antioksidan yang menurunkan peradangan di otak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini juga dapat membantu mencegah atau memperlambat timbulnya penyakit Parkinson

  • Mencegah osteoporosis

P-hydroxycinnamic acid (HCA) dalam wasabi dapat menjaga integritas tulang dengan meningkatkan pembentukan tulang dan mengurangi kerusakan tulang pada manusia. Ini bisa membantu mengobati osteoporosis.

  • Menghambat pembusukan gigi

Menurut "American Chemical Society", wasabi mengandung isothiocyanate yang dapat membantu mencegah kerusakan gigi dan gigi berlubang dengan menghilangkan bakteri penyebabnya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Melalui `Gowes Bersama`, Kapolresta Bandung gaungkan pola hidup sehat 
Jumat, 17 Januari 2020 - 19:16 WIB
Seperti istilah Men Sana In Corpore Sano yang berarti di dalam raga yang sehat terdapat raga yang ku...
Bupati Langkat ajak <i>stakeholder</i> cegah stunting
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:36 WIB
Bupati Langkat, Sumatera Utara, mengajak keterlibatan semua pemangku kepentingan (stakeholder) di Ka...
Perlu diluruskan, Kemenkes: Ada pemahaman yang salah soal rokok elektronik
Kamis, 16 Januari 2020 - 10:06 WIB
Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan, Alexander K Ginting menga...
Khasiat jamur untuk penderita diabetes
Selasa, 14 Januari 2020 - 09:16 WIB
Jamur rendah kalori sehingga bisa menjadi pilihan menu makanan atau bahkan camilan sehat para penyan...
Terpapar polusi udara berisiko kena skizofrenia
Minggu, 12 Januari 2020 - 08:29 WIB
Polusi udara mempengaruhi kesehatan fisik dan hasil penelitian dalam jurnal JAMA Network Open menyim...
Menkes minta warga Indonesia waspada penyakit pneumonia berat di Tiongkok
Sabtu, 11 Januari 2020 - 13:39 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meminta warga Indonesia untuk waspada terhadap penyakit pneu...
Antisipasi peredaran narkoba, Polsek Medan Timur dirikan `Posko Sumut Bersih Narkoba`
Kamis, 09 Januari 2020 - 20:34 WIB
Polsek Medan Timur Polrestabes Medan mendirikan Posko Sumut Bersih Narkoba (Bersinar) di kawasan Lin...
Kemenkes selidiki kemungkinan kasus pneumonia berat di Indonesia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:59 WIB
Kementerian Kesehatan berupaya untuk menyelidiki dan meneliti kemungkinan adanya kasus baru pnemuoni...
Kemenkes: Masyarakat tidak perlu panik kasus Pneumonia berat di Tiongkok
Rabu, 08 Januari 2020 - 08:59 WIB
Kementerian Kesehatan mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik dengan adanya kasus baru terkait p...
 Yuk, cegah kanker dengan berolahraga
Selasa, 07 Januari 2020 - 13:47 WIB
Olahraga dapat mengurangi kemungkinan Anda terkena salah satu dari tujuh jenis kanker dan sebuah stu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV