Pakar-BSSN sepakat Pegasus tindakan ilegal
Elshinta
Minggu, 10 November 2019 - 06:43 WIB |
Pakar-BSSN sepakat Pegasus tindakan ilegal
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Q3FgZK

Elshinta.com - Teror Pegasus, spyware buatan perusahaan asal Israel bernama NSO Group yang disebut bisa meretas ponsel melalui WhatsApp (WA) disepakati adalah tindakan ilegal.

Pakar Keamanan Teknologi Informasi Gildas Deograt Lumy mengatakan penggunaan spyware seperti Pegasus untuk meretas data milik orang lain adalah pidana berat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Jangan dipakai di sistem orang begitu ya, kalau dibuat di lab sendiri ya bisa simulasi. Kalau dipakai di luar lab, bisa ditangkap. Pidana berat UU ITE,” tegas Gildas di Jakarta, Sabtu (9/11).

Gildas mengatakan sistem peretasan seperti yang dimiliki Pegasus sebenarnya sudah banyak memanfaatkan kelemahan keamanan dari platform yang digunakan secara pribadi seperti WA.

Kendati kelemahan keamanan WA sudah ditutup, tetapi Gildas mengatakan biasanya celah kelemahan keamanan lainnya masih berpotensi untuk dimanfaatkan pihak lain. “Tinggal kelemahan keamanan sistem itu sudah diketahui publik atau belum,” ujar dia, dihimpun Antara.

Sementara, Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN, Anton Setiyawan menyebut pihaknya bisa saja menindak peretas aplikasi WA, tetapi karena aplikasi tersebut dibuat di luar negeri, maka menjadi sulit untuk dilakukan. Oleh karena itu, dalam konteks menjaga kedaulatan data, ia mengimbau agar masyarakat segera beralih menggunakan aplikasi buatan anak bangsa. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kini warga tiga distrik pedalaman Mimika bisa menikmati internet
Senin, 24 Februari 2020 - 12:21 WIB
Warga yang bermukim di tiga distrik (kecamatan) di wilayah pedalaman dan pesisir Kabupaten Mimika, P...
Apple tak dapat penuhi target pendapatan karena virus corona
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:54 WIB
Apple mengatakan tidak dapat memenuhi target pendapatan untuk kuartal Maret karena wabah virus coron...
Kominfo akan lakukan uji coba lengkap blokir IMEI pada Maret
Selasa, 18 Februari 2020 - 06:49 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan melakukan uji coba lengkap mekanisme pemblokir...
Wakapolri: Internet jadi salah satu sarana berkembangnya radikalisme
Jumat, 14 Februari 2020 - 20:27 WIB
Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono menilai keberadaan internet menjadi salah sat...
Musim hujan, begini cara keringkan ponsel yang basah
Minggu, 02 Februari 2020 - 14:14 WIB
Jika ponsel tidak sengaja basah karena kehujanan atau terjatuh di genangan air, jangan langsung digu...
Jaringan 6G bisa 8.000 kali lebih cepat dari 5G
Sabtu, 01 Februari 2020 - 11:54 WIB
Kementerian Sains dan Teknologi Tiongkok baru-baru ini meluncurkan persiapan pengembangan jaringan m...
Menkominfo bahas kerja sama pengembangan teknologi 5G dengan Qualcomm 
Jumat, 24 Januari 2020 - 15:48 WIB
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Komonikasi dan Informatika RI Ferdinandus Setu menyampaikan, pada...
5G ditargetkan selesai sebelum ibu kota baru
Sabtu, 18 Januari 2020 - 06:47 WIB
Pemerintah menargetkan jaringan komunikasi terbaru 5G sudah dapat diadopsi sebelum ibu kota dipindah...
Vietnam akan luncurkan layanan komersial 5G tahun ini
Selasa, 14 Januari 2020 - 14:49 WIB
Vietnam berencana untuk meluncurkan layanan seluler 5G komersial tahun ini, Kementerian Informasi da...
Indonesia dipercaya bantu pengelolaan nama domain Timor Leste
Minggu, 22 Desember 2019 - 14:28 WIB
Indonesia dipercaya untuk membantu pengembangan dan pengelolaan nama domain Timor Leste atau .tl ber...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)