NU Kediri gelar audiensi, titip pesan tangkal radikalisme
Elshinta
Minggu, 10 November 2019 - 18:36 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
NU Kediri gelar audiensi, titip pesan tangkal radikalisme
Foto: Fendi Lesmana/Radio Elshinta

Elshinta.com - Setelah melakukan audiensi dengan sejumlah kadernya yang maju dalam bursa Pilbup Kediri 2020, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kediri menilai Drs. Mujahid, MM lebih baik. Selain dari visi dan misinya yang sangat baik, juga komitmen Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) itu dalam memajukan NU.

"Kemarin kita audiensi dengan anggota kita, warga NU yang mau mencalonkan diri menjadi pemimpin dan meminta arahan dari kami. Kami ajak sharing, kami titipkan beberapa hal. Saya melihat kemarin, dari jalannya audiensi itu, Pak Mujahid sangat baik, dari sisi paparan dan komitmennya," ungkap Ketua PCNU Kabupaten Kediri, KH. Mohammad Ma'mun, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana, Minggu (10/11).

Gus Ma'mun menilai Drs. Mujahid, MM memiliki kemampuan untuk memimpin Kabupaten Kediri. Pengalaman di birokrasi dari tataran bawah dan ditunjang dengan kecakapan mental, karena dibesarkan dari lingkungan warga nahdiyin.

"Saya pikir baik, secara kemampuan, Beliau bisa memimpin suatu daerah, ditunjang dari pengalaman Beliau yang banyak di birokrasi dari bawah," tandas putra pengasuh Pondok Pesantren ini.

Sementara itu dalam audiensi dengan para kadernya tersebut, imbuh Gus Ma'mun, PCNU menitipkan beberapa pesan. Diantaranya mengenai tindakan konkrit dalam mencegah masuknya aliran Islam garis keras di Kediri. "Saya titip supaya bagaimana tidak ada aliran Islam garis keras yang bisa masuk," pesan Gus Ma'mun. 

Untuk diketahui, PCNU Kabupaten Kediri membentuk Tim 9 dalam rangka memilih kader terbaiknya yang akan didukung dalam kontestasi Pilbup Kediri 2020. Audiensi dengan bacalon menjadi agenda tahapan sebelum keputusan rekomendasi dukungan kepada salah satu kadernya tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK: Polres bandara temui Nawawi terkait insiden dengan Mumtaz
Jumat, 14 Agustus 2020 - 22:36 WIB
KPK menyebut pihak Polres Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah menemui pimpinan KPK, Nawawi Po...
Pemkab Langkat gelar bimtek Permendagri No 7 dan No 90 Tahun 2019
Kamis, 13 Agustus 2020 - 20:25 WIB
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Perme...
Pengamat: Politik identitas lebih berbahaya dari politik uang 
Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:57 WIB
Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti mengingatkan praktik politik identitas sangat ...
 Menag tegaskan tak boleh ada benih radikalisme dalam tubuh ASN
Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:46 WIB
Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia Fachrul Razi menegaskan bahwa tak boleh ada benih radikalis...
Gerindra NTB dukung pencalonan kembali Prabowo di Pilpres 2024
Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:37 WIB
DPD Partai Gerindra Nusa Tenggara Barat secara terbuka mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subiant...
Prabowo siap emban amanah pimpin Gerindra 2020-2025
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 17:29 WIB
Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan siap mengemban am...
Mendagri: Kepala daerah tak serius tangani Covid-19 jangan dipilih lagi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 20:48 WIB
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian “mewarning” kepala daerah yang tidak serius dalam menangani...
Bamsoet ajak AHY gotong-royong atasi persoalan bangsa
Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:35 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono senantias...
 KPU Pandeglang sebut tahapan Pilkada ikuti protokol kesehatan
Kamis, 06 Agustus 2020 - 18:56 WIB
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang menggelar sosialisasi pemilihan ...
Pembentukan Kabinet pasca bubarnya RIS
Kamis, 30 Juli 2020 - 08:47 WIB
Setelah dibubarkannya Republik Indonesia Serikat (RIS) beberapa kabinet telah bekerja untuk menjalan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)