Potensi guguran lava Gunung Semeru ancam warga di lereng selatan dan tenggara
Elshinta
Senin, 11 November 2019 - 13:54 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Potensi guguran lava Gunung Semeru ancam warga di lereng selatan dan tenggara
Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik (PKL) BPBD Kabupaten Lumajang, Mohammad Wawan Hadi Siswoyo. Sumber foto: Elshinta/Effendi Murdiono

Elshinta.com - Bukaan kawah aktif Jongring Seloko, Gunung Semeru yang dikhawatirkan sebagai jalur luncuran awan panas, menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik (PKL) BPBD Kabupaten Lumajang, Mohammad Wawan Hadi Siswoyo mengatakan, berdasarkan hasil pantauan sejak Minggu (10/11) kemarin hingga Senin (11/11) hari ini, KESDM Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Semeru mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di radius satu hingga empat kilo meter di sekitar lereng bagian selatan dan tenggara karena merupakan bukaan kawah aktif Semeru.

Kata Wawan Hadi, imbauan telah disampaikan kepada masyarakat sekitar gunung, utamanya pada bagian selatan dan tenggara untuk menaati rekomendasi yang disampaikan pihak PVMBG berdasarkan hasil pengamatan dalam beberapa hari terakhir. Dari itu masyarakat yang ada di bantaran sungai Curah Koboan, Kali Glidik, Kali Rejali dan lainya agar siap siaga dengan acaman bahaya Semeru.

"Kita sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar gunung, sekitar aliran sungai," kata Wawan Hadi saat ditemui di kantornya oleh Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono, Senin (11/11).

Pada masa transisi peralihan musim kemaru ke musim penghujan, potensi hujan bisa sewaktu-waktu terjadi di sekitar puncak, karena dikhawatirkan dapat membawa material kubah lava dari puncak. Diingatkan kepada para penambang agar memperhatikan keselamatan jiwa. Jika kondisi sudah mulai mendung di sekitar Gunung Semeru, BPBD meminta penambang untuk menghentikan aktivitasnya.

"Kita tidak tahu berapa kubik material kubah lava yang ada di sana," ucap Wawan.

Meskipun kondisi status Gunung Semeru masih berada di tingkat waspada level ll, kata Wawan, agar tetap menjadi perhatian dalam kewaspadaan untuk beraktivitas di lokasi yang dilarang.

BPBD melalui anggaran tahun 2020 akan menambah papan peringatan dan imbauan di sepanjang bantaran sungai, sebagai upaya Pemerintah dalam membentuk ketangguhan bencana dalam meningkatkan kewaspadaan kepada masyarakat lereng Gunung Semeru. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
LIPI sebut hutan bakau Indonesia dalam kondisi baik
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:28 WIB
 Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) I Wayan Dharmawan ...
Ingat, kebijakan penggunaan KBRL berlaku mulai besok
Selasa, 30 Juni 2020 - 18:56 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta semakin menggencarkan sosialisasi dan edukasi penggunaan kan...
Limbah infeksius di Riau melonjak 500 persen akibat wabah COVID-19
Senin, 29 Juni 2020 - 11:58 WIB
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau menyatakan terjadi lonjakan jumlah limbah ...
Warga diingatkan gunakan masker kain kurangi limbah medis
Kamis, 25 Juni 2020 - 10:32 WIB
Masyarakat yang biasa menggunakan masker sekali pakai diingatkan untuk beralih ke masker kain yang b...
Menteri KKP ajak nelayan turut jaga sumber daya laut nasional
Jumat, 19 Juni 2020 - 09:49 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengajak nelayan untuk turut menjaga sumber daya l...
 Pemerintah daerah harus aktif cegah alih fungsi lahan
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:10 WIB
Indonesia sebagai negara agraris kini menghadapi ancaman serius atas alih fungsi lahan pertanian. I...
Turunkan emisi gas rumah kaca, perilaku saat pandemi harus dipertahankan
Minggu, 07 Juni 2020 - 07:48 WIB
Pandemi COVID-19, ternyata memberi dampak terhadap lingkungan, termasuk kualitas udara. Antara lain,...
Budidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember ditengah pandemi Covid-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:57 WIB
Seorang Kapolsek di Majalengka berhasil membudidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember. Hasilnya ...
Menteri LHK namai `Fitri` untuk orang utan di Bogor lahir saat Lebaran
Rabu, 27 Mei 2020 - 20:56 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya memberi nama `Fitri` untuk anak orang uta...
Jalankan protokol kesehatan, program 10 Rumah Aman KSP jadi inspirasi warga Madiun 
Senin, 18 Mei 2020 - 18:37 WIB
Program 10 Rumah Aman yang diinisiasi Kantor Staf Presiden terus berkembang. Di Madiun, Jawa Timur ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV