Kiri Kanan
Kasus KTP-el, Markus Nari divonis enam tahun penjara
Elshinta
Senin, 11 November 2019 - 17:26 WIB |
Kasus KTP-el, Markus Nari divonis enam tahun penjara
Anggota Komisi II DPR dari fraksi Partai Golkar 2009-2014, Markus Nari. Sumber foto: https://bit.ly/33NIMvi

Elshinta.com - Anggota Komisi II DPR dari fraksi Partai Golkar 2009-2014, Markus Nari, divonis enam tahun penjara karena terbukti memperoleh 400.000 dolar Amerika Serikat dari proyek KTP elektronik dan menghalang-halangi pemeriksaan perkara di persidangan.

Vonis itu dibacakan ketua majelis hakim Franky Tumbuwun di pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (11/11), sekaligus menetapkan Markus untuk membayar uang pengganti sebesar 400 ribu dolar AS.

"Menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak terdakwa untuk menduduki dalam jabatan publik selama 5 tahun terhitung sejak terdakwa selesai menjalani hukuman pemidanaan," kata Hakim Franky, seperti dikutip Antara

Putusan itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum KPK yang meminta agar Markus divonis 9 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan ditambah kewajiban membayar uang pengganti sebesar 900.000 dolar AS.

Dalam dakwaan pertama, Nari hanya dinilai terbukti menerima 400.000 dolar AS dari Andi Narogong selaku koordinator pengumpul fee proyek KTP-el. Hal tersebut berbeda dengan surat tuntutan JPU KPK yang menyatakan dia menerima uang sebesar 900.000 dolar AS.

"Terdakwa Markus Nari menerima 400.000 dolar AS atau setara Rp4 miliar seperti yang diungkap Sugiharto dalam persidangan. Markus Nari mengunjungi Kemendagri dan uang berasal dari Andi Narogong sebagai pengumpul uang `fee` dari konsorsium," ujar Hakim Emilia Djadjasubagdja. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua MPR minta Erick pidanakan mantan Dirut Garuda
Minggu, 08 Desember 2019 - 06:32 WIB
Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet meminta Menteri BUMN Erick Th...
Semua pihak harus hormati putusan MA dalam kasus BMG
Sabtu, 07 Desember 2019 - 19:07 WIB
Putusan yang membebaskan mantan Direktur Keuangan Pertamina, Frederick ST. Siahaan dalam kasus dugaa...
KPK dapat turun tangan usut penyelundupan Garuda Indonesia
Jumat, 06 Desember 2019 - 16:45 WIB
Pakar hukum pidana Indriyanto Seno Adji menilai KPK melalui Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pe...
Ketua MPR minta Erick pidanakan mantan dirut Garuda
Jumat, 06 Desember 2019 - 06:32 WIB
Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet meminta Menteri BUMN Erick Th...
Kemenhub sebut ada ketidaksesuaian manifest pesawat Garuda
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:53 WIB
Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa Otoritas Bandar Udara melaporkan ada ketidaksesuaian ant...
Kasus Garuda, Menteri BUMN tunggu keputusan Bea Cukai
Kamis, 05 Desember 2019 - 18:19 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengaku masih menunggu hasil investigasi Bea dan Cukai terkait dugaan peny...
Kemenhub akan beri sanksi Garuda jika terbukti bersalah
Kamis, 05 Desember 2019 - 18:07 WIB
Kementerian Perhubungan akan menjatuhkan sanksi kepada maskapai Garuda Indonesia jika terbukti bersa...
KPK panggil Ketua Fraksi PKB DPRD DKI saksi Imam Nahrawi
Kamis, 05 Desember 2019 - 12:07 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas seba...
Satgas khusus dibentuk selidiki pemilik granat asap meledak di Monas
Kamis, 05 Desember 2019 - 06:46 WIB
Polda Metro Jaya membentuk tim satuan tugas (satgas) khusus untuk mengusut pemilik granat asap yang ...
Lima sindikat belasan kilo sabu asal Malaysia dihukum seumur hidup
Rabu, 04 Desember 2019 - 21:12 WIB
Lima orang sindikat sabu belasan kilo asal Malaysia dihukum seumur hidup dalam persidangan yang ber...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once