Reformasi birokrasi, Presiden: PANRB akan pangkas Eselon IV di setiap kementerian
Elshinta
Selasa, 12 November 2019 - 07:15 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Reformasi birokrasi, Presiden: PANRB akan pangkas Eselon IV di setiap kementerian
Presiden Jokowi dan Wapres Ma`ruf Amin memimpin rapat terbatas mengenai Program Cipta Lapangan Kerja, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/11). Foto via @setkabgoid

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa reformasi birokrasi harus dilakukan besar-besaran, beriringan paralel dengan pemangkasan regulasi-regulasi yang ada. Mengubah cara kerja yang manual/analog ke cara kerja digital, mengubah mindset dari dilayani menjadi melayani. 

"Sebaik apapun peraturan, sebaik apapun regulasi jika orientasi birokrasi kita belum berubah ini juga akan menjadi masalah yang berkaitan dengan kecepatan, yang berkaitan dengan sumbatan. Oleh sebab itu, reformasi birokrasi harus dilakukan besar-besaran," kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas mengenai Program Cipta Lapangan Kerja, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/11).

“Saya kira di Kementerian PANRB juga sudah menyiapkan yang nanti akan memangkas, yang pertama mungkin eselon IV terlebih dahulu di setiap kementerian, meskipun ini juga harus dilihat secara cermat kajiannya,” jelas Presiden, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab. 

Namun, Presiden mengingatkan, yang tidak kalah pentingnya adalah mengubah orientasi prosedur ke orientasi hasil. “Jangan sampai kita masih bertele-tele di prosedur tapi golnya, hasilnya justru itu tidak dilihat. Sekali lagi mengubah orientasi prosedur ke orientasi hasil,” tegasnya. 

Sebelumnya, pada awal arahannya Presiden Jokowi menyampaikan, agar terjadi perbaikan ekosistem regulasi yang mendukung cipta lapangan kerja, seluruh kementerian harus mengidentifikasi regulasi-regulasi yang ada di kementerian yang menghambat. 

“Jika ada yang menghambat, segera dipangkas atau diusulkan untuk dipangkas pada presiden,” pinta Presiden Jokowi. 

Khusus yang berkaitan dengan mandat dalam undang-undang, menurut Presiden, akan dikumpulkan dan nanti akan dilakukan yang namanya omnibus law yang akan dibahas bersama DPR. 

“Ini perlu saya informasikan bahwa di Amerika, di sana sekarang kalau ada menteri ingin mengeluarkan 1 Permen ia harus mencabut 2 Permen. Di sini mestinya juga bisa kita lakukan itu, menteri kalau mau mengeluarkan 1 permen nyabutnya 40 permen, karena Permen kita di sini terlalu banyak, banyak sekali. Tolong ini nanti dimulai dikaji lagi. Keluar 1 permen potong berapa Permen, kalau Amerika 1 memotong 2,” terang Presiden Jokowi.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Danlantamal Belawan diharapkan perhatikan nelayan tradisional
Selasa, 21 Januari 2020 - 21:44 WIB
Bupati Batu Bara Zahir mengajak Danlantamal Belawan untuk bersama pemerintah daerah membantu dan mem...
Pemerintah klarifikasi RUU `Penciptaan Lapangan Kerja` 
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:26 WIB
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengklarifikasi draft Rancangan Undang-Undang (RUU) `Pen...
Cegah bahaya saat di SPBU, Pertamina MOR II gelar sosialisasi
Selasa, 21 Januari 2020 - 18:46 WIB
Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel melaksanakan Sosialisasi perilaku aman saat di SPB...
Rupiah hari ini ditutup melemah 0,22% ke level Rp 13.669 per dolar AS 
Selasa, 21 Januari 2020 - 18:07 WIB
Rupiah hari ini ditutup melemah. Pada Selasa (21/1) nilai tukar rupiah parkir di level Rp 13.669 per...
Pemerintah akan tingkatkan plafon KUR secara bertahap
Selasa, 21 Januari 2020 - 17:47 WIB
Pemerintah secara bertahap meningkatkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) selama 5 tahun ke depan den...
IHSG ditutup melemah 0,11% ke 6.238 pada akhir perdagangan hari ini 
Selasa, 21 Januari 2020 - 17:36 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 6,89 poin atau 0,11% ke 6.238,15 pada akhir perda...
Kemenko: Realisasi KUR 2019 capai Rp139,5 triliun 
Selasa, 21 Januari 2020 - 16:15 WIB
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat realisasi kredit usaha rakyat (KUR) periode Jan...
Perdagangan Sesi I, IHSG naik tipis 0,03% ke  6.246,83
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:06 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan sesi I. Selasa (21/1) puku...
Rupiah melemah seiring koreksi mata uang regional
Selasa, 21 Januari 2020 - 10:31 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (21/1) pagi, melemah seir...
Hari ini, IHSG diprediksi berlanjut melemah
Selasa, 21 Januari 2020 - 10:03 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/1) hari ini, diprediksi ma...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV