AS kecam kekerasan terbaru Hong Kong
Elshinta
Selasa, 12 November 2019 - 09:39 WIB |
AS kecam kekerasan terbaru Hong Kong
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2QareFO

Elshinta.com - Amerika Serikat pada Senin (11/11) mengecam `penggunaan kekuatan mematikan yang tak dibenarkan` dalam kekerasan terbaru di Hong Kong.

AS juga mendesak kepolisian serta warga sipil di kota itu untuk bersama-sama mendinginkan situasi, menurut pejabat senior pemerintahan Trump.

Pernyataan AS muncul setelah aparat Kepolisian Hong Kong melepaskan tembakan dan melukai hingga parah seorang demonstran. Seorang pria dibakar dalam kekerasan, yang memicu pemimpin Carrie Lam mengutuk "musuh-musuh rakyat."

"Kepolisian Hong Kong dan warga sipil sama-sama memiliki tanggung jawab untuk meredakan konflik sekaligus menghindari bentrokan kekerasan," ujar pejabat AS, yang meminta identitasnya dirahasiakan, dihimpun Antara.

Hong Kong diwarnai peningkatan bentrokan pada akhir pekan di tengah aksi protes prodemokrasi di seluruh wilayah yang dikuasai China itu, bekas koloni Inggris. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
82 pekerja tambang di Peru positif virus corona
Sabtu, 04 Juli 2020 - 14:38 WIB
Perusahaan tambang tembaga Trevali Mining pada Jumat (3/7) mengungkapkan bahwa 82 pekerja positif  ...
Trump teken surat perintah terkait reformasi kepolisian
Rabu, 17 Juni 2020 - 13:47 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan surat perintah, Selasa (16/6), yang menurut dia a...
AS umumkan total 2.085.769 kasus COVID-19, dengan 115.644 kematian
Selasa, 16 Juni 2020 - 11:58 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  (CDC) Amerika Serikat pada Senin (15/6) kembali mengumu...
Kasus COVID-19 di AS capai 2 juta, Biden kecam Trump
Jumat, 12 Juni 2020 - 11:51 WIB
Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengecam penanganan pandemi COVID-19 oleh Presiden ...
Protes atas kekerasan polisi merebak lagi di Meksiko
Sabtu, 06 Juni 2020 - 13:49 WIB
Para pria dan wanita bermasker yang memprotes kekerasan yang dilakukan polisi, merusak gedung-gedung...
Kapal perang AS berlayar melalui Selat Taiwan pada hari Tiananmen
Jumat, 05 Juni 2020 - 14:36 WIB
Sebuah kapal perang Amerika Serikat berlayar melalui Selat Taiwan pada Kamis (4/6) hari yang sama de...
Autopsi independen membuktikan George Floyd tewas karena cekikan
Selasa, 02 Juni 2020 - 11:40 WIB
Dua dokter yang melakukan autopsi independen terhadap George Floyd, pria kulit hitam yang tewas dala...
AS ingin siagakan pasukan di Tunisia seiring aktivitas Rusia di Libya
Sabtu, 30 Mei 2020 - 16:49 WIB
Amerika Serikat (AS) berencana mengerahkan salah satu Brigade Bantuan Pasukan Keamanan di Tunisia, m...
Wabah COVID-19 memburuk, AS batasi perjalanan dari Brazil
Senin, 25 Mei 2020 - 15:49 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan pada Minggu (24/5) bahwa pihaknya membatasi perjalanan da...
Remdesivir disetujui sebagai obat pasien corona
Minggu, 03 Mei 2020 - 13:27 WIB
Regulator Amerika Serikat pada Jumat (1/5) mengizinkan penggunaan darurat remdesivir sebagai obat un...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV