Teten: BUMDes harus berbentuk koperasi, jangan dikuasai elit desa
Elshinta
Selasa, 12 November 2019 - 14:44 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Sigit Kurniawan
Teten: BUMDes harus berbentuk koperasi, jangan dikuasai elit desa
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Munas Dekopin di Makassar. Sumber foto: https://bit.ly/32GpgQ6

Elshinta.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan saat ini kapitalisme dunia telah menembus seluruh ruang ekonomi termasuk di Indonesia. Keberadaan koperasi menjadi kekuatan yang mampu memproteksi pasar dari praktik kapitalisme. 

"Koperasi bisa memproteksi ekonomi pasar dari kapitalisme dunia, yang hampir tidak ada lagi ruang yang tidak ditembus oleh mereka," kata Menkop UKM saat membuka Munas Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) di Makassar.

Dilansir dari laman resmi Kemenkop UKM, Selasa, kendati kapitalisme sudah menguasai pasar dalam negeri, namun penetrasi kapitalisme ke desa masih belum dominan. Itu sebabnya, program pemerintah menyalurkan dana desa hingga  Rp1 miliar per desa agar desa mampu berkembang melalui potensi yang dimilikinya. 

Perekonomian rakyat di desa harus hidup. Jangan sampai produk industri menguasai desa yang akibatnya akan menyedot dana dari desa kembali ke industri.

Menteri mengatakan dana desa selama ini telah dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) namun diharapkan Bumdes ke depan dapat berbentuk koperasi. 

"Pak Jokowi menaruh harapan BUMDes itu harus dalam bentuk koperasi. Jangan BUMDes itu dikuasai oleh elit desa. Itu bahasa Pak Jokowi," sebut Teten. 

"Koperasi dan UMKM telah terbukti paling bertahan pada masa krisis tahun 1998. Saat ini, koperasi dan UMKM harus menunjukkan eksistensi dan kontribusinya bagi perekonomian nasional," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perlu tahu! Ini dua cara komunikasi antara franchisor dan franchisee
Senin, 20 Januari 2020 - 12:09 WIB
Dalam bisnis franchise, tentu diperlukan komunikasi yang baik antara franchisor dan franchisee. Nam...
7 koperasi produksi ini siap jadi korporasi pertanian
Kamis, 16 Januari 2020 - 12:29 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM bersama Agriterra, LSM Belanda yang bergerak di sektor pertanian, mulai...
Digitalisasi UMKM, Teten dukung penggunaan QRIS
Rabu, 15 Januari 2020 - 13:20 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM mendukung penggunaan atau QR Code Indonesia Standard (QRIS) bagi kalang...
5 tantangan bisnis franchise, apa saja ya?
Selasa, 07 Januari 2020 - 10:28 WIB
Tidak ada yang mudah dalam menjalankan bisnis. Memiliki dan menjalankan bisnis yang dipasarkan secar...
Daya saing dan produktivitas UMKM terhambat logistik
Kamis, 26 Desember 2019 - 11:48 WIB
Karakteristik para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengakibatkan kebutuhan dukungan s...
Tips sukses cari SDM terampil bagi UKM
Senin, 02 Desember 2019 - 12:39 WIB
Pengertian tenaga kerja terampil dalam bahasa bisnis adalah tersedianya pada diri seseorang sejumlah...
Ambisi Teten jadikan Smesco sebagai pusat peradaban baru UKM
Selasa, 19 November 2019 - 10:26 WIB
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) akan menjadikan Smesco Indonesia se...
Ini lima masalah utama UKM di mata Teten. Apa saja?
Jumat, 15 November 2019 - 10:28 WIB
Kelima masalah tersebut yakni SDM dan manajemen, finansial, institusi, inovasi dan teknologi, serta ...
Teten: BUMDes harus berbentuk koperasi, jangan dikuasai elit desa
Selasa, 12 November 2019 - 14:44 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan saat ini kapitalisme dunia telah menembus seluruh ...
Kenalkan koperasi ke milenial, Teten galakkan program rebranding
Senin, 11 November 2019 - 09:12 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki akan menggalakkan program rebranding koperasi sebagai upaya u...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV