Masalah-masalah yang terjadi pada sistem reproduksi wanita
Elshinta
Jumat, 15 November 2019 - 10:58 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Masalah-masalah yang terjadi pada sistem reproduksi wanita
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2qSbkWc

Elshinta.com - Organ reproduksi kewanitaan bukan hanya terancam oleh satu atau dua persoalan kesehatan saja. Ada beberapa masalah utama yang tak jarang membuat wanita menjadi terganggu. Masalah utama tersebut mendominasi persoalan kewanitaan, khususnya yang masih berada pada usia reproduksi, yakni 18 sampai 46 tahun atau sebelum menopause. Berikut ini sejumlah masalah yang dikeluhkan oleh wanita yang telah dihimpun dari berbagai sumber:

Vulvovaginitis dan nonmenstrual 

Vulvovaginitis adalah peradangan vulva dan vagina yang dapat diakibatkan oleh iritasi (seperti sabun cuci atau sabun mandi). Kebersihan diri yang tidak dikelola dengan baik juga dapat menyebabkan peradangan. Vulvovaginitis juga dapat disebabkan oleh pertumbuhan jamur candida yang menempel pada vagina.

Gejala yang ditimbulkan oleh vulvovaginitis meliputi kemerahan dan gatal-gatal di daerah vagina dan vulva dan bahkan juga bisa mengakibatkan keputihan. Sebanyak 30 persen wanita berkemungkinan besar mengalami vaginitis atau peradangan vagina. Jadi tiga dari empat wanita mengalaminya masalah ini.

Kemudian ada juga pendarahan vagina tetapi bukan karena menstruasi (nonmenstrual), keadaan ini paling sering disebabkan oleh adanya benda asing dalam vagina atau disebabkan karena terjadi pendarahan pada uretra, karena uretra adalah bagian yang mudah berdarah bila terkena benturan. Perdarahan nonmenstrual juga bisa disebabkan oleh cedera saat bersepeda, senam, aktivitas yang keras dan bisa juga disebabkan trauma pada vagina karena pelecehan seksual.

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2XhirmU

Indung telur dan tuba falopi
Kehamilan ektopik, terjadi saat telur yang dibuahi berkembang di luar rahim dan biasanya melekat pada tuba falopi. Wanita dengan kondisi ini dapat mengalami nyeri perut parah dan perlu berkonsultasi segera dengan dokter karena umumnya dibutuhkan prosedur operasi.

Endometriosis yakni penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya jaringan menyerupai selaput lendir rahim (endometrium) di luar rongga rahim seperti di indung telur, tuba falopi, atau bagian lain rongga panggul. Endometriosis dapat menyebabkan perdarahan abnormal, menstruasi yang menyakitkan, dan nyeri panggul.

Tumor indung telur, walaupun jarang, namun bisa saja terjadi. Perempuan yang memiliki tumor indung telur akan mengalami nyeri perut bagian atas dan tekanan yang dapat dirasakan dalam abdomen.
 
Mioma merupakan pertumbuhan tumor yang berasal dari otot rahim berbentuk bulat dan keras. Sebenarnya sejak mulai haid, wanita dapat mengalaminya. Meski lebih dari 50 persen terjadi pada wanita berusia lebih dari 40 tahun. Mioma juga diyakini dapat terjadi karena faktor genetik.

Kista indung telur adalah kelenjar abnormal yang terbentuk dalam indung telur berisikan cairan. Kista tergolong tidak mengkhawatirkan dan akan hilang dengan sendirinya, kecuali kelenjar terus bertumbuh besar karena dapat menekan organ di sekelilingnya dan menyebabkan nyeri pada perut.
 
Sindrom ovarium polisistik, adalah suatu gangguan hormon di mana terjadi peningkatan produksi androgen (hormon pria) oleh ovarium. Kondisi ini menyebabkan indung telur membesar dan menumbuhkan kista. Sindrom ovarium polisistik timbul pertama kalinya pada saat remaja. 

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2CLJiy8

 

Menstruasi
Secara garis besar gangguan haid terbagi pada tiga kondisi, yakni Menorrhagia, Amenorea, dan Dismenorea. Menorrhagia merupakan kondisi perdarahan haid yang banyak atau lama. Dysmenorrhea merupakan kondisi nyeri pada saat mengalami haid dan terjadi pada 50-90 persen wanita usia reproduksi.

Amenorea, terjadi saat seorang perempuan belum memulai periode menstruasinya setelah beranjak 16 tahun atau 3 tahun setelah masa pubertas, belum menunjukkan tanda-tanda pubertas saat berusia 14 tahun, atau memiliki periode menstruasi yang normal tetapi berhenti menstruasi mendadak tanpa alasan yang diketahui (selain kehamilan).

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2CMgdCG

 

Sistem reproduksi
Penyakit seks menular (STD/STI), termasuk radang panggul (PID), HIV/AIDS, human papillomavirus (HPV), sifilis, raja singa (gonorrhea), dan herpes (HSV). Penyakit ini menular melalui aktivitas seksual, dari satu orang ke orang lainnya.

Sindrom syok racun alias toxic shock syndrome. Penyakit ini jarang namun dapat mematikan, disebabkan oleh racun yang dilepaskan ke dalam tubuh selama infeksi bakteria yang akan berkembang jika tampon dibiarkan terlalu lama di dalam vagina. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala seperti demam tinggi, diare, muntah, dan syok.

Kanker serviks adalah kanker yang terjadi saat ada sel-sel di leher rahim alias serviks yang tidak normal, dan berkembang terus dengan tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut bisa berkembang dengan cepat sehingga mengakibatkan tumor pada serviks. Tumor yang ganas nantinya berkembang jadi penyebab kanker serviks.


 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kunjungi Langkat, Bappenas percepat upaya pencegahan stunting    
Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:36 WIB
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) berkunjung ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara da...
Ahli Kandungan: Terapi hormon pada menopause berisiko kanker rahim
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:55 WIB
Ahli kandungan dari Klinik Hayandra dr Anggara Mahardika SpOG mengatakan terapi hormon pada perempua...
Sosialisasi pembinaan KB program non fisik TMMD 109 Kodim 1711/BVD
Selasa, 06 Oktober 2020 - 19:48 WIB
Kepala Puskesmas Mindiptana, Hendrikus Kamben didampingi Kepala Kampung Kakuna Bapak Ishak Tenot d...
Apa penyebab kram perut pada wanita selain menstruasi?
Rabu, 30 September 2020 - 10:19 WIB
Tak semua rasa kram perut disebabkan oleh menstruasi. Penyebab kram perut yang terasa menyakitkan da...
Hati-hati, jangan sepelekan masalah menstruasi ini
Rabu, 23 September 2020 - 11:10 WIB
Perhatikan beberapa masalah yang juga sering terjadi saat menstruasi. Sebab, tanpa disadari, hal ini...
 Cara menjaga kesehatan rahim yang wanita harus tahu
Rabu, 16 September 2020 - 09:23 WIB
Dalam sistem reproduksi, rahim menjadi organ vital karena sebagai tempat berkembangnya janin. Rahim ...
 Fakta tentang kesuburan wanita yang perlu diketahui
Rabu, 09 September 2020 - 10:06 WIB
Mendapatkan anak berhubungan dengan kesuburan atau fertilitas seseorang. Ada banyak faktor yang mela...
 Kesalahan saat memakai pembalut yang tidak disadari wanita
Rabu, 02 September 2020 - 11:19 WIB
Normalnya, wanita mengalami periode menstruasi sebanyak 480 kali sepanjang hidupnya. Rata-rata kaum ...
Jaga `mood` selama hamil dengan rajin olahraga
Rabu, 26 Agustus 2020 - 21:37 WIB
Berolahraga ringan untuk para wanita hamil tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan kebugaran tetapi ...
Wanita harus tahu, cara merawat Miss V sesuai perubahan usia
Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:13 WIB
Organ intim akan berubah seiring bertambahnya usia. Lambat laun, bentuk Miss V tidak sama seperti be...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV