Pakar sebut bangkai babi yang dibuang ke sungai bisa picu infeksi
Elshinta
Jumat, 15 November 2019 - 11:58 WIB |
Pakar sebut bangkai babi yang dibuang ke sungai bisa picu infeksi
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/354SuKk

Elshinta.com - Pakar yang juga dosen Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU), Restuti Hidayani Saragih mengatakan ternak babi yang dibuang ke sungai dikhawatirkan berpotensi memicu penyakit infeksi yang bisa menjangkiti manusia.

"Selain mencemari lingkungan juga dianggap dapat mencemari kualitas dari air sungai, sehingga dikhawatirkan berpotensi memicu penyakit infeksi yang bisa menjangkiti manusia," kata Restu di Medan, Jumat (15/11).

Ia menyebutkan, meskipun virus `hog cholera` atau `classical swine fever` (CSF) tidak menular dari babi ke manusia, akan tetapi tindakan pembuangan bangkai babi terinfeksi tersebut akan menyebabkan pencemaran air yang dapat menimbulkan atau berpotensi mengakibatkan gejala penyakit infeksi lainnya pada manusia.

"Seperti diare, demam, penyakit kulit, dan lainnya, terutama pada warga di sekitar aliran sungai," ungkap Restu, seperti dikutip Kantor Berita Antara.

Dia mengemukakan bahwa `hog cholera` sendiri merupakan penyakit infeksi pada babi yang sebetulnya hanya menjangkiti babi yang sangat menular. Adapun tingkat kesakitannya (morbiditas) dan kematiannya (mortalitas) hampir mencapai 100 persen. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mengapa pria mudah marah? Salah satunya karena sikap pasangan?
Jumat, 14 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Seorang pria bisa langsung marah karena perilaku atau sikap pasangannya sendiri. Ada beberapa sikap ...
Apa faktor penentu ukuran penis?
Kamis, 13 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Setiap pria menginginkan ukuran penis yang besar untuk dapat memuaskan istrinya. Seperti yang diketa...
 Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 413 Kostrad gelar pengobatan keliling di Kampung Nafri
Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:27 WIB
Prajurit TNI Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG m...
Hati-hati, terpapar asap rokok menurunkan imunitas tubuh lawan COVID-19
Kamis, 13 Agustus 2020 - 10:09 WIB
Dokter spesialis paru mengungkapkan, terpapar asap rokok dari perokok terbukti dapat menurunkan sist...
 Apa kalimat yang diucapkan wanita dan membuat pria bahagia?
Rabu, 12 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Layaknya wanita, pria juga merasa bahagia jika mendengar kata-kata manis dari pasangannya. Para pri...
Pasien sembuh ajak masyarakat tidak khawatir berlebihan COVID-19
Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:56 WIB
Salah seorang pasien sembuh COVID-19 di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepualauan Bangka Belitung, SYA...
 Tangani Covid-19 di Subang tetapkan `herd immunity`
Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:37 WIB
Penanganan Covid-19 di Kabupaten Subang, Jawa Barat kini menerapkan `Herd Immunity` berdasarkan Pedo...
Jangan gunakan `neck gaiter` untuk gantikan masker
Rabu, 12 Agustus 2020 - 13:56 WIB
Beredar berbagai macam jenis masker, seiring meningkatnya kasus COVID-19 di seluruh dunia. Peneliti ...
Kemenkes: Menyusui dengan ASI bisa selamatkan bumi
Rabu, 12 Agustus 2020 - 11:02 WIB
Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kirana Pritasari menjelaskan,kegiatan ...
Manfaat serai, mengeluarkan racun hingga tingkatkan kekebalan tubuh
Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:02 WIB
Menambahkan serai atau sereh ke dalam pola makan Anda dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)