Sidak temui pasien di RS, Presiden Jokowi temukan kenyataan ini...
Elshinta
Jumat, 15 November 2019 - 14:29 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Sigit Kurniawan
Sidak temui pasien di RS, Presiden Jokowi temukan kenyataan ini...
Presiden Jokowi secara mendadak meninjau pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung, Lampung, Jumat (15/11) pagi. Sumber foto: https://bit.ly/2Xh6uh7

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menemukan kenyataan ternyata proporsi peserta program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang membayar sendiri atau Iuran Mandiri lebih banyak dari yang peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh anggaran APBN. 

Temuan tersebut diperoleh Presiden Jokowi saat secara mendadak melakukan inspeksi ke  RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, yang terletak di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung,  Jumat (15/11) pagi. 

Pada kesempatan itu Presiden Jokowi meninjau instalasi rawat jalan RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dan bertanya langsung kepada sejumlah pasien yang ada di lokasi. Presiden menggali informasi tentang pemanfaatan dan pelayanan BPJS Kesehatan yang diterima oleh para pasien. 

“Saya hanya ingin memastikan apakah yang namanya Kartu BPJS itu betul-betul sudah dipegang oleh rakyat, oleh pasien, yang ada di rumah sakit. Saya cek tadi hampir 90 persen lebih memakai BPJS,” kata Presiden, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab

Dari penuturan pasien, Presiden memperoleh informasi bahwa proporsi kepesertaan BPJS Kesehatan yang ia temui di rumah sakit tersebut justru lebih banyak didominasi oleh peserta program BPJS Kesehatan di luar pembiayaan negara atau daerah, yang berarti membayar iuran secara mandiri. Padahal, jumlah peserta BPJS Kesehatan terbesar merupakan yang berasal dari kategori PBI yang dibiayai oleh anggaran APBN. 

Data BPJS Kesehatan per 31 Oktober 2019 menyebutkan, terdapat 96.055.779 peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh APBN. Jumlah tersebut belum termasuk jumlah peserta dari kategori PBI yang dibiayai anggaran APBD yang mencapai 37.887.281 peserta berdasarkan data yang sama. 

Artinya, lebih dari 133 juta peserta BPJS Kesehatan atau kurang lebih 60 persen dari total kepesertaan BPJS Kesehatan yang mencapai 222.278.708 (per 31 Oktober 2019), ditanggung oleh negara.

“Ini yang mau saya lihat. Karena yang PBI itu kan banyak. Dari pemerintah itu 96 juta plus dari Pemda itu 37 juta. Harusnya ini sudah mencakup 133 juta. Harusnya yang gratis 133 juta. Ada di mana? Siapa yang pegang? Saya hanya ingin memastikan itu,” kata Presiden kepada wartawan. 

Dengan proporsi tersebut, Presiden mengatakan, seharusnya defisit BPJS Kesehatan yang saat ini terjadi dapat diatasi dengan mengintensifkan atau memperbaiki sistem penagihan iuran peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung secara mandiri oleh peserta. 

“Kita ini kan sudah bayari yang 96 juta (peserta), dibayar oleh APBN. Tetapi di BPJS terjadi defisit itu karena salah kelola saja. Artinya apa? Yang harusnya bayar pada enggak bayar. Artinya di sisi penagihan yang mestinya diintensifkan,” ujarnya. 

Turut mendampingi Presiden dalam sidak tersebut ialah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden ajak Bangsa Indonesia berdikari bangkit dari pandemi
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 17:14 WIB
Presiden Joko Widodo mengajak Bangsa Indonesia untuk berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri aga...
Gubernur Kalsel ingatkan pentingnya Adaptasi Kebiasaan Baru
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:56 WIB
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor menghadiri kegiatan swab test COVID-19 yang diselenggaran BNI secar...
Tingkatkan profesionalisme prajurit, Lanud SPR gelar lomba menembak
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:42 WIB
Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Budhi Achmadi beserta para pejabat dan perwira lainnya melaks...
Kepala RSPAD Gatot Soebroto jadi letnan jenderal
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:29 WIB
Dua perwira tinggi TNI AD dipromosikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, yaitu Kepala Ruma...
Kasdam XVII/Cenderawasih kunjungi Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 125/SMB
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 15:42 WIB
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri 125/Simbisa (Yonif 125/SMB) di...
Kasdam XVII/Cenderawasih: Prajurit Kodim 1711 harus bersinergi dengan Polri
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 15:28 WIB
Guna membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan di wilayah perbatasan Boven Digoel, Pra...
Akibat layang-layang, 26 kali listrik padam di Lombok
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 13:46 WIB
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat sebanyak 26...
DPR, KPU, Bawaslu, LSM sepakat Pilkada Serentak momentum lawan Covid-19
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 13:37 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat, KPU,  Bawaslu dan LSM sepakat menjadikan Pilkada Serentak 2020 ini sebagai...
Kementerian PUPR sebut 11 bank penyalur FLPP dapat penambahan kuota
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 13:29 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan ...
Sepeda kian banyak, Bandar Lampung bikin jalur khusus sepanjang 2,5 km
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 12:16 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung sedang menyelesaikan pembuatan marka jalan khusus bag...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV