Kajian BPPT: Kekuatan gempa Maluku setara 30-40 kali bom atom Hiroshima
Elshinta
Sabtu, 16 November 2019 - 06:30 WIB |
Kajian BPPT: Kekuatan gempa Maluku setara 30-40 kali bom atom Hiroshima
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/33SbfjS

Elshinta.com - Kajian awal yang dilakukan Kepala Seksi Program dan Jasa Teknologi Balai Teknologi Infrastruktur dan Dinamika Pantai Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko menunjukkan bahwa gempa yang terjadi di Maluku Utara dengan magnitudo (M) 7,1 memiliki energi yang setara dengan 30-40 kali bom atom di Hiroshima.

Widjo Kongko mengatakan area patahan gempa Maluku berkekuatan M 7,1 yang terjadi pada Kamis (14/11), pukul 23.17 WIB, mencapai 45x20 km2.

“Dengan energi ekuivalen 30-40 kali Hiroshima Nuclear Bom. Dan ada dislokasi 0,8-1 meter, selain berpotensi Smong (gelombang laut setelah gempa) kecil atau minor,” kata Widjo saat dihubungi Antara dari Jakarta, Jumat (15/11).

Ia juga mengatakan deformasi vertikal dari patahan gempanya kecil, sehingga membuat guncangan menjadi kecil. Episentrum gempa Maluku Utara jauh dari rumah-rumah penduduk karena berada di tengah laut.

Selain itu ia mengatakan pusat gempa tersebut relatif dalam, tepatnya di kedalaman 73 km. Ini yang membedakan dampak gempa M 5,3 yang terjadi di Buleleng, Bali, yang merusak banyak fasilitas dan bangunan dibandingkan dengan gempa Maluku M 7,1 yang tidak terlalu berdampak pada bangunan. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peneliti IPB ingatkan tidak semua tanaman obat aman dikonsumsi
Rabu, 19 Agustus 2020 - 21:36 WIB
Peneliti di Pusat Studi Biofarmaka Tropika, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPP...
UI: Thermogun inframerah aman untuk manusia
Selasa, 21 Juli 2020 - 21:46 WIB
Departemen Fisika Kedokteran/Kluster Medical Technology IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indone...
Fosil ikan predator raksasa 70 juta tahun ditemukan di Patagonia
Selasa, 07 Juli 2020 - 20:55 WIB
Fosil ikan karnivora raksasa yang ditaksir berusia 70 juta tahun ditemukan di Patagonia, perbatasan ...
Fosil ikan predator raksasa 70 juta tahun ditemukan di Patagonia
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:38 WIB
Fosil ikan karnivora raksasa yang ditaksir berusia 70 juta tahun ditemukan di Patagonia, perbatasan ...
Puncak aktivitas matahari diperkirakan terjadi 2024, picu gangguan komunikasi
Rabu, 20 Mei 2020 - 10:15 WIB
Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Rhorom Priyatikanto mengatakan puncak ak...
BRI Institute dan AFTECH gelar `Fintech Talent Gap Challenges and Opportunities`
Selasa, 17 Maret 2020 - 20:22 WIB
Munculnya Fintech di Indonesia bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuan...
Hujan bisa jadi sumber energi terbarukan yang efektif  
Selasa, 11 Februari 2020 - 17:15 WIB
Sejak lama, terdapat aneka upaya untuk menghasilkan listrik menggunakan hujan. Tetapi upaya terbaru ...
Kominfo pastikan ibu kota baru adopsi 5G
Selasa, 28 Januari 2020 - 20:35 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan rencana adopsi teknologi jaringan generasi terbaru...
BPCB bersiap angkat temuan arca Ganesha di Dieng
Selasa, 31 Desember 2019 - 11:26 WIB
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah bersiap mengangkat arca Ganesha yang ditemukan di ...
Gerhana matahari cincin terlihat sempurna di Simeulue
Kamis, 26 Desember 2019 - 13:23 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melakukan pemantauan gerhana matahari cincin di Kabup...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV