BPJS nilai wajar bila ada peserta yang turunkan kelasnya
Elshinta
Sabtu, 16 November 2019 - 13:15 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
BPJS nilai wajar bila ada peserta yang turunkan kelasnya
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/33PTLEQ

Elshinta.com - Rencana Pemerintah untuk menaikan iuran BPJS Kesehatan, membuat masyarakat menurunkan kelas kepersertaannya. Fenomena ini terjadi setelah dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) tentang jaminan kesehatan, yang di dalamnya terdapat kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Ma'ruf mengatakan bahwa fenomena tersebut merupakan suatu hal yang wajar. Karena peserta menyesuaikan dengan kemampuannya.

"Itu kembali ke kemampuan perserta, menurut kami wajar ketika ada oprang yang memindahkan kelasnya untuk menyesuaikan kemampuannya," kata Iqbal saat dihubungi Elshinta, Sabtu (16/11).

Dipaparkannya, jumlah peserta yang menurunkan kelasnya tidak terlalu besar.  "Secara umum ada yang menurunkan kelasnya, tapi presentasenya tidak terlalu besar paling cuma 10 persen," ujarnya.

Ia menjelaskan bila peserta BPJS ingin menurunkan kelasnya dapat mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan dengan membawa KTP, KK, dan Kartu BPJS Kesehatan, serta buku tabungan. "Atau bisa menggunakan aplikasi mobile JKN," tutur Iqbal.

Sementara itu, terkait peserta yang melakukan penunggakan pembayaran iuran, kata Iqbal, bila masih menunggak selama satu hingga empat bulan maka akan diberitahukan melalui sms atau telepon.

"Tapi Kalau sudah di atas empat bulan maka rumahnya akan didatangi oleh kader JKN yang telah menjadi mitra BPJS untuk dilakukan penagihan," paparnya.

Ia menegaskan kader JKN tersebut bukanlah debt collector.

"Ini bukan debt collector ya, karena membayar iuran BPJS Kesehatan tersebut adalah kewajiban," tandasanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Bagaimana cara mengobati air mani encer?
Jumat, 03 Juli 2020 - 23:15 WIB
Konsistensi air mani encer dapat mengurangi waktu untuk cairan ejakulasi bisa berlama-lama di dalam ...
 Apa saja kado yang membuat suami bahagia saat berulang tahun?
Kamis, 02 Juli 2020 - 23:15 WIB
Ulang tahun pasangan hidup memang merupakan momen yang istimewa. Seperti halnya wanita,pria pun diam...
Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magelang tinggal dua orang
Kamis, 02 Juli 2020 - 20:12 WIB
 Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hingga hari ini t...
Pakar Kesehatan Masyarakat UI sebut polusi udara tingkatkan kematian penderita COVID-19
Kamis, 02 Juli 2020 - 19:12 WIB
Pakar Kesehatan Lingkungan Universitas Indonesia (UI) Profesor Budi Haryanto menegaskan, berbagai pe...
 Agar wajah pria selalu sehat, tak bisa hanya dengan cuci muka saja
Rabu, 01 Juli 2020 - 23:15 WIB
Cara merawat wajah pria dengan wanita tentu berbeda. Kulit pria cenderung lebih berminyak dan tebal ...
Gugus Tugas COVID-19 Jabar minta warga tetap waspada saat normal baru
Rabu, 01 Juli 2020 - 22:11 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad memint...
Ini manfaat biji basil, tingkatkan energi hingga redakan kram perut  
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:39 WIB
Belakangan ini nama basil atau sering disebut selasih menjadi naik daun lantaran banyak yang mulai m...
 Tahukah pria, kebiasaan sehat yang wajib dilakukan setelah berhubungan intim?
Selasa, 30 Juni 2020 - 23:15 WIB
Setelah berhubungan seks, banyak pasangan yang memilih langsung tidur. Ternyata kebiasaan ini bisa m...
Marmalade, inovasi Balitbangtan jadikan kulit jeruk nikmat disantap   
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:46 WIB
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian menghasilkan inovas...
Gugus Tugas Purwakarta: Tak ada lagi pasien positif COVID-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:37 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyatakan sudah ti...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV