Pulau Komodo batal ditutup, Pemerintah dan Pemprov NTT akan kelola bersama
Elshinta
Sabtu, 16 November 2019 - 16:49 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Pulau Komodo batal ditutup, Pemerintah dan Pemprov NTT akan kelola bersama
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NPxAc9

Elshinta.com - Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepakat akan mengelola secara bersama Pulau Komodo menjadi lokasi wisata kelas dunia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar.

Pemprov NTT dan Pemerintah pusat akan melakukan penataan sesuai dengan kewenangannya untuk mengambil sejumlah langkah terkait, mulai dari konservasi satwa, spot wisata, promosi, hingga opada soal kepastian usaha, serta lkehiduapan masyarkaat di lingkungan lokasi Taman Nasonal Komodo.

"Pak Gubernur sudah oke, kan itu soal penataan kewenangan. Sebenarnya yang dia (Gubernur) minta adalah distribusi income untuk Pemda NTT apa, untuk masyarakyat NTT-nya bagaimana, gitu," kata Siti Nurbaya.

Siti Nurbaya juga mengingatkan kepada Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat terkait tentang konvensi intenasional. Menurutnya juga pemintaan dari Gubernur NTT tekait resettlement Pulau Komodo tidaklah pas.

"Karena masyarakat itu sudah tinggal sejak lama, jadi harus kita kelola secara pas lah," ujarnya, seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Istiqlal, Sabtu (16/11).

Namun, Menteri LHK memastikan bahwa terkait permasalahan tersebut sudah selesai dan diputuskan di Kantor Menko Kemaritiman beberapa waktu yang lalu. Sehingga rencana penutupan dan pemindahan pemukiman warga di sekitar Pulau Komodo batal dilaksanakan.

"Ini sekarang kita lagi siapkan untuk investasi selanjutnya, dan harus ada kerja sama dengan BUMD NTT," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Antisipasi banjir, Polres Salatiga tanam seribu pohon
Minggu, 19 Januari 2020 - 16:19 WIB
Polres Salatiga Jawa Tengah bersama mahasiswa asal Papua dan Ikatan Masyarakat Papua Indonesia (Ikam...
Perusahaan pembuang limbah sungai di Sidoarjo bakal ditindak
Minggu, 19 Januari 2020 - 11:28 WIB
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, akan menindak tegas kepada perusahaan yang dengan sengaja...
Duh...sungai di Sidoarjo tertutup busa
Sabtu, 18 Januari 2020 - 14:59 WIB
Busa putih menutupi permukaan jalur sungai sepanjang sekitar satu kilometer di Desa Sumput, Kecamata...
Kakorlantas galakkan tanam pohon perkuat kontur jalan hindari longsor
Jumat, 17 Januari 2020 - 20:33 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Istiono menggalakkan penanaman pohon guna me...
Pemkot Salatiga komitmen siapkan 30% lahan untuk RTH
Jumat, 17 Januari 2020 - 20:11 WIB
Pemerintah Kota Salatiga, Jawa Tengah berkomitmen bisa  membangun 30 persen ruang terbuka hijau sep...
 Rawan longsor, hutan Pegunungan Patiayam Kudus dihijaukan
Rabu, 15 Januari 2020 - 19:47 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Sejuta Pohon Sedunia, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  melakukan...
Peduli lingkungan, Korlantas ingin bangun kesadaran publik pada sampah
Rabu, 15 Januari 2020 - 17:47 WIB
Persoalan sampah menjadi salah satu hal yang diseriusi oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri disa...
Bintang laut berduri ancaman terumbu karang Raja Ampat
Rabu, 15 Januari 2020 - 08:55 WIB
Kerusakan terumbu karang di Raja Ampat bukan saja karena ditabrak oleh kapal wisata, tetapi ancaman ...
Pemkot dukung aksi tanam satu juta pohon Polres Magelang Kota
Jumat, 10 Januari 2020 - 21:15 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jawa Tengah ikut berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon yang d...
Dua ribu pohon cemara udang ditanam di sepanjang pantai Ungapan
Jumat, 10 Januari 2020 - 20:48 WIB
Sekitar 2 ribu bibit pohon cemara udang ditanam di sepanjang Pantai Ungkapan di Desa Gajahrejo, Geda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV