Komnas HAM: Saat ini ada penurunan sikap toleransi
Elshinta
Sabtu, 16 November 2019 - 18:14 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Komnas HAM: Saat ini ada penurunan sikap toleransi
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. Sumber foto: https://bit.ly/2Xm2EmR

Elshinta.com - Sabtu (16/11) hari ini diperingati sebagai Hari Toleransi Internasional, namun hal ini bertolak belakang dengan temuan Komnas HAM yang menyatakan adanya penurunan sikap toleransi di tengah masyarakat.

Penurunan tersebut berkaitan dengan modernisasi, dan sistem ekonomi yang berkembang.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan temuan tersebut bukan hanya ditemukan oleh Komnas HAM, tetapi juga terdapat data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan beberapa lembaga lainnya.

"Yang menarik adalah, justru kelompok muda yang paling rawan mengalami penurunan sikap toleransi, dan juga dari kalangan urban yang dikenal sebagai kalangan terdidik kota," kata Ahmad Taufan kepada Elshinta, Sabtu (16/11).

Ia menyatakan bahwa berdasarkan data yang ada kalangan terdidik perkotaan lebih tidak toleran dibandingkan kalangan yang kurang terdidik dan kalangan dari pedesaan. "Ini yang cukup mengagetkan," jelasnya.

"Berarti ada yang salah dari sistem pendidikan kita, karena di kurikulum dahulu pendidikan budi pekerti pelajarannya lebih terbuka, sekarang kan Pendidikan Agama lebih inklusif," paparnya.

Dikatakannya juga saat ini banyak sekolah yang berbasis dengan keagamaan dan identitas tertentu. "Sehingga anak-anak ini sejak SD bahkan sebelumnya PAUD kurang berinteraksi dengan kelompok-kelompok yang berbeda," ujar Ketua Komnas HAM.

Sehingga banyak yang kurang ingin untuk berinteraksi dengan kelompok yang berbeda dari dirinya. Menurutnya itu merupakan potensi penurunan sikap toleransi.

Padahal Indonesia sejak dahulu sudah hidup bersama dengan keberagamannya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satpol PP Jepara gencarkan razia anak punk 
Selasa, 21 Januari 2020 - 20:53 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, gencarkan razia terhadap anak punk di seju...
Kasultanan Karaton Pajang bukan bagian situs Jaka Tingkir
Selasa, 21 Januari 2020 - 20:23 WIB
Pengelola petilasan Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwijaya memastikan tidak memiliki keterkaitan dengan...
Polsek Medan Timur siap amankan perayaan Imlek Tahun 2020
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:37 WIB
Polsek Medan Timur, Polrestabes Medan siap memberikan pengamanan dan mengamankan rumah ibadah vihara...
 Lestarikan budaya, PMKK Langkat gelar kenduri di Rumah Banjar
Selasa, 21 Januari 2020 - 17:28 WIB
Selain sebuah kebanggaan, hal ini juga sebagai bukti di Langkat yang memiliki 14 etnis suku bangsa d...
Pemerintah siapkan tambahan paket makanan untuk jamaah haji 
Selasa, 21 Januari 2020 - 16:55 WIB
Pemerintah tahun ini menyiapkan paket makanan tambahan untuk jamaah haji selama pelaksanaan ibadah h...
 Pemerintah harus bijak sikapi soal `Kerajaan` di Indonesia
Selasa, 21 Januari 2020 - 14:37 WIB
Di tengah maraknya fenomena `Kerajaaan` di Indonesia, bagi Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan ...
Jokowi merasa tidak `dibentak` orang NTT
Selasa, 21 Januari 2020 - 10:59 WIB
Presiden Joko Widodo mengaku tidak merasa `dibentak` oleh orang Nusa Tenggara Timur (NTT) saat peray...
Siasati ajakan aliran sesat, MUI Lumajang minta warga lebih hati-hati
Senin, 20 Januari 2020 - 18:36 WIB
`Merupakan imbauan kami MUI Kabupaten Lumajang agar masyarakat tidak mudah terbawa oleh paham paham ...
Pendiri MER-C dr Joserizal Jurnalis meninggal dunia
Senin, 20 Januari 2020 - 07:11 WIB
Innalillaahi wa inna ilaihi roojiuun, kabar duka datang dari MER-C. Pendiri sekaligus Dewan Pembina ...
Polres Klaten klarifikasi pengikut Keraton Agung Sejagat
Jumat, 17 Januari 2020 - 20:54 WIB
Polres Klaten telah mengklarifikasi para pengikut anggota Keraton Agung Sejagat, ada puluhan orang y...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV