Kiri Kanan
KBRI Kuala Lumpur bantu anak PMI dapat akses pendidikan
Elshinta
Minggu, 17 November 2019 - 15:27 WIB |
KBRI Kuala Lumpur bantu anak PMI dapat akses pendidikan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2XjVjUW

Elshinta.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur membantu anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia untuk mendapatkan akses pendidikan.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Mokhammad Farid Maruf mengatakan bahwa izin dari pemerintah Malaysia saat ini baru mencakup pendirian fasilitas pendidikan bagi anak PMI di Sabah dan Sarawak.

"Saat ini wilayah yang baru mendapatkan izin dari pemerintah Malaysia yakni Sabah dan Sarawak. KBRI sebagai fasilitator bersama Kemendikbud," kata Maruf kepada Antara di Bintulu, Sarawak, Minggu (17/11).

Ia mengatakan, Kemendikbud telah mengirim guru-guru ke wilayah Sabah dan Sarawak, dimana dalam satu tahun ada sekitar 300 guru yang telah dikirim.

KBRI Kuala Lumpur, menurut dia, sedang mengusahakan perizinan pendirian fasilitas pendidikan bagi anak Indonesia di wilayah semenanjung Malaysia, termasuk izin pendirian pusat belajar komunitas (Community Learning Center/CLC).

Ia mengatakan bahwa di wilayah Sabah dan Sarawak hampir semua anak PMI berada di wilayah perkebunan sehingga mudah dijangkau, sedangkan di wilayah semenanjung hampir 90 persen anak pekerja migran tersebar di kota-kota yang berbeda. 

"Pendidikan akan selalu menjadi pekerjaan rumah bagi KBRI Kuala Lumpur karena jumlah siswa akan terus bertambah. Kenyataannya kebanyakan pekerja tidak memiliki dokumen sehingga enggan menyekolahkan anaknya," tandasnya. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
JK: Pendidikan kunci kemajuan bangsa
Kamis, 05 Desember 2019 - 19:49 WIB
Mantan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla menyebutkan salah satu kunci kemajuan bangsa Indonesia ...
Mendikbud Nadiem: Dalam lima tahun banyak pendidik yang tak nyaman
Rabu, 04 Desember 2019 - 18:46 WIB
Kemendikbud Nadiem Makarim melakukan perubahan radikal di pendidikan dalam lima tahun penugasan diri...
Kota Bogor kekurangan ribuan guru berstatus ASN
Rabu, 04 Desember 2019 - 18:35 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahmi Fachruddin menilai, Pemerintah Kota Bogor kekurangan tenaga...
Sarana prasarana perguruan tinggi di bidang seni masih belum memadai
Rabu, 04 Desember 2019 - 17:18 WIB
Pemerintah diharapkan memberikan anggaran lebih besar untuk Perguruan Tinggi bidang seni, menyusul b...
Nadiem ingin beri mahasiswa kemerdekaan untuk belajar
Rabu, 04 Desember 2019 - 16:39 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengemukakan keinginannya memberi mahasiswa kemerde...
Ketua MWAUI lantik Rektor UI baru
Rabu, 04 Desember 2019 - 15:27 WIB
Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Universitas (MWAUI) Saleh Husin melantik Rektor UI Ari Kuncoro...
UB kembali tambah dua profesor dari Fakultas MIPA 
Selasa, 03 Desember 2019 - 18:27 WIB
Universitas Brawijaya kembali menambah daftar profesornya. Kali ini, dua orang dosen akan mengampu g...
Rayakan Milad ke-55 tahun, UMM gelar jalan santai
Senin, 02 Desember 2019 - 14:32 WIB
Banyak kegiatan yang dilakukan dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-55 tahun Universitas Muhammadi...
Mendikbud janji sederhanakan kurikulum hingga tingkatkan kualitas pendidik
Sabtu, 30 November 2019 - 18:27 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berjanji untuk menyederhanakan kurikulu...
Mendikbud: UN masih diselenggarakan pada 2020
Sabtu, 30 November 2019 - 18:12 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menegaskan bahwa Ujian Nasional (UN) ma...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)